Koranindopos.com, Jakarta – Jakarta kembali bersiap menghadirkan sebuah acara olahraga sekaligus pariwisata kreatif yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Melalui ajang bertajuk Jakarta Loop 2025, masyarakat diajak bersepeda santai sambil mengunjungi berbagai destinasi wisata ibu kota selama 12 jam penuh. Event perdana ini akan berlangsung pada 7–8 November 2025 dengan titik start dan finish di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Betawi Satu Foundation dan resmi diluncurkan di Hotel Tavia Heritage, Jakarta, pada 10 September 2025. Acara peluncuran dihadiri oleh penyelenggara, calon sponsor, hingga mitra strategis yang siap mendukung terciptanya sebuah pengalaman bersepeda yang menggabungkan olahraga, wisata, dan edukasi.
“Ini menjadi momen yang unik karena belum pernah ada agenda seperti ini di Jakarta. Oleh sebabnya, kami mengundang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pertamanan, dan lainnya untuk ikut andil memberikan dukungan terhadap event perdana kami,” ungkap Biem Triani Benyamin, Founder Betawi Satu Foundation.
Enam Destinasi Wisata dalam Satu Rute
Dengan mengusung tagline #AroundJakarta_in12Hours, peserta akan menempuh perjalanan lebih dari 70 kilometer dan singgah di enam destinasi wisata utama. Rute dimulai dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebagai representasi wisata budaya, kemudian menuju Velodrome Rawamangun serta Jakarta International Stadium (JIS) untuk sektor olahraga.
Perjalanan berlanjut ke eks Bandara Kemayoran dan Balai Kota Jakarta yang berdekatan dengan Monumen Nasional sebagai simbol sejarah ibu kota. Pada sore hingga malam hari, peserta juga akan mampir ke Masjid Agung Al-Azhar untuk menikmati suasana religi sekaligus melaksanakan ibadah Maghrib bersama sebelum kembali ke Ragunan sebagai garis akhir.
“Setiap destinasi akan dikunjungi selama satu jam, nanti kami siapkan refreshment, jasa foto, hingga hiburan di sana. Di masing-masing destinasi juga ada aplikasi khusus untuk melihat waktu kedatangan para peserta,” jelas Subuh Raja, Ketua Pelaksana Jakarta Loop 2025.
Selain enam destinasi utama, panitia juga menyiapkan checkpoint bayangan di Taman Sepeda, Toilet Viral, dan Jalan Layang Antasari. Jika izin resmi diberikan, para peserta bisa menikmati panorama city light Jakarta dari atas jalan layang, sebuah pengalaman yang disebut belum pernah ada dalam event sepeda sebelumnya.
“Alasan itu yang membuat Jakarta Loop hadir selama 12 jam karena kami ingin menghadirkan suasana Jakarta pada pagi, siang, hingga malam hari kepada para peserta. Start dimulai pada pagi hari dan berakhir malam hari di lokasi yang sama,” tambah Subuh.
Event Director Jakarta Loop 2025, Muhammad Nachrowi atau akrab disapa Owenk, menekankan bahwa kehadiran rute jalan layang menjadi salah satu daya tarik utama. “Kalau kami sudah mengantongi izin tersebut, sudah dipastikan ini menjadi event bersepeda paling menarik di Jakarta. Karena belum pernah ada yang melakukan sepedaan di jalan layang, hanya ada di kita,” ujarnya.
Berbeda dengan acara gowes lainnya, Jakarta Loop 2025 juga menggabungkan konsep fun bike dengan camping di Ragunan. Peserta bisa mengikuti paket bundling tiga hari dua malam dengan biaya mulai Rp845.000 hingga Rp945.000 per orang.
Tak hanya itu, panitia membuka kesempatan luas bagi semua kalangan untuk ikut serta. “Tidak perlu yang profesional, masyarakat umum juga boleh ikutan. Usia juga tidak kita batasi juga asal memiliki surat keterangan sehat yang keluar pada 7 November 2025. Bagi yang tidak lolos tes kesehatan, tidak bisa mengikuti acara puncaknya di tanggal 8 November,” kata Subuh.
Dengan target 500–750 peserta fun bike, penyelenggara optimistis acara ini mampu menghadirkan hingga 20 ribu pengunjung umum selama dua hari. Bagi pengunjung yang tidak ikut bersepeda, tersedia berbagai program pendukung mulai dari Bazar Kuliner Asia & Food Truck, Pesta Zumba, Bursa Sepeda, hingga pertunjukan musik.
Untuk menarik antusiasme peserta, panitia menyiapkan hadiah uang tunai serta barang dengan total nilai ratusan juta rupiah. Lebih jauh lagi, mereka juga mengusahakan adanya Piala Gubernur sebagai simbol prestise bagi pemenang kompetisi.
Marketing Director Jakarta Loop, Wenny Setyawati, menegaskan bahwa tujuan utama bukanlah adu kecepatan, melainkan pengalaman menikmati Jakarta. “Peserta tidak perlu yang jago balapan sepeda karena di sini kita main fun saja sambil menikmati sejarah kota Jakarta. Ini akan menjadi event yang sangat berkualitas karena berbeda dari yang lainnya,” ujarnya.
Pendaftaran peserta sudah dibuka sejak 17 Agustus 2025 melalui laman yesplis.com. Harga tiket reguler ditetapkan Rp350.000 per orang, sementara tiket early bird dibanderol Rp295.000.
Sebagai penutup, panitia menyiapkan kampanye zero waste untuk menjaga lingkungan. “Kami akan mengakhiri acara ini dengan sebuah kampanye green event berupa zero waste. Dengan harapan besar, event ini selesai tidak meninggalkan sampah dan tidak menimbulkan masalah lingkungan,” tutup Subuh. (Brg/Kul)










