Jumat, 23 Januari 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Edukatif & Inspiratif
  • More
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Badminton
    • Sepak Bola
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Edukatif & Inspiratif
  • More
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Badminton
    • Sepak Bola
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home uncategorized

Institusi Pendidikan Terkemuka Beralih pada Opsi Menu Makanan Berbasis Nabati

Editor : Hana oleh Editor : Hana
3 Maret 2023
in uncategorized
0
Nabati
305
BAGIKAN
2.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Pada Febuari kemarin, hampir tiga perempat perwakilan Serikat Mahasiswa Universitas Cambridge memilih untuk memiliki menu 100% berbasis nabati di kampus mereka. Capaian tersebut dirayakan para mahasiswa sebagai “langkah signifikan menuju keadilan iklim untuk semua orang di bumi”.

Saat ini, mereka mulai menegosiasikan transisi menuju menu katering berbasis nabati dengan bantuan program Plant-Based Universities yang diinisiasi oleh organisasi untuk keadilan hewan dan iklim, Animal Rebellion.

Di Indonesia, program serupa juga mendapatkan atensi, dan ikut membantu menyajikan makanan yang lebih ramah lingkungan: Nutrisi Esok Hari inisiatif yang diinisiasi oleh Act For Farmed Animals, koalisi perlindungan hewan internasional Sinergia Animal dan Animal Friends Jogja, menawarkan dukungan dan pelatihan untuk institusi swasta dan publik yang bersedia menyajikan setidaknya 20% makanan berbasis nabati di restoran, kafe, dan kantin mereka.

Related articles

Menaker Yassierli: Upah Minimum Harus Makin Dekat Kebutuhan Hidup Layak

SAKEDAP Jadi Portal Nasional, Perpusnas Tertibkan Serah Simpan Karya Cetak dan Rekam

Program tersebut meliputi bantuan secara gratis oleh ahli gizi profesional dan koki ahli masakan nabati. Sejauh ini, komitmen yang dikumpulkan oleh Nutrisi Esok Hari berpotensi membantu menyajikan 65.054 makanan berbasis nabati per tahunnya.

“Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi peningkatan yang signifikan terkait jumlah orang yang memilih untuk menerapkan pola makan berbasis nabati di seluruh dunia. Salah satu alasan penting yang melatarbelakangi hal tersebut adalah adanya darurat iklim,  karena produk hewani seperti daging sapi dan produk susu merupakan beberapa makanan dengan polusi yang sangat tinggi untuk dikonsumsi”, ungkap Among Prakosa, Manajer Program Nutrisi Esok Hari di Indonesia.

“Pilihan individu itu penting. Namun saat kita memikirkan dampak yang dapat diberikan oleh organisasi yang menyajikan ribuan makanan per harinya, penting untuk melibatkan mereka dalam perubahan ini juga ”.

Di Indonesia, ada enam institusi dengan lebih dari 500 siswa di tiga provinsi yang berkomitmen untuk menyajikan menu 100% berbasis nabati setidaknya satu hari dalam seminggu.

Setelah dialog yang dilakukan dengan Nutrisi Esok Hari pada tahun 2021, tiga institusi telah menyajikan menu 100% berbasis nabati setidaknya satu hari dalam seminggu, dengan jumlah sajian 18.506 menu makanan berbasis nabati.

Tiga institusi lainnya akan mulai mengimplementasikan komitmen tersebut di tahun ini, dan secara keseluruhan diperkirakan 65.054 menu makanan berbasis hewani akan dialihkan ke pilihan yang lebih berkelanjutan dan lebih sehat. Kemajuan tersebut merupakan contoh bagaimana perubahan kecil dapat berdampak besar bagi bumi dan kesehatan manusia.

Tren yang berkembang

Di Amerika Serikat, tren yang sama juga berkembang. Sebanyak 250 Perguruan Tinggi di sana akan memiliki lebih banyak opsi nabati melalui inisiatif oleh Aramark, perusahaan katering di negara tersebut.

Aramark berkomitmen untuk secara signifikan meningkatkan opsi makanan berbasis nabati di sekolah. Pada tahun 2025, hampir setengah menu (44 %) yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut berbasis nabati, dengan melakukan hal tersebut Aramark bertujuan untuk mencapai tujuannya guna mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 25 persen pada tahun 2030.

“Para siswa akan menjadi semakin sadar dan peduli tentang dampak dari makanan yang mereka konsumsi. Tren ini pasti akan datang di Indonesia juga”, ungkap Among.

Tentang Act For Farmed Animals

Act for Farmed Animals (AFFA) merupakan kampanye bersama yang dijalankan oleh Animal Friends Jogja dan Sinergia Animal untuk meningkatkan kesejahteraan hewan di Indonesia. (rls)

Topik: KesehatanNabati
Sebelumnya

Warga Jakarta Penerima Dana KJP Plus Tahap II Cair Maret Ini

Selanjutnya

Prudential Syariah Bermitra dengan UIN Imam Bonjol Guna Literasi Asuransi Syariah

TerkaitBerita

Menaker Yassierli: Upah Minimum Harus Makin Dekat Kebutuhan Hidup Layak
uncategorized

Menaker Yassierli: Upah Minimum Harus Makin Dekat Kebutuhan Hidup Layak

22 Januari 2026
uncategorized

SAKEDAP Jadi Portal Nasional, Perpusnas Tertibkan Serah Simpan Karya Cetak dan Rekam

22 Januari 2026
ASICS INDONESIA
uncategorized

Gandeng Rizky Ridho, Ryo Matsumura, dan Coach Nova, ASICS Luncurkan Sepatu Sepak Bola di Indonesia Berbasis Sports Science 

19 Januari 2026
Espass 2026
Otomotif

Daihatsu Luncurkan Espass 2026, Siap Tantang Dominasi Avanza di Segmen Low MPV

18 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Recommended

man city

Pep Guardiola Menyesal Tak Banyak Belanja Pemain di Musim Panas Lalu: City Terbebani Cedera Pemain

14 Januari 2025
KFD dan HW Group Sepakat Kerjasama Terkait Pelayanan Kesehatan

KFD dan HW Group Sepakat Kerjasama Terkait Pelayanan Kesehatan

25 Juni 2024

Popular Post

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2323 shares
    Share 929 Tweet 581
  • PT Panca Tobacco Indonesia Luncurkan 22 Varian Rokok: Usung Konsep “Rokok Sultan Harga Rakyat”

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • SPMB Tahap 2 dan Program PAPS Berjalan Bersamaan di SMK Negeri 4 Kota Bogor

    628 shares
    Share 251 Tweet 157
  • Toyota Kijang LGX 2026 Resmi Meluncur, Hadir dengan Teknologi Hybrid Pertama

    464 shares
    Share 186 Tweet 116
  • Viral! Bule Perempuan Bugil di Gianyar, Polisi Langsung Selidiki

    443 shares
    Share 177 Tweet 111
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Edukatif & Inspiratif
  • More
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Badminton
    • Sepak Bola
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya