Sabtu, 12 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

IPSA : Calon Presiden Harus Pandai Berkomunikasi

Editor : Hana oleh Editor : Hana
27 Juni 2022
in Nasional
A A
0
IPSA

Donny de Keizer, Ketua Umum IPSA Indonesian Professional Speakers Association

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, koranindopos.com –  Dari kalangan partai politik atau bukan, calon presiden Indonesia harus seorang negarawan dan memiliki integritas yang tinggi. Selain itu Capres diharapkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik secara verbal maupun non verbal. Hal ini mengemuka dalam Silaturahmi & Diskusi Forum Pembicara Publik Indonesia yang berlangsung di Jakarta (25/6).

Donny de Keizer, Ketua Umum IPSA Indonesian Professional Speakers Association yang menggagas silaturahmi ini mengatakan bahwa setiap warga negara memiliki harapan atas calon pemimpin masa depan mereka. Dalam silaturahmi dan diskusi yang dihadiri oleh para pembicara publik, motivator, pengusaha dan juga praktsi pendidikan ini mengemuka harapan yang tinggi terhadap calon presiden Indonesia.

“Siapapun calonnya, ia harus seorang negarawan dan mampu menjadi tokoh pemersatu bangsa karena Indonesia adalah negara yang beragam,” ungkap Donny.

Kemampuan komunikasi yang mumpuni juga merupakan syarat mutlak bagi calon presiden karena program program yang dimiliki akan dapat disosialisasikan secara efektif bila capres memiliki keahlian komunikasi yang baik.

Artikel Terkait

Gempa di Pesisir Jakarta Disebabkan Oleh Batu Lempeng Samudra Australia Patah

PT Mayawana Persada Salurkan Peralatan Pemadam untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Toyota Innova Terperosok ke Parit di Cengkareng, Sopir Diduga Mengantuk

“Ini memang bisa jadi tugas staf khusus atau juru bicara,tapi pada akhirnya kunci sukses komunikasi publik berada di tangan presiden sendiri. Presiden harus punya kemampuan komunikasi yang baik dan mampu memilih staf komunikasi yang berkualitas” jelas Donny.

Dilain pihak, Melly Kiong seorang praktisi Mindful Parenting berharap bahwa pemimpin masa depan bangsa ini harus punya perhatian yang tinggi pada pendidikan keluarga.

“Pembangunan sebuah bangsa harus dimulai dari keluarga. Peranan orang tua sangat penting dalam melahirkan generasi muda yang berkualitas,” jelas Melly Kiong yang aktif dalam edukasi parenting.

Motivator dan penulis buku Krishnamurti berpendapat bahwa apa yang sudah baik dari pemimpin bangsa saat ini harus dilanjutkan. “Banyak program pemerintah yang memberikan manfaat pada warga sehingga program ini harus terus dilanjutkan. Jangan ganti pemimpin ganti program. Yang baik diteruskan, yang kurang baik diperbaiki,” ungkap Krishnamurti.

Hal senada disampaikan juga oleh Mindiarto Djugorahardjo seorang development coach yang berharap bahwa siapapun calon presidennya selain memiliki strong leadership juga harus menjadi figur pemersatu seluruh komponen bangsa.

Diskusi dan silaturahmi para pembicara publik ini juga memberikan rekomendasi kepada para calon presiden yang nanti akan berlaga dalam ajang pilpres yaitu harus menjadi lokomotif rekonsiliasi. Bibit bibit perpecahan yang timbul akibat kontestasi pilpres sebelumnya harus diredam. Jangan ada yang menggunakan politik identitas sebagai strategi meraih dukungan publik karena risikonya sangat besar pada keutuhan bangsa. (rls)

Topik: IPSAPilpres 2024Presiden

TerkaitBerita

WISATA PANTAI: Pulau Kelapa memegang predikat sebagai wilayah dengan konsentrasi penduduk tertinggi sekaligus pusat perputaran ekonomi paling aktif di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. (Foto Ilustrasi:exploreseribu.com)
Nasional

Gempa di Pesisir Jakarta Disebabkan Oleh Batu Lempeng Samudra Australia Patah

oleh Editor : Memoarto
12 September 2026
PT Mayawana Persada
Nasional

PT Mayawana Persada Salurkan Peralatan Pemadam untuk Perkuat Penanganan Karhutla

oleh Editor : Hana
12 September 2026
Toyota Innova Terperosok ke Parit di Cengkareng, Sopir Diduga Mengantuk
Peristiwa

Toyota Innova Terperosok ke Parit di Cengkareng, Sopir Diduga Mengantuk

oleh Editor : Affandy
12 September 2026
Nasional

8 Orang Hilang di Selat Sunda, 7 di Antaranya Jurnalis yang Liput Anak Krakatau Masih Dicari

oleh Editor : Affandy
12 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada The Asian Banker Indonesia Awards 2026

Danamon Raih Penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada The Asian Banker Indonesia Awards 2026

12 September 2026
WISATA PANTAI: Pulau Kelapa memegang predikat sebagai wilayah dengan konsentrasi penduduk tertinggi sekaligus pusat perputaran ekonomi paling aktif di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. (Foto Ilustrasi:exploreseribu.com)

Gempa di Pesisir Jakarta Disebabkan Oleh Batu Lempeng Samudra Australia Patah

12 September 2026
Mahasiswa dan Diaspora RI di India Sambut Prabowo, Ada Momen Ditanya Kuliah di Mana

Mahasiswa dan Diaspora RI di India Sambut Prabowo, Ada Momen Ditanya Kuliah di Mana

12 September 2026
Diet Pemula Tak Harus Stop Nasi, Dokter Gizi Ungkap Takaran Sarapan yang Pas

Diet Pemula Tak Harus Stop Nasi, Dokter Gizi Ungkap Takaran Sarapan yang Pas

12 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4499 shares
    Share 1800 Tweet 1125
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya