Jumat, 23 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup, IRGC Ancam Rute Ekspor Energi Lainnya

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
15 Juli 2026
in Ekonomi
A A
0
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup, IRGC Ancam Rute Ekspor Energi Lainnya

Foto: dok. ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) menegaskan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga Washington menghentikan apa yang mereka sebut sebagai “tindakan agresi” terhadap Iran. Pernyataan tersebut memperkuat kekhawatiran dunia terhadap stabilitas pasokan energi global yang bergantung pada jalur pelayaran strategis tersebut.

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah Iran, IRIB, IRGC menyatakan bahwa penutupan Selat Hormuz merupakan bagian dari operasi balasan terhadap serangan militer Amerika Serikat. Organisasi militer elite Iran itu juga memperingatkan bahwa bukan hanya Selat Hormuz yang berpotensi terdampak, tetapi juga rute ekspor minyak dan gas lain di kawasan Timur Tengah.

“Operasi pembalasan para pejuang akan terus berlanjut, dan Selat Hormuz akan tetap tertutup sampai Amerika Serikat mengakhiri tindakan agresinya,” demikian pernyataan resmi IRGC.

IRGC menegaskan bahwa Amerika Serikat dan sekutunya harus bersiap menghadapi konsekuensi jika terus mengganggu kepentingan Iran. Dalam pernyataannya, mereka menyebut bahwa jalur ekspor energi yang melayani kepentingan AS dan negara-negara sekutunya juga dapat menjadi sasaran.

Artikel Terkait

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

Beredar Isu Privatisasi, CIMB Group Tegas Bantah Rencana Delisting Bank CIMB Niaga (BNGA)bank cim

Mulai 2 November 2026, BEI Resmi Keluarkan Saham Kategori HSC dari Penghitungan IHSG

“Musuh harus tahu bahwa sekarang setelah kapal-kapal perampok maritimnya memblokir rute Samudra Hindia untuk ekspor minyak dan gas ke dunia, mereka juga harus mengharapkan penutupan rute ekspor minyak dan gas lainnya yang melayani kepentingan Amerika Serikat dan sekutunya,” ujar IRGC.

Meski demikian, pihak Iran tidak merinci jalur ekspor mana yang dimaksud. Pernyataan tersebut langsung memicu kekhawatiran di pasar energi internasional karena kawasan Teluk merupakan pusat produksi minyak dan gas terbesar di dunia.

IRGC juga menegaskan bahwa distribusi energi dari kawasan tersebut tidak akan berjalan normal selama konflik masih berlangsung.

“Ekspor minyak dan gas dari kawasan ini akan tersedia untuk semua orang atau tidak untuk siapa pun,” tambah mereka.

Perang antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung sejak akhir Februari lalu telah memberikan dampak besar terhadap rantai pasok energi global. Selat Hormuz, yang menjadi jalur utama pengiriman minyak mentah dan gas alam cair dari negara-negara Teluk menuju pasar internasional, mengalami gangguan akibat meningkatnya aktivitas militer di kawasan tersebut.

Selain mengumumkan penutupan Selat Hormuz, IRGC juga mengklaim telah melancarkan serangan terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di Bahrain dan Kuwait sebagai respons atas serangan Washington terhadap wilayah Iran.

Situasi tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik dapat meluas ke negara-negara Teluk lainnya dan mengganggu distribusi energi dalam skala yang lebih besar.

Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat menolak klaim Iran bahwa mereka dapat mengendalikan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz. Washington menegaskan bahwa jalur pelayaran internasional tersebut tetap terbuka dan tidak berada di bawah kendali sepihak Iran.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menegaskan bahwa tidak ada negara yang berhak memungut biaya ataupun tarif atas kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Pernyataan itu disampaikan setelah pemerintah AS membatalkan rencana penerapan tarif sebesar 20 persen terhadap setiap muatan kargo yang melewati jalur strategis tersebut.

“Kami ingin mereka melakukan investasi besar-besaran di Amerika Serikat, bukannya memungut biaya. Dan saya sebenarnya menyukai hal tersebut, karena menurut saya tidak seharusnya ada pihak yang memungut biaya untuk selat tersebut atau selat lainnya di mana pun yang melibatkan belahan dunia lainnya,” ujar Trump saat menerima Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi di Gedung Putih.

Pernyataan terbaru IRGC semakin memperbesar ketidakpastian di pasar energi dunia. Selat Hormuz selama ini menjadi jalur vital bagi sekitar seperlima perdagangan minyak global, sehingga setiap gangguan terhadap arus pelayaran berpotensi memicu lonjakan harga minyak dan gas serta meningkatkan biaya logistik internasional.

Pelaku pasar kini mencermati perkembangan konflik antara Washington dan Teheran, mengingat eskalasi lebih lanjut dapat memberikan dampak luas terhadap perekonomian global, terutama negara-negara yang bergantung pada impor energi dari kawasan Timur Tengah.(dhil/dtk)

Topik: Iranirgcselat hormuz

TerkaitBerita

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar
Ekonomi

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

oleh Editor : Akula
22 Oktober 2026
Beredar Isu Privatisasi, CIMB Group Tegas Bantah Rencana Delisting Bank CIMB Niaga (BNGA)bank cim
Bisnis

Beredar Isu Privatisasi, CIMB Group Tegas Bantah Rencana Delisting Bank CIMB Niaga (BNGA)bank cim

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Mulai 2 November 2026, BEI Resmi Keluarkan Saham Kategori HSC dari Penghitungan IHSG
Ekonomi

Mulai 2 November 2026, BEI Resmi Keluarkan Saham Kategori HSC dari Penghitungan IHSG

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Creativillage WCCE 2026 Pamerkan Karya Kreatif Indonesia, dari Fashion Daur Ulang hingga Gym Lokal
Ekonomi

Creativillage WCCE 2026 Pamerkan Karya Kreatif Indonesia, dari Fashion Daur Ulang hingga Gym Lokal

oleh Editor : Akula
22 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

22 Oktober 2026
Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

22 Oktober 2026
The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

22 Oktober 2026
Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

22 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5028 shares
    Share 2011 Tweet 1257
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya