Koranindopos.com, Jakarta – Indonesian Television Awards (ITA) kembali menyapa pemirsa pada penghujung September 2025. Ajang penghargaan yang pertama kali hadir pada 2016 ini kini memasuki tahun ke-10 penyelenggaraan. Selama satu dekade, ITA menjadi salah satu barometer penting perkembangan dunia pertelevisian di Indonesia sekaligus panggung apresiasi terbesar bagi pelaku industri televisi.
Eksekutif Produser RCTI, Fajar Kurniawan, menegaskan bahwa ITA tidak sekadar memberikan penghargaan bagi program maupun individu, tetapi juga menangkap fenomena yang sedang menjadi perhatian publik. Menurutnya, ajang ini selalu berusaha relevan dengan tren yang berkembang.
“Seperti Pasangan Terpopuler, itu hal yang baru di ITA ini. Jadi mereka pasangan yang hangat diperbincangkan setahun terakhir,” ungkap Fajar di Studio RCTI+, Jakarta Barat, Sabtu (6/9/2025).
Fajar menjelaskan konsep tahun ini tetap berakar pada televisi Indonesia. Mulai dari pemilihan pembawa acara hingga suguhan panggung, semua dipersiapkan untuk menghadirkan tontonan yang menarik dan mampu mencerminkan selera pemirsa. “Apa yang kita tampilkan semua yang berhubungan dengan televisi Indonesia. Dari pembawa acaranya, konsepnya, seperti apa tunggu aja di akhir September nanti,” jelasnya.

Sederet pesinetron ternama juga ikut meramaikan nominasi tahun ini. Cut Syifa, misalnya, merasa bersyukur masuk dalam daftar aktris terpopuler. Ia menyebut pencapaian ini tak lepas dari dukungan tim yang selalu berdiri di belakangnya.
“Masuk nominasi aja udah jadi pencapaian luar biasa. Aku bisa ada di titik ini karena kerja keras temen temen,” ucap Cut Syifa.
Selain Cut Syifa, aktris Adinda Azani juga menunjukkan rasa syukur atas nominasi yang diraihnya. Setelah sempat vakum, ia kini kembali menghiasi layar kaca dan mendapat apresiasi dari publik. “Alhamdulillah bersyukur. Sempat vakum dan kembali malah dapat ini. Bersyukur banget karena merasa karyanya dihargai, dilihat, dan diapresiasi,” ujar Adinda.
Nama aktor muda Renaga Tahier pun ikut masuk dalam jajaran nominasi berkat perannya di sinetron Lorong Waktu. Meski baru menapaki dunia akting, pria berusia 27 tahun ini mengaku bangga bisa memperoleh kesempatan besar di panggung ITA.
“Karena Aga terjun ke akting masih baru, dan sekarang bisa mewakili jadi nominasi. Itu sangat senang sekali, bahagia sekali,” katanya.
Tahun ini, ITA menghadirkan total 15 kategori, termasuk dua kategori baru yaitu Program Kompetisi Olahraga Terpopuler serta Pasangan Terpopuler. Dari 15 kategori, sembilan ditujukan untuk program televisi, lima untuk individu, dan satu kategori khusus Special Award untuk Public Figure Inspiratif Terpopuler.
Proses penentuan nominasi tidak didasarkan pada rating, melainkan survei Top of Mind yang dilakukan lembaga riset IPSOS. Survei dilakukan di 24 kota dengan melibatkan 1.250 responden sebagai representasi selera pemirsa televisi di Indonesia. “Kami melakukan survei studi nasional, kuantitatif, untuk menentukan para nomine. Sample responden juga sangat banyak, coverage area juga luas, kami interview di 24 kota di Indonesia,” ungkap Oscar Simamora, Quantitative Associate Director IPSOS.
Masyarakat dapat memberikan suara untuk nomine pilihannya mulai 6 September hingga 27 September 2025. Voting dibuka melalui aplikasi RCTI+, akun Instagram resmi ITA, serta halaman Facebook Indonesian Television Awards. Proses perhitungan dilakukan lembaga independen Provetic, dengan verifikasi dari auditor eksternal untuk memastikan transparansi hasil.
Tidak hanya sekadar malam penghargaan, ITA juga selalu menghadirkan hiburan spektakuler lewat penampilan musisi papan atas. Tahun ini, nama-nama besar seperti Once, Ari Lasso, Lyodra, JKT 28, hingga The Changcuters siap menghibur penonton. ITA 2025 pun dipastikan menjadi perhelatan akbar yang bukan hanya dinantikan insan televisi, tetapi juga jutaan pemirsa di Tanah Air. (Brg/Hend)










