Minggu, 25 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

IPSA : Calon Presiden Harus Pandai Berkomunikasi

Editor : Hana oleh Editor : Hana
27 Juni 2022
in Nasional
A A
0
IPSA

Donny de Keizer, Ketua Umum IPSA Indonesian Professional Speakers Association

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, koranindopos.com –  Dari kalangan partai politik atau bukan, calon presiden Indonesia harus seorang negarawan dan memiliki integritas yang tinggi. Selain itu Capres diharapkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik secara verbal maupun non verbal. Hal ini mengemuka dalam Silaturahmi & Diskusi Forum Pembicara Publik Indonesia yang berlangsung di Jakarta (25/6).

Donny de Keizer, Ketua Umum IPSA Indonesian Professional Speakers Association yang menggagas silaturahmi ini mengatakan bahwa setiap warga negara memiliki harapan atas calon pemimpin masa depan mereka. Dalam silaturahmi dan diskusi yang dihadiri oleh para pembicara publik, motivator, pengusaha dan juga praktsi pendidikan ini mengemuka harapan yang tinggi terhadap calon presiden Indonesia.

“Siapapun calonnya, ia harus seorang negarawan dan mampu menjadi tokoh pemersatu bangsa karena Indonesia adalah negara yang beragam,” ungkap Donny.

Kemampuan komunikasi yang mumpuni juga merupakan syarat mutlak bagi calon presiden karena program program yang dimiliki akan dapat disosialisasikan secara efektif bila capres memiliki keahlian komunikasi yang baik.

Artikel Terkait

Medan Terjal hingga Kabut Asap, BNPB Ungkap Tantangan Pemadaman Karhutla Gunung Lawu

Atasi Karhutla di Jawa Timur, BNPB Tambah Helikopter Water Bombing dan Pesawat Modifikasi Cuaca

Uji Kompetensi Pustakawan Kembali Digelar Akhir 2026

“Ini memang bisa jadi tugas staf khusus atau juru bicara,tapi pada akhirnya kunci sukses komunikasi publik berada di tangan presiden sendiri. Presiden harus punya kemampuan komunikasi yang baik dan mampu memilih staf komunikasi yang berkualitas” jelas Donny.

Dilain pihak, Melly Kiong seorang praktisi Mindful Parenting berharap bahwa pemimpin masa depan bangsa ini harus punya perhatian yang tinggi pada pendidikan keluarga.

“Pembangunan sebuah bangsa harus dimulai dari keluarga. Peranan orang tua sangat penting dalam melahirkan generasi muda yang berkualitas,” jelas Melly Kiong yang aktif dalam edukasi parenting.

Motivator dan penulis buku Krishnamurti berpendapat bahwa apa yang sudah baik dari pemimpin bangsa saat ini harus dilanjutkan. “Banyak program pemerintah yang memberikan manfaat pada warga sehingga program ini harus terus dilanjutkan. Jangan ganti pemimpin ganti program. Yang baik diteruskan, yang kurang baik diperbaiki,” ungkap Krishnamurti.

Hal senada disampaikan juga oleh Mindiarto Djugorahardjo seorang development coach yang berharap bahwa siapapun calon presidennya selain memiliki strong leadership juga harus menjadi figur pemersatu seluruh komponen bangsa.

Diskusi dan silaturahmi para pembicara publik ini juga memberikan rekomendasi kepada para calon presiden yang nanti akan berlaga dalam ajang pilpres yaitu harus menjadi lokomotif rekonsiliasi. Bibit bibit perpecahan yang timbul akibat kontestasi pilpres sebelumnya harus diredam. Jangan ada yang menggunakan politik identitas sebagai strategi meraih dukungan publik karena risikonya sangat besar pada keutuhan bangsa. (rls)

Topik: IPSAPilpres 2024Presiden

TerkaitBerita

Medan Terjal hingga Kabut Asap, BNPB Ungkap Tantangan Pemadaman Karhutla Gunung Lawu
Nasional

Medan Terjal hingga Kabut Asap, BNPB Ungkap Tantangan Pemadaman Karhutla Gunung Lawu

oleh Editor : Affandy
24 Oktober 2026
Atasi Karhutla di Jawa Timur, BNPB Tambah Helikopter Water Bombing dan Pesawat Modifikasi Cuaca
Nasional

Atasi Karhutla di Jawa Timur, BNPB Tambah Helikopter Water Bombing dan Pesawat Modifikasi Cuaca

oleh Editor : Affandy
24 Oktober 2026
Uji Kompetensi Pustakawan Kembali Digelar Akhir 2026
Nasional

Uji Kompetensi Pustakawan Kembali Digelar Akhir 2026

oleh Editor : Akula
24 Oktober 2026
Kronologi Pak Ogah Tewas Tertabrak Truk Boks saat Atur Lalu Lintas di Cengkareng
Peristiwa

Kronologi Pak Ogah Tewas Tertabrak Truk Boks saat Atur Lalu Lintas di Cengkareng

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Pakar Hukum Kemenkes Tegaskan Kasus Label Produk dr. Richard Lee Tak Tepat Dibawa ke Ranah Pidana

Pakar Hukum Kemenkes Tegaskan Kasus Label Produk dr. Richard Lee Tak Tepat Dibawa ke Ranah Pidana

24 Oktober 2026
FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan

FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan

24 Oktober 2026
Sehat Finansial Dimulai dari Mengatur Prioritas Kebutuhan

Sehat Finansial Dimulai dari Mengatur Prioritas Kebutuhan

24 Oktober 2026
Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

24 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5056 shares
    Share 2022 Tweet 1264
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1093 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya