Selasa, 13 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Indonesia Raih Swasembada Pangan 2025 Lebih Cepat dari Target, Jadi Tonggak Sejarah Ketahanan Pangan Nasional

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
9 Januari 2026
in Nasional
A A
0
Swasembada Pangan
Share on FacebookShare on Twitter
koranindopos.com – Jakarta. Indonesia mencatatkan tonggak sejarah baru dalam pembangunan nasional dengan berhasil mencapai swasembada pangan pada tahun 2025, capaian yang diraih jauh lebih cepat dari target awal pemerintah yang semula diproyeksikan empat tahun. Prestasi ini diumumkan secara resmi dalam Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang digelar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1/2026) sebagai simbol keberhasilan penguatan ketahanan pangan sekaligus pengurangan ketergantungan impor. 

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan merupakan fondasi utama kedaulatan dan kemerdekaan bangsa. Menurutnya, suatu negara tidak bisa disebut merdeka secara utuh apabila kebutuhan pangannya masih bergantung pada negara lain. “Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan, pangan, tergantung bangsa lain,” tegas Presiden dalam acara tersebut.

Capaian ini tercermin dari sejumlah indikator penting di sektor pertanian nasional:

  • Produksi beras nasional tahun 2025 mencapai 34,71 juta ton, meningkat sekitar 13,36 persen dibandingkan produksi tahun sebelumnya. Pencapaian ini menghasilkan surplus beras sebanyak 3,52 juta ton, sehingga Indonesia tidak melakukan impor beras konsumsi sepanjang 2025.

  • Stok beras Perum Bulog pada akhir 2025 tercatat mencapai 3,24 juta ton, bahkan sempat menyentuh 4,2 juta ton, yang menjadi stok tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan pangan nasional.

    Artikel Terkait

    BULOG Cetak Rekor Pengadaan 4,13 Juta Ton, Jawa Timur Sumbang Hampir Seperempat Capaian Nasional

    Ketika Pupuk Lebih Cepat Sampai ke Petani, Harapan Swasembada Pangan Menguat

    Pembunuhan Pelajar Wanita di Kos Jaktim Diduga Direncanakan, Pelaku Incar Ponsel dan Uang Korban

  • Surplus produksi beras terhadap konsumsi nasional meningkat drastis, mencapai lebih dari 243% dibandingkan periode sebelumnya, menandakan ketahanan pangan yang semakin kuat.

Keberhasilan swasembada pangan juga berdampak langsung pada kesejahteraan petani. Nilai Tukar Petani (NTP) tahun 2025 mencapai 125,35, yang merupakan angka tertinggi dalam 25 tahun terakhir, mencerminkan peningkatan pendapatan dan daya beli petani secara signifikan.

Di sisi perdagangan, sektor pertanian juga menunjukkan kinerja positif dengan nilai ekspor mencapai sekitar Rp629,7 triliun pada periode Januari–Oktober 2025, meningkat sekitar 33,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini menegaskan bahwa pertanian Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri tetapi juga semakin kompetitif di pasar global.

Pemerintah menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan fondasi untuk memperkuat kemandirian nasional secara berkelanjutan. Ke depan, pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi produksi pangan, memperluas swasembada ke komoditas strategis lainnya, serta memastikan manfaat pembangunan pertanian dirasakan secara merata oleh petani, nelayan, dan masyarakat luas.

Momentum bersejarah ini sekaligus menjadi batu loncatan bagi Indonesia untuk terus meningkatkan ketahanan pangan nasional dan menjadi contoh keberhasilan pembangunan sektor pertanian yang kuat dan mandiri.(hai)

Topik: Swasembada Pangan

TerkaitBerita

BULOG Cetak Rekor Pengadaan 4,13 Juta Ton, Jawa Timur Sumbang Hampir Seperempat Capaian Nasional
Nasional

BULOG Cetak Rekor Pengadaan 4,13 Juta Ton, Jawa Timur Sumbang Hampir Seperempat Capaian Nasional

oleh Editor : Anggoro
12 Oktober 2026
Ketika Pupuk Lebih Cepat Sampai ke Petani, Harapan Swasembada Pangan Menguat
Nasional

Ketika Pupuk Lebih Cepat Sampai ke Petani, Harapan Swasembada Pangan Menguat

oleh Editor : Doe
12 Oktober 2026
Pembunuhan Pelajar Wanita di Kos Jaktim Diduga Direncanakan, Pelaku Incar Ponsel dan Uang Korban
Peristiwa

Pembunuhan Pelajar Wanita di Kos Jaktim Diduga Direncanakan, Pelaku Incar Ponsel dan Uang Korban

oleh Editor : Affandy
12 Oktober 2026
Pemkot Sibolga Percepat Pemulihan Pascabencana, Infrastruktur Prioritas Ditargetkan Rampung Desember 2026
Nasional

Pemkot Sibolga Percepat Pemulihan Pascabencana, Infrastruktur Prioritas Ditargetkan Rampung Desember 2026

oleh Editor : Affandy
12 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

BULOG Cetak Rekor Pengadaan 4,13 Juta Ton, Jawa Timur Sumbang Hampir Seperempat Capaian Nasional

BULOG Cetak Rekor Pengadaan 4,13 Juta Ton, Jawa Timur Sumbang Hampir Seperempat Capaian Nasional

12 Oktober 2026
Akselerasi Pembiayaan Koperasi, LPDB Siap Jalankan Innovative Credit Scoring

Akselerasi Pembiayaan Koperasi, LPDB Siap Jalankan Innovative Credit Scoring

12 Oktober 2026

Whales: Giants of the Ocean

12 September 2026

Whales: Giants of the Ocean

12 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4992 shares
    Share 1997 Tweet 1248
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1036 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Jorge Jesus Enggan Menambah Besar Polemik Dengan Cristiano Ronaldo

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Real Madrid Buang Antonio Rudiger di Musim 2027/2028

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya