Sabtu, 5 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Indonesia Raih Swasembada Pangan 2025 Lebih Cepat dari Target, Jadi Tonggak Sejarah Ketahanan Pangan Nasional

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
9 Januari 2026
in Nasional
A A
0
Swasembada Pangan
Share on FacebookShare on Twitter
koranindopos.com – Jakarta. Indonesia mencatatkan tonggak sejarah baru dalam pembangunan nasional dengan berhasil mencapai swasembada pangan pada tahun 2025, capaian yang diraih jauh lebih cepat dari target awal pemerintah yang semula diproyeksikan empat tahun. Prestasi ini diumumkan secara resmi dalam Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang digelar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1/2026) sebagai simbol keberhasilan penguatan ketahanan pangan sekaligus pengurangan ketergantungan impor. 

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan merupakan fondasi utama kedaulatan dan kemerdekaan bangsa. Menurutnya, suatu negara tidak bisa disebut merdeka secara utuh apabila kebutuhan pangannya masih bergantung pada negara lain. “Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan, pangan, tergantung bangsa lain,” tegas Presiden dalam acara tersebut.

Capaian ini tercermin dari sejumlah indikator penting di sektor pertanian nasional:

  • Produksi beras nasional tahun 2025 mencapai 34,71 juta ton, meningkat sekitar 13,36 persen dibandingkan produksi tahun sebelumnya. Pencapaian ini menghasilkan surplus beras sebanyak 3,52 juta ton, sehingga Indonesia tidak melakukan impor beras konsumsi sepanjang 2025.

  • Stok beras Perum Bulog pada akhir 2025 tercatat mencapai 3,24 juta ton, bahkan sempat menyentuh 4,2 juta ton, yang menjadi stok tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan pangan nasional.

    Artikel Terkait

    Wujudkan Desa Bersih, Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Warga Soal Pemilahan Sampah

    Kemnaker Dukung Penguatan Link and Match dengan Unsurya

    Peringati Hari Pelanggan Nasional, Jasa Raharja Ajak “Jasfren” Bergerak Bersama Menjaga Keselamatan untuk Negeri

  • Surplus produksi beras terhadap konsumsi nasional meningkat drastis, mencapai lebih dari 243% dibandingkan periode sebelumnya, menandakan ketahanan pangan yang semakin kuat.

Keberhasilan swasembada pangan juga berdampak langsung pada kesejahteraan petani. Nilai Tukar Petani (NTP) tahun 2025 mencapai 125,35, yang merupakan angka tertinggi dalam 25 tahun terakhir, mencerminkan peningkatan pendapatan dan daya beli petani secara signifikan.

Di sisi perdagangan, sektor pertanian juga menunjukkan kinerja positif dengan nilai ekspor mencapai sekitar Rp629,7 triliun pada periode Januari–Oktober 2025, meningkat sekitar 33,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini menegaskan bahwa pertanian Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri tetapi juga semakin kompetitif di pasar global.

Pemerintah menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan fondasi untuk memperkuat kemandirian nasional secara berkelanjutan. Ke depan, pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi produksi pangan, memperluas swasembada ke komoditas strategis lainnya, serta memastikan manfaat pembangunan pertanian dirasakan secara merata oleh petani, nelayan, dan masyarakat luas.

Momentum bersejarah ini sekaligus menjadi batu loncatan bagi Indonesia untuk terus meningkatkan ketahanan pangan nasional dan menjadi contoh keberhasilan pembangunan sektor pertanian yang kuat dan mandiri.(hai)

Topik: Swasembada Pangan

TerkaitBerita

Universitas PGRI Semarang
Pendidikan

Wujudkan Desa Bersih, Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Warga Soal Pemilahan Sampah

oleh Editor : Hana
5 September 2026
Kemnaker Dukung Penguatan Link and Match dengan Unsurya
Pendidikan

Kemnaker Dukung Penguatan Link and Match dengan Unsurya

oleh Editor : Anggoro
5 September 2026
Peringati Hari Pelanggan Nasional, Jasa Raharja Ajak “Jasfren” Bergerak Bersama Menjaga Keselamatan untuk Negeri
Nasional

Peringati Hari Pelanggan Nasional, Jasa Raharja Ajak “Jasfren” Bergerak Bersama Menjaga Keselamatan untuk Negeri

oleh Editor : Anggoro
5 September 2026
Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen
Nasional

Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

oleh Editor : Akula
5 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Universitas PGRI Semarang

Wujudkan Desa Bersih, Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Warga Soal Pemilahan Sampah

5 September 2026
Kemnaker Dukung Penguatan Link and Match dengan Unsurya

Kemnaker Dukung Penguatan Link and Match dengan Unsurya

5 September 2026
Peringati Hari Pelanggan Nasional, Jasa Raharja Ajak “Jasfren” Bergerak Bersama Menjaga Keselamatan untuk Negeri

Peringati Hari Pelanggan Nasional, Jasa Raharja Ajak “Jasfren” Bergerak Bersama Menjaga Keselamatan untuk Negeri

5 September 2026
BULOG Gelontorkan Beras ke Pasar dan Ritel, Jaga Harga Sesuai HET

BULOG Gelontorkan Beras ke Pasar dan Ritel, Jaga Harga Sesuai HET

5 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4432 shares
    Share 1773 Tweet 1108
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Kebakaran Pabrik Mie Sedaap di Bekasi Diduga Berasal dari Area Limbah, Warga Sempat Panik

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Keluar Modal Besar, Manchester City Jadi Penantang Serius Arsenal

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya