JAKARTA, koranindopos, com-Para atlet dan pengurus cabang olahraga (cabor) DKI wajib menjalani karantina setelah berjuang di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Untuk menyediakan fasilitas karantina, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melalui dinas pemuda dan olahraga (dispora) berkolaborasi dengan PT Jakarta Tourisindo/Jakarta Experience Board (JXB).
Kadispora DKI Ahmad Firdaus menerangkan, ada sekitar 600 atlet dan pengurus cabor yang datang dari Papua secara bertahap. Setiba di ibu kota, mereka akan diarahkan ke Grand Cempaka Business Hotel dan D’Arcici Sunter Hotel. ’’Para atlet dan pengurus akan langsung disambut dan dijemput dari bandara. Setelah empat hari menjalani karantina, para atlet dan pengurus akan melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes PCR untuk memastikan kondisi kesehatan,’’ ujarnya.
Direktur Utama JXB Novita Dewi menambahkan, pihaknya menyiapkan 305 kamar karantina untuk menampung atlet DKI. Perinciannya, 200 kamar berada di Grand Cempaka Business Hotel dan 105 kamar di D’Arcici Sunter Hotel. ’’Para atlet dan pengurus yang datang akan didata lebih dulu. Setelah itu, akan langsung menuju kamar masing-masing. Fasilitas yang kami siapkan, di antaranya, kamar dengan kapasitas dua orang per kamar. Serta sarapan, makan siang, dan makan malam,’’ jelasnya.
Novita menerangkan, fasilitas karantina tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan para atlet dan pengurus kontingen DKI. Hal itu sekaligus menjadi upaya untuk meminimalkan penyebaran virus Covid-19. ’’Kami berharap seluruh atlet dan para pengurus dapat beristirahat dengan nyaman dan kembali ke kediaman masing-masing dalam keadaan sehat,’’ ucap Novita. (fri/brg)










