Jumat, 23 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2025, Potensi Besar Industri Mebel untuk Tetap Bertumbuh di Tingkat Global

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
7 Maret 2025
in Bisnis
A A
0
IFEX 2025
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Industri mebel dan kerajinan Indonesia memiliki potensi besar untuk terus bertumbuh baik di tingkat nasional maupun global. Pendapatan pasar furnitur Indonesia diperkirakan mencapai US$3,30 miliar di tahun ini dengan tingkat pertumbuhan 2,26% untuk periode 2025 – 2029. Terlebih, industri furnitur Indonesia dikenal memiliki produk dengan nilai tambah yang tinggi dan mampu bersaing di tingkat global.

Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur. Ia optimis industri furnitur Indonesia mampu bersaing di tingkat dunia karena memiliki desain dan inovasi yang tidak dimiliki oleh negara lain. Indonesia juga kaya akan bahan baku untuk mendukung pertumbuhan Industri.

“Kita sangat mampu untuk bersaing di tingkat global karena kita memiliki kualitas yang sangat baik baik dari segi skill perajin maupun corak desain yang unik. Kita juga memiliki sumber daya bahan baku yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan industri ke depan,” ujar Sobur. Seperti diketahui, Indonesia merupakan negara penghasil rotan terbesar di dunia dan ini perlu dimanfaatkan oleh para pelaku industri dengan mengkreasikan rotan dan bahan natural material lainnya menjadi produk furnitur bernilai tinggi dan estetik, tegas Sobur.

Di sisi lain, masih terdapat beberapa tantangan yang dihadapi oleh industri furnitur Indonesia agar bisa maju. Tantangan tersebut antara lain terhambatnya logistik pengiriman ekspor akibat kondisi geopolitik, kebijakan kelestarian lingkungan hidup di negara tujuan ekspor, meningkatnya impor furnitur, serta isu keamanan dalam berinvestasi. Diperlukan kerja sama seluruh pemangku kepentingan untuk menemukan solusi terbaik demi menjawab tantangan di atas. Memajukan industri furnitur menjadi penting mengingat industri ini adalah salah satu industri pendukung yang berkontribusi cukup signifikan bagi perekonomian nasional.

Artikel Terkait

Kebut Hadiah BombasTri 2026 Tawarkan 2.026 Hadiah Menarik

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

Beredar Isu Privatisasi, CIMB Group Tegas Bantah Rencana Delisting Bank CIMB Niaga (BNGA)bank cim

Salah satu agenda rutin HIMKI dan Dyandra Promosindo dalam upaya memajukan industri adalah dengan menyelenggarakan pameran furnitur kelas dunia, Indonesia International Furniture Expo yang menjadi salah satu wadah tepat untuk mempertemukan para pemangku kepentingan industri mebel dan kerajinan Indonesia. “IFEX mempertemukan berbagai pemangku kepentingan industri di satu tempat dan ini bisa kita gunakan untuk berdiskusi untuk mencari solusi terbaik bagi kemajuan industri mebel dan kerajinan kita,” ujar Abdul Sobur.

IFEX 2025 menampilkan berbagai produk berkualitas hasil karya para perajin lokal. Setiap produk yang dipamerkan mencerminkan kekayaan dan keunikan budaya Indonesia, serta menggunakan bahan baku berkualitas tinggi khas Indonesia. Hal ini menjadi salah satu kekuatan dan daya tarik produk mebel dan kerajinan Indonesia di mata buyers internasional.

“Sebagai pameran mebel dan kerajinan unggulan di Indonesia, IFEX 2025 menampilkan karya-karya terbaik dari para pengrajin lokal yang sudah melalui proses kurasi untuk menampilkan produk berkualitas tinggi dan diakui keunggulannya di pasar global,” terang Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo selaku penyelenggara IFEX 2025.

IFEX telah dikenal sebagai platform business networking bagi para pelaku usaha yang ingin memperluas pasar ke tingkat global. Hadirnya ribuan buyers internasional membuka peluang besar bagi peserta untuk menyasar pasar global. IFEX 2025 menghadirkan lebih dari 500 peserta dengan lebih dari 3 ribu produk mebel dan kerajinan yang unik dan inovatif.

Seperti tahun sebelumnya, IFEX juga menghadirkan sesi edukasi melalui berbagai seminar yang digelar pada hari kedua hingga hari keempat. Pada hari kedua ini, IFEX juga menggelar seminar di area Grand Hall yang membahas peluang produk furnitur Indonesia di pasar global. Seminar ini menghadirkan pembicara dari kalangan pemerintah dan pelaku industri.

Pada hari ketiga, akan dibahas mengenai teknologi dan digitalisasi, sementara pada hari terakhir, seminar akan fokus pada inovasi produk desain. Seluruh seminar diadakan di area Grand Hall dan terbuka untuk semua pengunjung.

“Pada forum ini kita saling berdiskusi dengan para pemangku kepentingan untuk mengetahui trend terbaru di industri furnitur, bagaimana membuka dan memanfaatkan peluang di pasar global, apa saja yang dibutuhkan konsumen di luar negeri dan lain-lain. Jadi memang IFEX merupakan medium yang tepat untuk industri bisa berkembang dan bertumbuh baik secara operasional maupun strategis,” pungkas Sobur. (sh)

Topik: IFEX 2025

TerkaitBerita

HADIAH MENARIK: Head of National Tri Brand Galuh Neftita, SVP Head of Digital Growth IOH Reginald Agustian, Head of Circle Jakarta Raya IOH Swandi Tjia, Head of Partnership & Innovation IOH Reno Rizki Yudha, dan VP Head of Loyalty & Engagement IOH Lucida Gloria Utami dalam seremonial di Bengkel Space, SCBD, Jakarta Selatan pada Kamis (22/10/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)
Bisnis

Kebut Hadiah BombasTri 2026 Tawarkan 2.026 Hadiah Menarik

oleh Editor : Memoarto
23 Oktober 2026
Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar
Ekonomi

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

oleh Editor : Akula
22 Oktober 2026
Beredar Isu Privatisasi, CIMB Group Tegas Bantah Rencana Delisting Bank CIMB Niaga (BNGA)bank cim
Bisnis

Beredar Isu Privatisasi, CIMB Group Tegas Bantah Rencana Delisting Bank CIMB Niaga (BNGA)bank cim

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Creativillage WCCE 2026 Pamerkan Karya Kreatif Indonesia, dari Fashion Daur Ulang hingga Gym Lokal
Ekonomi

Creativillage WCCE 2026 Pamerkan Karya Kreatif Indonesia, dari Fashion Daur Ulang hingga Gym Lokal

oleh Editor : Akula
22 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

MEVAL Hadirkan Lampu Tenaga Surya Terra Solar Light dan Switch & Socket di HOMEDEC 2026

MEVAL Hadirkan Lampu Tenaga Surya Terra Solar Light dan Switch & Socket di HOMEDEC 2026

23 Oktober 2026
LAGA SENGIT: Penjaga gawang AC Milan Mike Maignan dijatuhi kartu merah dalam laga Liga Europa antara Bournemouth vs Milan di Bournemouth, Inggris pada Kamis (22/10/2026). (Foto: (c) AP Photo/Alastair Grant)

AC Milan Dibantai 0-3 Saat Sambangi Markas Bournemouth

23 Oktober 2026
KOMENTAR TAJAM: Presiden Perancis Emmanuel Macron dalam konferensi pers pada Senin (7/4/2025).(Foto: AFP/LUDOVIC MARIN)

Presiden Emmanuel Macron Sebut Trump Berkomentar Bodoh Soal Demo Prancis

23 Oktober 2026
HADIAH MENARIK: Head of National Tri Brand Galuh Neftita, SVP Head of Digital Growth IOH Reginald Agustian, Head of Circle Jakarta Raya IOH Swandi Tjia, Head of Partnership & Innovation IOH Reno Rizki Yudha, dan VP Head of Loyalty & Engagement IOH Lucida Gloria Utami dalam seremonial di Bengkel Space, SCBD, Jakarta Selatan pada Kamis (22/10/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

Kebut Hadiah BombasTri 2026 Tawarkan 2.026 Hadiah Menarik

23 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5032 shares
    Share 2013 Tweet 1258
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1086 shares
    Share 434 Tweet 272
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya