Minggu, 13 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Insto Dry Eyes Bebas Mata “SePeLe”

Kenali Gejala Mata Kering : Sepet, Perih,Lelah

Editor : Doe oleh Editor : Doe
6 Januari 2026
in Kesehatan
A A
0
Insto Dry Eyes Bebas Mata “SePeLe”
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Pada era modern saat ini orang sering abai dengan kesehatan mata, padahal mata merupakan indra utama dan juga indra yang   sangat penting untuk mendukung  kegiatan sehari-hari seperti membaca, berkomunikasi, bekerja, menikmati keindahan alam dan kegiatan visual lainnya.

Ironisnya, pada umumnya  orang baru menyadari pentingnya mata ketika sudah merasakan ketidaknyamanan. Salah satu gangguan paling umum tetapi kerap dianggap sepele adalah mata kering.

Mata kering mungkin terdengar seperti masalah ringan, namun faktanya kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas. Gejalanya beragam, mulai dari mata terasa sepet, perih, mengganjal, hingga cepat lelah. Sebagian orang mungkin hanya mengedip lebih sering untuk mengatasinya, sebagian lain membiarkannya begitu saja dengan harapan keluhan akan hilang sendiri. Padahal, tanpa penanganan yang tepat, mata kering bisa berdampak pada kualitas penglihatan dan kenyamanan dalam jangka panjang.

Baca juga : INSTO Luncurkan INSTO Cool, Cool-nya Bikin Seger

Artikel Terkait

Diet Pemula Tak Harus Stop Nasi, Dokter Gizi Ungkap Takaran Sarapan yang Pas

87 Siswa di Taiwan Diare Usai Makan Siang Gratis, Dapur Penyedia Langgar 5 Aturan Higiene

Kasus ISPA di Depok Melonjak Jadi 1.619, Dinkes Waspadai Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Menariknya, banyak dari kita mungkin mengalami mata kering tanpa sadar. Sebuah data menunjukkan bahwa prevalensi mata kering di Jakarta dan Bandung mencapai 41%, bahkan  dan angka ini menjadi bukti bahwa mata kering bukanlah masalah kecil. Lebih mengejutkan lagi karena sebagian orang dengan mata kering tidak menyadarinya, atau menganggap bahwa kondisi tersebut hanya efek kurang tidur atau kelelahan biasa. Inilah yang membuat edukasi mengenai mata kering menjadi penting.

Lalu apa sebenarnya mata kering itu? Apa penyebabnya? Mengapa masyarakat harus mulai memperhatikan gejalanya? Dan bagaimana cara mengatasinya agar aktivitas tetap nyaman? Artikel ini akan mengulas lebih dalam tentang mata kering, tanda-tandanya, pentingnya tidak menganggap sepele, serta bagaimana INSTO Dry Eyes dapat menjadi salah satu solusi instan dan praktis untuk membantu meredakan gejala mata kering.

Mengapa Mata Kering Sering Dianggap Sepele?

Manusia adalah makhluk yang sangat mengandalkan visual. Ketika mata bekerja dengan baik, setiap aktivitas terasa normal. Ketika ada sedikit iritasi, kemerahan, atau rasa tidak nyaman, sebagian orang masih memilih mengabaikannya dengan alasan “ah, ini hanya capek”, “nanti juga hilang sendiri”, atau “mungkin karena kurang tidur”. Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mata masih belum sekuat kesadaran mereka terhadap sakit kepala atau demam.

Gejalanya muncul perlahan dan tidak tiba-tiba parah,  Mata mungkin hanya terasa sedikit perih atau kering pada awalnya. Karena tidak menghambat aktivitas secara frontal, orang cenderung membiarkannya.
Tingkat toleransi tubuh terhadap ketidaknyamanan cukup tinggi Tanpa disadari, tubuh beradaptasi dengan ketidaknyamanan ringan, termasuk pada mata.

Masyarakat lebih fokus pada masalah kesehatan yang mengancam. Gangguan kecil dianggap biasa, padahal bisa berkembang. Kurangnya edukasi mengenai mata kering Banyak yang belum tahu bahwa mata kering adalah kondisi medis yang nyata dan bisa diatasi dengan tepat.

Padahal, tanpa pelumas dan kelembapan yang cukup, mata tidak bisa bekerja optimal. Air mata bukan hanya cairan, melainkan sistem pelindung lengkap yang menjaga mata tetap sehat. Air mata mengandung lipid (minyak), air, dan mukus yang menciptakan lapisan pelindung pada permukaan mata. Ketika produksi air mata menurun atau kualitasnya buruk, mata menjadi lebih sensitif terhadap lingkungan, debu, cahaya, dan aktivitas visual intens seperti menatap layar.

Prevalensi Mata Kering Tinggi di Kota Besar— Mengapa Bisa Begitu?

Sebagaimana disampaikan sebelumnya data menunjukkan bahwa 41% masyarakat di Jakarta dan Bandung mengalami mata kering. Angka ini cukup besar mengingat dua kota tersebut merupakan pusat aktivitas urban dengan mobilitas tinggi.

Beberapa faktor pemicu mata kering di Kota Besar antara lain:
1. Paparan layar digital berjam-jam,  Laptop, ponsel, tablet, smart TV — semuanya hampir tidak bisa lepas dari kehidupan modern. Ketika menatap layar, intensitas berkedip menurun sehingga produksi air mata berkurang. Hal ini menyebabkan permukaan mata cepat kering.

2. Lingkungan berpolusi
Kota besar memiliki tingkat polusi udara tinggi. Debu dan partikel kecil mudah masuk ke mata dan memicu iritasi serta kekeringan.

3. Penggunaan AC berlebihan
Ruangan ber-AC menyerap kelembapan udara, termasuk kelembapan alami mata. Orang yang bekerja dalam ruangan tertutup biasanya lebih rentan mengalami mata kering.

4. Kurangnya paparan alam
Mata membutuhkan waktu istirahat dengan melihat jarak jauh atau lingkungan hijau. Aktivitas urban yang lebih banyak dalam ruangan membuat mata bekerja ekstra.

5. Mobilitas dan stres
Stres dapat memengaruhi keseimbangan hormon tubuh, termasuk produksi air mata.Tidak heran jika banyak pekerja kantoran, mahasiswa, pegiat gadget, hingga driver online sering mengeluh mata mudah perih, mengganjal, atau cepat lelah — tanda potensial mata kering.

Kenali Gejala Mata Kering: Sepet, Perih, dan Lelah (SePeLe)

Agar tidak disepelekan, penting untuk mengenali tanda-tanda mata kering sedini mungkin. Salah satu kampanye edukatif menyebutkan gejala mata kering dengan istilah SePeLe: Sepet, Perih, dan Lelah.

Mari pahami satu per satu:

1. Sepet
Mata terasa berat, seperti kurang fokus atau seperti berkabut. Kondisi ini sering muncul saat mata menatap layar terlalu lama atau berada di ruangan berpendingin udara.

2. Perih
Sensasi pedih atau panas di mata. Biasanya disertai rasa ingin mengucek mata, padahal mengucek hanya memberi rasa lega sesaat dan justru berisiko menyebabkan iritasi.

3. Lelah
Mata mudah lelah bahkan saat baru sebentar bekerja. Membaca atau mengetik terasa lebih berat, dan fokus visual menurun.

Jika tiga gejala ini sering muncul, bisa jadi mata sedang berada dalam kondisi kering dan membutuhkan pertolongan. Yang mengkhawatirkan, banyak orang tidak sadar bahwa rasa SePeLe tersebut adalah keluhan medis. Tanpa penanganan, kondisi bisa memburuk hingga menyebabkan mata sensitif terhadap cahaya, penglihatan kabur sementara, dan infeksi pada permukaan mata.

Mengapa Kita Tidak Boleh Menganggap Mata Kering Sepele?

Mata kering memang bukan penyakit mematikan, tetapi dampaknya pada kualitas hidup tidak bisa diabaikan. Produktivitas kerja terganggu, fokus menurun, hingga menimbulkan rasa tidak nyaman sepanjang hari. Bagi orang yang banyak berkegiatan visual — seperti editor, desainer, programmer, mahasiswa, pekerja administrasi — mata adalah aset utama.

Dalam jangka panjang, mata kering yang tidak ditangani dapat memicu:

  • Radang pada permukaan mata (keratitis)
  • Luka pada kornea
  • Infeksi berulang
  • Sensitivitas cahaya ekstrem
  • Penglihatan seperti berbayang

Oleh karena itu, menjaga kesehatan mata harus menjadi kebiasaan sama pentingnya dengan menjaga kesehatan tubuh lain.

Langkah Sederhana untuk Mencegah Mata Kering 

Beberapa kebiasaan kecil dapat membantu menjaga kelembapan mata:

Ikuti aturan 20-20-20 Setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.

Berkedip lebih sering Latih mata untuk berkedip, terutama saat fokus bekerja.

Perbanyak minum air putih Tubuh terhidrasi = mata terhidrasi.

Atur pencahayaan ruangan Hindari layar yang terlalu terang atau pantulan cahaya berlebih.

Kurangi penggunaan AC berlebihan Jika memungkinkan, beri jeda keluar mencari udara segar.

Gunakan pelumas mata (obat tetes mata) Solusi cepat untuk menjaga kelembapan mata.

Di antara berbagai cara menjaga mata, obat tetes pelumas mata merupakan solusi praktis yang bisa digunakan kapan saja saat gejala muncul.

INSTO Dry Eyes — Solusi untuk Mata Kering dan Gejala SePeLe

Mata kering membutuhkan pelumas yang dapat menggantikan atau menambah kelembapan alami mata. Salah satu solusi tepat yang bisa digunakan adalah INSTO Dry Eyes. Produk ini bekerja sebagai lubricant eye drops yang membantu meredakan gejala mata kering seperti sepet, perih, dan lelah, sesuai dengan kampanye SePeLe.

Beberapa keunggulan INSTO Dry Eyes:

  • Mengandung bahan yang dapat membantu melumasi permukaan mata.
  • Praktis digunakan di mana saja.
    Cocok untuk pengguna gadget yang sering bekerja dengan visual intens.
  • Membantu memberikan rasa nyaman pada mata dalam waktu relatif cepat.

Dengan penggunaan teratur sesuai kebutuhan, INSTO Dry Eyes dapat menjadi teman setia untuk menghadapi rutinitas sehari-hari yang padat.

Menurut Senior Vice President Marketing & International Operations Combiphar, Weitarsa Hendarto, INSTO merupakan brand tetes mata keluaran PT Combiphar, perusahaan consumer healthcare terdepan di Indonesia yang mengutamakan kesehatan konsumen. INSTO saat ini memiliki dua varian, yaitu INSTO Regular untuk mengatasi kemerahan dan rasa perih di mata yang disebabkan oleh iritasi ringan, dan INSTO Dry Eyes yang digunakan untuk memberikan efek pelumas seperti air mata, mengatasi gejala kekeringan pada mata dan meringankan iritasi mata yang disebabkan kekurangan produksi air mata.

“Adanya varian terbaru INSTO Cool ini akan melengkapi fungsi dari INSTO yang tidak hanya sekadar mengatasi permasalahan pada mata, namun juga sekaligus memenuhi kebutuhan konsumen yang sangat menyukai sensasi dingin pada tetes matanya,” papar Weitarsa

Kini Saatnya Bebas dari Gejala SePeLe
Mata kering bukanlah masalah kecil. Dengan prevalensi mencapai 41% di wilayah Jakarta dan Bandung, angka ini menunjukkan bahwa banyak orang yang mungkin sedang mengalaminya tanpa sadar.

Gejala SePeLe (Sepet, Perih, Lelah) harus menjadi alarm bahwa mata kita membutuhkan perhatian.
Jangan tunggu gejala menjadi parah. Kenali tandanya sejak awal, perbaiki kebiasaan visual, dan sediakan solusi yang tepat agar mata tetap sehat. Salah satu langkah praktis yang dapat dilakukan adalah menggunakan INSTO Dry Eyes sebagai penolong cepat saat gejala muncul.

Karena hidup yang produktif dimulai dari mata yang nyaman. Mari jaga kesehatan mata, karena bekerja, belajar, dan menikmati waktu dengan keluarga lebih indah jika kita bebas mata SePeLe. (doe)

TerkaitBerita

Diet Pemula Tak Harus Stop Nasi, Dokter Gizi Ungkap Takaran Sarapan yang Pas
Kesehatan

Diet Pemula Tak Harus Stop Nasi, Dokter Gizi Ungkap Takaran Sarapan yang Pas

oleh Editor : Affandy
12 September 2026
87 Siswa di Taiwan Diare Usai Makan Siang Gratis, Dapur Penyedia Langgar 5 Aturan Higiene
Kesehatan

87 Siswa di Taiwan Diare Usai Makan Siang Gratis, Dapur Penyedia Langgar 5 Aturan Higiene

oleh Editor : Affandy
11 September 2026
Kasus ISPA di Depok Melonjak Jadi 1.619, Dinkes Waspadai Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Kesehatan

Kasus ISPA di Depok Melonjak Jadi 1.619, Dinkes Waspadai Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

oleh Editor : Affandy
11 September 2026
Waspada Ibu Kurang Gizi, Anak yang Hanya Andalkan ASI Bisa Terancam Stunting
Kesehatan

Waspada Ibu Kurang Gizi, Anak yang Hanya Andalkan ASI Bisa Terancam Stunting

oleh Editor : Affandy
10 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

TREN BARU: Sejumlah peserta ajang fitness racing, Hyrox. (Foto Ilustrasi: Primafit.com)

Kejar Garis Finis Hyrox Jadi Tren Traveling Modern

13 September 2026
HILANG KONTAK: Kapal Virgo Transport 8 yang diduga hilang kontak di perairan Laut Jawa. (Foto: Dok./ Istimewa).

Basarnas Kirim Personel Cari Kapal Virgo Transport 8 Yang Hilang di Laut Jawa

13 September 2026
Hillary Brigitta Lasut Pimpin Natal Nasional GEMPAR 2026 di Sulawesi Utara

Hillary Brigitta Lasut Pimpin Natal Nasional GEMPAR 2026 di Sulawesi Utara

13 September 2026
Lima Jurnalis Hilang di Krakatau, Novita Emilda Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Korban

Lima Jurnalis Hilang di Krakatau, Novita Emilda Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Korban

13 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4515 shares
    Share 1806 Tweet 1129
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    867 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Keputusan Juventus Lepas Dusan Vlahovic Dipertanyakan

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya