Kamis, 16 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Jupnas Gizi Minta Pemerintah Buka Kejelasan Nasib MBG dan SPPG Pasca Moratorium

Editor : Akula oleh Editor : Akula
11 Juni 2026
in Nasional
A A
0
Jupnas Gizi Minta Pemerintah Buka Kejelasan Nasib MBG dan SPPG Pasca Moratorium

Ketua Umum Jupnas Gizi, Rival Achmad Labbaika, mengatakan berbagai persoalan yang muncul di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk kasus hukum yang menyeret sejumlah pimpinan lembaga, membuat publik semakin menaruh perhatian terhadap tata kelola MBG. (Foto. Dokpri)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Kebijakan moratorium dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai menimbulkan tanda tanya besar bagi para mitra, investor, hingga masyarakat yang menunggu manfaat program tersebut. Forum Jurnalis Ketahanan Pangan dan Gizi Indonesia (Jupnas Gizi) meminta pemerintah segera memberikan kepastian terkait arah kebijakan program tersebut.

Ketua Umum Jupnas Gizi, Rival Achmad Labbaika, mengatakan berbagai persoalan yang muncul di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk kasus hukum yang menyeret sejumlah pimpinan lembaga, membuat publik semakin menaruh perhatian terhadap tata kelola MBG.

Menurutnya, karena MBG merupakan program strategis nasional dengan dukungan anggaran besar, setiap persoalan yang muncul tidak bisa dianggap sebagai masalah biasa.

“Kasus hukum yang melibatkan tiga pimpinan BGN tentu menjadi catatan serius. Karena ini bukan program biasa. MBG adalah program strategis nasional dengan anggaran yang besar. Karena itu, publik wajar mempertanyakan bagaimana tata kelola, sistem pengawasan, dan kualitas kepemimpinan yang selama ini mengawal program tersebut,” ujar Rival.

Artikel Terkait

FGD Badan Pengkajian MPR Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

Pimpinan Baru KPPU Fokus Pencegahan Untuk Jaga Iklim Usaha

MPR RI Ajak Pelajar Gen Z Jadi Garda Terdepan Melawan Hoaks di Era Digital

Ia menilai pemerintah perlu menjadikan situasi ini sebagai momentum evaluasi agar pelaksanaan program tetap berjalan sesuai tujuan awal.

Selain itu, Rival menyoroti dampak moratorium terhadap yayasan dan mitra pelaksana yang telah menyiapkan berbagai kebutuhan operasional. Mulai dari pembangunan fasilitas, pengadaan peralatan, hingga perekrutan tenaga kerja disebut telah dilakukan berdasarkan kebijakan yang sebelumnya disampaikan pemerintah.

“Banyak pihak yang sudah mengeluarkan investasi, mempersiapkan bangunan, membeli peralatan, merekrut tenaga kerja, dan mengambil berbagai keputusan berdasarkan arah kebijakan yang sebelumnya disampaikan pemerintah. Ketika kemudian terjadi moratorium tanpa kejelasan mengenai batas waktu maupun tindak lanjutnya, tentu muncul ketidakpastian yang dirasakan oleh para mitra,” katanya.

Menurut Rival, persoalan tersebut tidak hanya berdampak pada aspek bisnis, tetapi juga menyentuh tingkat kepercayaan masyarakat terhadap program MBG.

“Di balik setiap SPPG yang tertunda ada investasi yang sudah dikeluarkan, ada tenaga kerja yang menunggu kepastian, dan ada masyarakat yang berharap segera menjadi penerima manfaat. Karena itu saya melihat persoalan ini juga menyangkut kepercayaan publik yang sejak awal menjadi modal penting keberhasilan Program MBG,” ucapnya.

Ia mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam menentukan nasib Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini masih berada pada tahap persiapan. Menurutnya, keputusan penghentian tanpa alasan yang jelas berpotensi memunculkan persoalan baru.

“Apabila terdapat keputusan yang menyebabkan sejumlah titik SPPG yang berada dalam proses persiapan dan memenuhi ketentuan tidak dilanjutkan tanpa dasar yang jelas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, maka kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan hukum,” tegas Rival.

Rival menambahkan bahwa titik-titik SPPG yang sedang dipersiapkan tidak sekadar tercatat dalam dokumen administrasi. Di baliknya terdapat investasi yang telah berjalan, kontrak kerja yang dibuat, serta harapan masyarakat yang menunggu realisasi program.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam setiap keputusan yang diambil pemerintah. Menurutnya, masyarakat berhak memperoleh penjelasan apabila kebijakan yang diterapkan berpotensi menimbulkan kerugian maupun ketidakpastian.

“Rakyat adalah pemilik kedaulatan dalam negara. Ketika terdapat kebijakan yang berpotensi menimbulkan kerugian, ketidakpastian, atau hilangnya kepercayaan publik, maka rakyat berhak meminta penjelasan dan pertanggungjawaban dari penyelenggara negara,” katanya.

Di sisi lain, Rival menanggapi pernyataan BGN yang menyebut fokus lembaga saat ini lebih diarahkan pada efisiensi dan perbaikan tata kelola. Ia menilai langkah tersebut penting, namun tidak boleh mengurangi komitmen pemerintah dalam memperluas jangkauan penerima manfaat.

“Saya memahami bahwa perbaikan tata kelola dan efisiensi itu penting. Tidak ada program nasional yang bisa berjalan baik tanpa sistem yang kuat. Namun persoalannya, ketika masih banyak calon penerima manfaat yang belum terlayani dan banyak SPPG yang masih dalam tahap persiapan, publik dapat melihat adanya pergeseran fokus dari percepatan perluasan manfaat menuju konsolidasi internal lembaga,” ujarnya.

Karena itu, Jupnas Gizi meminta pemerintah segera menyampaikan peta jalan pelaksanaan MBG setelah moratorium, termasuk kejelasan mengenai target penerima manfaat dan status SPPG yang masih dalam proses persiapan.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah kepastian dan transparansi. Pemerintah perlu menjelaskan kepada publik bagaimana program ini akan dilanjutkan, bagaimana nasib SPPG yang sedang dalam proses persiapan, dan bagaimana komitmen terhadap perluasan manfaat tetap dijalankan. Itu penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat maupun para mitra yang telah mendukung program ini,” kata Rival. (BRG/Kul)

 

Topik: Jupnas GiziMBG

TerkaitBerita

FGD Badan Pengkajian MPR Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila
Nasional

FGD Badan Pengkajian MPR Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

oleh Editor : Affandy
16 Juli 2026
KETERANGAN PERS: Ketua KPPU Gopprera Panggabean (kiri) dan Wakil Ketua KPPU Hilman Pujana memberikan keterangan saat Coffee Afternoon Media Meeting di Gedung KPPU, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu, (15/7/2026). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)
Nasional

Pimpinan Baru KPPU Fokus Pencegahan Untuk Jaga Iklim Usaha

oleh Editor : Memoarto
16 Juli 2026
MPR RI Ajak Pelajar Gen Z Jadi Garda Terdepan Melawan Hoaks di Era Digital
Nasional

MPR RI Ajak Pelajar Gen Z Jadi Garda Terdepan Melawan Hoaks di Era Digital

oleh Editor : Affandy
16 Juli 2026
Bamsoet Dorong Penguatan Implementasi Perlindungan Hak Pendidikan Penyandang Disabilitas
Nasional

Bamsoet Dorong Penguatan Implementasi Perlindungan Hak Pendidikan Penyandang Disabilitas

oleh Editor : Affandy
16 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

FGD Badan Pengkajian MPR Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

FGD Badan Pengkajian MPR Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

16 Juli 2026
KETERANGAN PERS: Ketua KPPU Gopprera Panggabean (kiri) dan Wakil Ketua KPPU Hilman Pujana memberikan keterangan saat Coffee Afternoon Media Meeting di Gedung KPPU, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu, (15/7/2026). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Pimpinan Baru KPPU Fokus Pencegahan Untuk Jaga Iklim Usaha

16 Juli 2026
PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian

PERKI Dorong Transformasi Layanan Jantung Nasional, Fokus Bangun Kepercayaan dan Kemandirian

16 Juli 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp2.000 per Gram, Kini Dibanderol Rp2,633 Juta

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp2.000 per Gram, Kini Dibanderol Rp2,633 Juta

16 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    540 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Tawarkan Performa Responsif dan Desain Premium

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya