Koranindopos.com, JAKARTA – Iran memberi deadline kepada pemerintah Amerika Serikat (AS) satu bulan untuk menyepakati negosiasi damai. Termasuk, membuka blokade Washington di Selat Hormuz.
Menurut sumber situs berita Axios Iran meminta AS membuat kesepakatan dalam 30 hari untuk mengakhiri perang di Iran dan Lebanon, serta menyudahi blokade di pelabuhan Iran. Media yang berbasis di Arlington County, Virginia, Amerika Serikat, tersebut menyebutkan bahwa proposal damai Iran itu berisi 14 poin. Di antaranya menyerukan jaminan agar tak ada lagi serangan atau agresi di masa mendatang. Dalam proposal tersebut, Iran juga meminta agar aset-aset mereka yang dibekukan AS dibebaskan dan segala sanksi dicabut.
Usulan itu disebut diserahkan Iran pada Kamis (30/5/2026) melalui Pakistan selaku negara mediator. Menurut para sumber, proposal Iran ini memiliki sejumlah fase, di mana fase kedua hanya bisa dijalani jika fase awal tercapai. Fase kedua disebut berfokus pada program nuklir Iran, yang dianggap AS sebagai “garis merah”. Iran telah menegaskan program nuklir mereka untuk keperluan sipil dan bersikeras mempertahankan pengayaan uraniumnya.
”Sekarang bolanya ada di tangan Amerika Serikat untuk memilih jalur diplomasi atau melanjutkan pendekatan konfrontatif,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi, seperti dilaporkan stasiun televisi pemerintah IRIB.
Pada Sabtu (2/5/2026), Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah diberi pengarahan mengenai konsep kesepakatan tersebut. Trump mengaku sedang meninjau proposal Iran sembari memperingatkan bahwa Washington dapat melanjutkan serangan apabila Teheran berperilaku buruk. “Jika mereka melakukan sesuatu yang buruk, ada kemungkinan hal itu bisa terjadi,” kata Trump saat ditanya tentang potensi serangan ke Iran.
Tak lama setelah bicara kepada wartawan, Trump mengatakan kepada jurnalis media Israel KAN bahwa proposal Iran tidak bisa ia terima. ”Saya sudah mempelajarinya, saya sudah mempelajari semuanya, usulan itu tidak bisa diterima,” kata Trump. (cnni/mmr)










