Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Inflasi Mei 2026 Capai 0,28 Persen, Kenaikan Harga Cabai dan Minyak Goreng Jadi Pemicu Utama

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
2 Juni 2026
in Ekonomi
A A
0
Inflasi Mei 2026 Capai 0,28 Persen, Kenaikan Harga Cabai dan Minyak Goreng Jadi Pemicu Utama

Foto: ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,28 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Mei 2026. Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, terutama cabai dan minyak goreng, menjadi faktor utama yang mendorong laju inflasi selama periode tersebut.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan bahwa inflasi bulanan pada Mei menunjukkan adanya peningkatan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran masyarakat.

“Pada Mei 2026 terjadi inflasi sebesar 0,28 persen secara bulanan,” ujar Pudji dalam konferensi pers, Senin (2/6/2026).

Selain inflasi bulanan, BPS juga mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (yoy) sebesar 3,08 persen. Sementara itu, inflasi tahun kalender atau year-to-date (ytd) tercatat mencapai 1,35 persen sejak Januari hingga Mei 2026.

Artikel Terkait

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung

RI Pangkas Pasokan Ekspor Gas ke Singapura Mulai Hari Ini, Selaras dengan ‘Survival Mode’ Prabowo

Menurut BPS, kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar terhadap inflasi pada Mei 2026. Kenaikan harga berbagai komoditas pangan masih menjadi faktor dominan yang memengaruhi pergerakan indeks harga konsumen (IHK).

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga signifikan di antaranya cabai dan minyak goreng. Kedua komoditas tersebut memiliki kontribusi cukup besar terhadap pengeluaran rumah tangga sehingga pergerakan harganya langsung berdampak pada tingkat inflasi nasional.

Kondisi ini sejalan dengan tren peningkatan permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pokok menjelang sejumlah momentum konsumsi yang biasanya terjadi pada pertengahan tahun.

Pengamat ekonomi menilai bahwa sektor pangan masih menjadi salah satu faktor paling sensitif dalam pembentukan inflasi Indonesia. Fluktuasi produksi akibat cuaca, distribusi barang, hingga perubahan pasokan di tingkat daerah sering kali memengaruhi harga komoditas strategis seperti cabai, bawang, beras, dan minyak goreng.

Ketika harga komoditas tersebut mengalami kenaikan, dampaknya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat karena termasuk kebutuhan sehari-hari yang dikonsumsi hampir seluruh rumah tangga.

Meski demikian, tingkat inflasi tahunan sebesar 3,08 persen masih berada dalam rentang yang relatif terkendali dan sejalan dengan upaya pemerintah serta Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga.

Pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga pasokan dan kelancaran distribusi bahan pangan guna mengendalikan tekanan inflasi. Upaya tersebut antara lain melalui operasi pasar, penguatan cadangan pangan pemerintah, serta koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memantau perkembangan harga komoditas.

Stabilitas harga menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pengendalian inflasi tetap menjadi salah satu fokus utama kebijakan ekonomi sepanjang tahun 2026.

Dengan inflasi bulanan yang masih relatif moderat, pemerintah berharap tekanan harga dapat terus terkendali sehingga aktivitas konsumsi masyarakat dan dunia usaha tetap terjaga dalam beberapa bulan mendatang.(dhil)

Topik: CabaiInflasiminyak

TerkaitBerita

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision
Ekonomi

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

oleh Editor : Akula
24 Oktober 2026
Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung
Bisnis

Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung

oleh Editor : Affandy
24 Oktober 2026
RI Pangkas Pasokan Ekspor Gas ke Singapura Mulai Hari Ini, Selaras dengan ‘Survival Mode’ Prabowo
Ekonomi

RI Pangkas Pasokan Ekspor Gas ke Singapura Mulai Hari Ini, Selaras dengan ‘Survival Mode’ Prabowo

oleh Editor : Affandy
24 Oktober 2026
Kukuhkan Jakarta Vision di WCCE 2026, Jakarta Siap Jadi Poros Kreatif Globa
Ekonomi

Kukuhkan Jakarta Vision di WCCE 2026, Jakarta Siap Jadi Poros Kreatif Globa

oleh Editor : Akula
24 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

24 Oktober 2026
ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026: Cek Syarat, Formasi, dan Cara Daftar

ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026: Cek Syarat, Formasi, dan Cara Daftar

24 Oktober 2026
Mitos atau Fakta: Benarkah Rutin Latihan Pilates Bisa Menambah Tinggi Badan?

Mitos atau Fakta: Benarkah Rutin Latihan Pilates Bisa Menambah Tinggi Badan?

24 Oktober 2026
Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung

Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung

24 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5051 shares
    Share 2020 Tweet 1263
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya