Koranindopos.com, Jakarta – Tren desain interior hunian modern, khususnya di kawasan urban, kini tengah mengalami pergeseran signifikan menuju konsep seamless minimalism. Gaya yang mengutamakan tampilan bersih, rapi, dan fungsionalitas tinggi ini semakin diminati karena mampu memberikan kesan luas pada lahan terbatas. Seiring dengan perkembangan tersebut, penggunaan material Solid Surface untuk top table dapur dan meja mulai menggeser popularitas batu alam konvensional.
Fenomena ini ditangkap jelas oleh para pelaku industri interior yang melihat adanya kebutuhan akan material yang tidak hanya estetik, tetapi juga fleksibel. Material ini dianggap sebagai jawaban atas tantangan desain masa kini yang menuntut efisiensi ruang tanpa mengorbankan kemewahan visual. Arip Hidayatullah, selaku CEO PT Nexura Surface Tech, mengonfirmasi bahwa karakter material yang modern menjadi alasan utama di balik populernya tren ini.
“Tren desain interior saat ini bergerak ke arah seamless minimalism. Solid Surface menjadi primadona karena mampu menciptakan tampilan tanpa sambungan yang bersih dan modern,” ujar Arip Hidayatullah kepada awak media baru-baru ini.
Salah satu alasan mengapa banyak pemilik rumah beralih dari marmer atau granit ke Solid Surface adalah fleksibilitas bentuknya. Dalam dunia arsitektur, material keras seperti batu alam seringkali memiliki keterbatasan saat harus diaplikasikan pada desain yang dinamis. Namun, material sintetis premium ini justru menawarkan kebebasan bagi para desainer untuk mengeksplorasi kreativitas tanpa batas.

“Berbeda dengan material konvensional, fleksibilitasnya memungkinkan desainer mengeksplorasi bentuk-bentuk organik atau melengkung yang sulit dicapai material lain, sehingga estetika rumah terasa lebih personal dan futuristik,” lanjutnya.
Selain aspek estetika, faktor kesehatan dan kebersihan menjadi poin krusial dalam pemilihan material interior, terutama di area dapur. Berbeda dengan batu alam yang memiliki pori-pori mikroskopis, Solid Surface hadir dengan permukaan yang benar-benar rapat. Hal ini mencegah kotoran atau sisa makanan masuk ke dalam pori-pori yang dapat memicu pertumbuhan bakteri merugikan.
“Marmer dan granit memiliki pori-pori alami yang bisa menyerap noda dan bakteri. Solid Surface bersifat non-pori, sehingga jauh lebih higienis dan sangat mudah dibersihkan,” jelasnya.
Daya tahan jangka panjang juga menjadi keunggulan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Pemilik hunian seringkali khawatir dengan risiko retak atau goresan pada meja dapur yang sulit diperbaiki. Arip menekankan bahwa material ini memiliki kemampuan untuk diperbarui kembali seperti kondisi semula, sebuah fitur yang sulit ditemukan pada material granit atau marmer yang sudah rusak.
“Batu alam jika retak atau gompal sangat sulit diperbaiki secara sempurna. Sebaliknya, Solid Surface dapat dipoles kembali jika terkena goresan, sehingga tampilannya bisa kembali baru 100%,” katanya.
Keunggulan visual yang paling menonjol dari penerapan Solid Surface adalah kemampuannya menyamarkan sambungan pada bidang yang luas. Pada instalasi meja yang panjang, sambungan antar material seringkali mengganggu pandangan mata. Dengan teknik fabrikasi yang tepat, garis sambungan tersebut dapat dihilangkan secara total sehingga permukaan terlihat menyatu secara utuh.
“Pada meja yang sangat panjang, marmer akan memperlihatkan garis sambungan. Dengan Solid Surface, sambungan tersebut bisa dibuat benar-benar tidak terlihat,” ujar Arip.
Melihat antusiasme masyarakat yang semakin edukatif dalam memilih material berkualitas, prospek bisnis di sektor ini dinilai sangat cerah. Konsumen saat ini tidak lagi hanya sekadar membeli furnitur, melainkan berinvestasi pada kualitas dan ketahanan barang. Hal ini mendorong perusahaan seperti PT Nexura Surface Tech untuk menyediakan layanan kustom yang lebih personal guna memenuhi keinginan pelanggan.
“Sangat menjanjikan, konsumen sekarang semakin edukatif, mereka tidak hanya mencari furnitur yang indah, tapi juga yang tahan lama dan punya nilai investasi jangka panjang,” ungkapnya.
Pemanfaatan material ini pun kian meluas, tidak hanya terbatas pada area dapur saja. Mulai dari kamar mandi hingga dinding dekoratif di ruang tamu kini mulai menggunakan sentuhan Solid Surface untuk menciptakan nuansa elegan. Dengan pendekatan yang berfokus pada detail, rumah dengan lahan terbatas sekalipun kini bisa memancarkan kesan mewah dan modern secara instan.
“Kami percaya bahwa kemewahan tidak selalu harus luas atau mahal, tapi terletak pada detail dan kualitas material. Solid Surface memungkinkan rumah dengan lahan terbatas tetap terlihat mewah melalui finishing yang halus dan elegan,” tutup Arip. (RIS/Hend)










