Senin, 29 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

Intip Kisah Penjual Makanan Pedas Raup Omzet Ratusan Juta lewat Tokopedia

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
16 Januari 2024
in Bisnis
A A
0
tokopedia
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Industri makanan memiliki peran yang besar dalam ekonomi Indonesia. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal III 2023, industri makanan dan minuman tumbuh 3,28% dibandingkan kuartal III 2022.

Di sisi lain, makanan pedas merupakan salah satu bagian dari kehidupan banyak masyarakat Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari sejarah Indonesia sendiri yang dikenal karena kekayaan dan keanekaragaman rempah-rempahnya, salah satunya cabai sebagai bumbu makanan.

“Menyambut Hari Makanan Pedas 2024, Tokopedia melalui berbagai inisiatif mengajak masyarakat Indonesia untuk merayakan beragam hidangan pedas yang dihasilkan oleh para UMKM lokal. Mengingat UMKM lokal, termasuk dari industri makanan dan minuman, menyokong lebih dari 60% dari PDB nasional,” ujar Category Development Senior Lead Tokopedia, Revie Jefta Akhwilla.

“Salah satu contoh inisiatif kami untuk para UMKM lokal makanan dan minuman adalah Tokopedia NYAM!, dimana masyarakat bisa menemukan berbagai produk makanan, termasuk makanan pedas dan sejenisnya, dari berbagai wilayah di Indonesia,” jelas Revie.

Artikel Terkait

Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Pembawaan US$350.000 Tanpa Izin, Nilainya Capai Rp6,3 Miliar

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Dua Tahun Berturut-turut, Cinépolis Cinemas Raih Sertifikasi ‘Great Place To Work® 2026’

Tren Belanja Online Makanan Pedas sepanjang 2023 di Tokopedia
Sepanjang 2023 (data periode Januari-September 2023 dibandingkan Januari-September 2022),  Tokopedia mencatat tren belanja online yang menarik seputar makanan pedas. “Tokopedia melihat penjualan berbagai produk makanan pedas termasuk sambal seperti sambal bawang, sambal terasi hingga sambal cumi, mengalami rata-rata kenaikan lebih dari 4 kali lipat sepanjang 2023 dibandingkan 2022,” ujar Revie.

“Selain itu, Tokopedia mencatat Papua Barat sebagai salah satu daerah dengan kenaikan tertinggi untuk pembelian makanan pedas melalui Tokopedia, yaitu dengan peningkatan lebih dari 10 lipat sepanjang 2023 dibandingkan periode yang sama di 2022,” tambah Revie.

Dalam rangka merayakan Hari Makanan Pedas Sedunia 2024, Tokopedia pun membagikan kisah sukses pelaku usaha Oelek dan Mr Crispy yang memberdayakan para petani lokal cabai, dan meraih omzet yang signifikan dengan memanfaatkan kampanye Tokopedia NYAM!.

Berawal dari membantu bisnis orang tua bangkit dari pandemi, kini usaha sambal Oelek bisa meraup omzet ratusan juta lewat Tokopedia

Tumbangnya usaha restoran keluarga di awal pandemi mendorong Carel Setiawan mencari berbagai cara agar usaha orang tuanya bisa bangkit kembali. “Awalnya saya banyak mencoba, mulai dari jualan siomay secara online lewat Tokopedia. Akhirnya kami mencoba jualan sambal dan ternyata hasil penjualannya bagus. Bisnis sambal yang dijuluki ‘Oelek’ akhirnya ditekuni secara online sejak tahun 2021,” jelas Carel Setiawan selaku Pemilik Usaha Oelek.

Awalnya, Oelek menjual produk sambal teri, sambal kecombrang dan sambal terasi. “Seiring berjalan waktu, kami makin semangat untuk berinovasi agar beda dari yang lain. Pada awal 2022, menghadirkan lebih banyak varian, mulai dari sambal cumi, sambal ayam suwir dan sambal se’i sapi. Kami pun membuat tagline ‘Lauk Disambelin, Bukan Sambel Dilaukin’ karena kami ingin memastikan pembeli bisa mendapatkan potongan besar lauk dalam satu porsi sambal,” jelas Carel.

“Bahan baku sambal Oelek didapatkan langsung dari beberapa pelaku usaha di pasar tradisional, yaitu Pasar Lama Tangerang dan Pasar Cikokol. Untuk varian produk Oelek lainnya kami menggandeng pelaku usaha daging hingga 15 orang,” ungkap Carel.

Selain lebih banyak varian produk, Carel juga mulai menekuni proses pengolahan yang lebih canggih agar produk Oelek makin tahan lama. Misalnya, Carel memanfaatkan proses pasteurisasi untuk membunuh dan menghambat pertumbuhan mikroba, agar sambal Oelek bisa tahan 3 bulan. Carel pun mulai menggunakan proses sterilisasi sehingga sambal Oelek bisa tahan 1 tahun.

“Penjualan toko online kami di Tokopedia bisa melesat hingga lebih dari 11,5 kali lipat sepanjang 2023 dibandingkan 2022. Omzet bulanan Oelek di Tokopedia juga mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan berkat kampanye ‘Beli Lokal’ milik Tokopedia dan TikTok bisa mendongkrak penjualan Oelek naik hingga 3 kali lipat, khususnya saat Harbolnas 12.12 tahun 2023, dibandingkan hari-hari biasanya,” tambah Carel.

Kisah sukses penjual makanan pedas Mr Crispy besutan Andrianto Sunggoro, mantan sales perabotan rumah tangga dari Singkawang Kalimantan Barat.

Tanpa bermodal pengetahuan seputar dunia bisnis kuliner, Andrianto Sunggoro memutuskan untuk mendirikan usaha restoran ayam geprek pada 2016. Awalnya, Andrianto berkarir sebagai sales perabotan rumah tangga di Singkawang, Kalimantan Barat. Namun, setelah sekian lama, Andrianto dengan nekad memutuskan untuk memulai hal yang baru.

“Di sisi lain, saat pandemi datang, usaha restoran ayam geprek saya terpaksa tutup. Saat itu, saya pun tidak paham cara menggunakan platform online. Akhirnya saya mencoba ‘menghidupkan’ kembali Mr Crispy dengan berjualan sambal secara online, salah satunya di Tokopedia, yang ternyata sangat diminati oleh masyarakat,” ujar Andrianto Sunggoro, Pemilik Usaha Mr Crispy.

“Kini, walau hampir seluruh cabang restoran Mr Crispy tutup akibat pandemi, kami sangat bersyukur kehadiran platform online, seperti Tokopedia, telah membawa rezeki lebih banyak bagi Mr Crispy. Berkat Tokopedia, Mr Crispy bisa mendapatkan omzet bulanan hingga ratusan juta rupiah. Sedangkan kenaikan omzet saat ini dari keseluruhan penjualan online mencapai 10 kali lipat dibandingkan sebelum pandemi lalu,” ungkap Andrianto.

Dalam memproduksi berbagai varian Mr Crispy, Andrianto bekerja sama dengan sejumlah penjual cabai dan bawang dari pasar tradisional di DKI Jakarta. Andrianto terus menghadirkan berbagai varian rasa Mr Crispy yang menjadi pilihan masyarakat. Misalnya, sambal cumi dan lauk cepat saji menjadi beberapa produk paling laris Mr Crispy di Tokopedia.

“Kampanye Beli Lokal pada 12.12 tahun 2023 yang digencarkan Tokopedia bersama TikTok juga sangat berpengaruh secara positif bagi penjualan Mr Crispy. Omzet Mr Crispy melejit hingga Rp300 juta lewat Tokopedia dan TikTok saat Harbolnas 2023 lalu,” tutup Andrianto. (ris)

Topik: Tokopedia

TerkaitBerita

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Level Rp17.960
Bisnis

Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Pembawaan US$350.000 Tanpa Izin, Nilainya Capai Rp6,3 Miliar

oleh Editor : Affandy
29 Juni 2026
Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat
Bisnis

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

oleh Editor : Anggoro
27 Juni 2026
Cinépolis Cinemas
Bisnis

Dua Tahun Berturut-turut, Cinépolis Cinemas Raih Sertifikasi ‘Great Place To Work® 2026’

oleh Editor : Hana
26 Juni 2026
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Ambil Peran Strategis dalam Penguatan KDKMP
Bisnis

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Ambil Peran Strategis dalam Penguatan KDKMP

oleh Editor : Anggoro
26 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Toyota Veloz Hybrid Diprediksi Ramaikan Pasar Low MPV, Usung Teknologi Hybrid dan Kabin Lebih Modern

Toyota Veloz Hybrid Diprediksi Ramaikan Pasar Low MPV, Usung Teknologi Hybrid dan Kabin Lebih Modern

29 Juni 2026
Kementerian Haji dan Umrah Buka Seleksi 282 Jabatan Administrator dan Pengawas, Pendaftaran Dimulai 29 Juni

Kementerian Haji dan Umrah Buka Seleksi 282 Jabatan Administrator dan Pengawas, Pendaftaran Dimulai 29 Juni

29 Juni 2026
INDUSTRI KREATIF: Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya (kiri) dan sineas muda Ferly Halim saat kunjungan Ferly di Gedung Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Jakarta pada Selasa (23/6/2026). (Foto: Dok/Ferly Salim)

Menteri Ekraf Apresiasi Film Keluarga Sarat Nilai Edukasi Karya Langit Pictures

29 Juni 2026
Kisah Epik Laksamana Keumalahayati Kini Hadir di Platform Digital, Bawa Teater Musikal ke Ranah Streaming

Kisah Epik Laksamana Keumalahayati Kini Hadir di Platform Digital, Bawa Teater Musikal ke Ranah Streaming

29 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3627 shares
    Share 1451 Tweet 907
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    460 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya