Selasa, 14 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Inflasi Mei 2026 Capai 0,28 Persen, Kenaikan Harga Cabai dan Minyak Goreng Jadi Pemicu Utama

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
2 Juni 2026
in Ekonomi
A A
0
Inflasi Mei 2026 Capai 0,28 Persen, Kenaikan Harga Cabai dan Minyak Goreng Jadi Pemicu Utama

Foto: ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,28 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Mei 2026. Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, terutama cabai dan minyak goreng, menjadi faktor utama yang mendorong laju inflasi selama periode tersebut.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan bahwa inflasi bulanan pada Mei menunjukkan adanya peningkatan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran masyarakat.

“Pada Mei 2026 terjadi inflasi sebesar 0,28 persen secara bulanan,” ujar Pudji dalam konferensi pers, Senin (2/6/2026).

Selain inflasi bulanan, BPS juga mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (yoy) sebesar 3,08 persen. Sementara itu, inflasi tahun kalender atau year-to-date (ytd) tercatat mencapai 1,35 persen sejak Januari hingga Mei 2026.

Artikel Terkait

MPR Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Peningkatan Kualitas Produk dan Penguatan Branding

BP BUMN Tinjau Pelabuhan Gresik, Soroti Penguatan Operasional dan Keandalan Layanan Logistik

Harga Emas Antam Turun Rp15.000 per Gram dalam Sepekan, Buyback Ikut Melemah

Menurut BPS, kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar terhadap inflasi pada Mei 2026. Kenaikan harga berbagai komoditas pangan masih menjadi faktor dominan yang memengaruhi pergerakan indeks harga konsumen (IHK).

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga signifikan di antaranya cabai dan minyak goreng. Kedua komoditas tersebut memiliki kontribusi cukup besar terhadap pengeluaran rumah tangga sehingga pergerakan harganya langsung berdampak pada tingkat inflasi nasional.

Kondisi ini sejalan dengan tren peningkatan permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pokok menjelang sejumlah momentum konsumsi yang biasanya terjadi pada pertengahan tahun.

Pengamat ekonomi menilai bahwa sektor pangan masih menjadi salah satu faktor paling sensitif dalam pembentukan inflasi Indonesia. Fluktuasi produksi akibat cuaca, distribusi barang, hingga perubahan pasokan di tingkat daerah sering kali memengaruhi harga komoditas strategis seperti cabai, bawang, beras, dan minyak goreng.

Ketika harga komoditas tersebut mengalami kenaikan, dampaknya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat karena termasuk kebutuhan sehari-hari yang dikonsumsi hampir seluruh rumah tangga.

Meski demikian, tingkat inflasi tahunan sebesar 3,08 persen masih berada dalam rentang yang relatif terkendali dan sejalan dengan upaya pemerintah serta Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga.

Pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga pasokan dan kelancaran distribusi bahan pangan guna mengendalikan tekanan inflasi. Upaya tersebut antara lain melalui operasi pasar, penguatan cadangan pangan pemerintah, serta koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memantau perkembangan harga komoditas.

Stabilitas harga menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pengendalian inflasi tetap menjadi salah satu fokus utama kebijakan ekonomi sepanjang tahun 2026.

Dengan inflasi bulanan yang masih relatif moderat, pemerintah berharap tekanan harga dapat terus terkendali sehingga aktivitas konsumsi masyarakat dan dunia usaha tetap terjaga dalam beberapa bulan mendatang.(dhil)

Topik: CabaiInflasiminyak

TerkaitBerita

MPR
Ekonomi

MPR Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Peningkatan Kualitas Produk dan Penguatan Branding

oleh Editor : Hairul
13 Juli 2026
Pelabuhan Gresik
Bisnis

BP BUMN Tinjau Pelabuhan Gresik, Soroti Penguatan Operasional dan Keandalan Layanan Logistik

oleh Editor : Hairul
13 Juli 2026
Harga Emas Antam Turun Rp61.000 per Gram dalam Sepekan, Sempat Sentuh Rekor Tertinggi
Bisnis

Harga Emas Antam Turun Rp15.000 per Gram dalam Sepekan, Buyback Ikut Melemah

oleh Editor : Affandy
13 Juli 2026
Kemnaker: Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Berlangsung hingga 15 Juli 2026
Bisnis

Kemnaker: Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Berlangsung hingga 15 Juli 2026

oleh Editor : Anggoro
12 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Rekomendasi HP Rp6–8 Jutaan: RAM Besar, Kamera Tajam, dan Baterai Tahan Lama

Rekomendasi HP Rp6–8 Jutaan: RAM Besar, Kamera Tajam, dan Baterai Tahan Lama

13 Juli 2026
HNW Ajak BKPRMI Kampanyekan “Jakarta Kota Halal Global” pada Musywil XIII DKI Jakarta

HNW Ajak BKPRMI Kampanyekan “Jakarta Kota Halal Global” pada Musywil XIII DKI Jakarta

13 Juli 2026
Biodiesel B50

Program B50 Dinilai Perkuat Ketahanan Energi, MPR Ingatkan Kesiapan Ekosistem

13 Juli 2026
Polri-Kejagung

Sinergi Polri-Kejagung Diperkuat untuk Tingkatkan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

13 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3854 shares
    Share 1542 Tweet 964
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    528 shares
    Share 211 Tweet 132
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Swiss Siap-Siap Hadapi Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    334 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya