Senin, 27 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Kasus Korupsi Triliunan Rupiah Terungkap, Pakar Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
6 Maret 2025
in Nasional
A A
0
korupsi
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Belakangan ini, sejumlah kasus korupsi dengan kerugian negara yang mencapai triliunan rupiah semakin banyak terungkap oleh aparat penegak hukum. Salah satu kasus terbesar yang saat ini tengah diusut oleh Kejaksaan Agung adalah dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dengan nilai kerugian mencapai Rp 193,7 triliun.

Menanggapi maraknya kasus korupsi yang merugikan negara dalam jumlah fantastis, Pakar Hukum Hardjuno Wiwoho menilai bahwa ada satu instrumen hukum yang dapat menjadi solusi ampuh, yaitu Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Menurutnya, pengesahan RUU ini sangat mendesak dan tidak boleh ditunda lagi.

“Saya kira, pengesahan RUU Perampasan Aset menjadi UU adalah harga mati. Tidak boleh ditunda lagi,” ujar Hardjuno dalam keterangannya pada Rabu (5/3/2025).

Koruptor yang hanya dijatuhi hukuman penjara tidak cukup untuk memberikan efek jera. Tanpa mekanisme perampasan aset yang kuat, negara kesulitan mengembalikan uang hasil korupsi yang telah dicuri. Berikut beberapa alasan mengapa RUU ini perlu segera disahkan:

Artikel Terkait

PNJ Dorong Daya Saing UMKM Perempuan Lewat Smart Budgeting

Klinik Pratama MPR Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Perbaikan Layanan Berkelanjutan

Taufik Basari: Pelaksanaan Reforma Agraria Masih Jauh dari Cita-Cita Pendiri Bangsa

  1. Memastikan Pengembalian Kerugian Negara – Aset yang diperoleh dari hasil tindak pidana korupsi dapat langsung disita dan dikembalikan ke negara.
  2. Efek Jera bagi Koruptor – Koruptor tidak hanya dipenjara tetapi juga kehilangan seluruh hasil kejahatannya.
  3. Mempercepat Proses Hukum – Dengan adanya regulasi yang jelas, proses penyitaan aset tidak perlu bergantung pada vonis pidana terlebih dahulu.
  4. Mengurangi Modus Operandi Koruptor – Tanpa celah untuk menyembunyikan aset, para pelaku kejahatan keuangan akan berpikir dua kali sebelum melakukan tindak pidana korupsi.

Publik semakin mendesak agar pemerintah dan DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset. Kasus-kasus besar seperti dugaan korupsi tata kelola minyak mentah yang sedang diselidiki Kejaksaan Agung menunjukkan bahwa negara membutuhkan regulasi yang lebih tegas dalam menindak pelaku korupsi.

Jika RUU ini disahkan, maka Indonesia akan memiliki instrumen hukum yang lebih kuat dalam memberantas korupsi, tidak hanya dengan menjatuhkan hukuman pidana, tetapi juga dengan mengambil kembali aset yang telah dikorupsi.(dhil)

Topik: KorupsiRUU

TerkaitBerita

PNJ Dorong Daya Saing UMKM Perempuan Lewat Smart Budgeting
Nasional

PNJ Dorong Daya Saing UMKM Perempuan Lewat Smart Budgeting

oleh Editor : Hana
27 Juli 2026
Klinik Pratama MPR Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Perbaikan Layanan Berkelanjutan
Nasional

Klinik Pratama MPR Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Perbaikan Layanan Berkelanjutan

oleh Editor : Affandy
26 Juli 2026
Taufik Basari: Pelaksanaan Reforma Agraria Masih Jauh dari Cita-Cita Pendiri Bangsa
Nasional

Taufik Basari: Pelaksanaan Reforma Agraria Masih Jauh dari Cita-Cita Pendiri Bangsa

oleh Editor : Affandy
26 Juli 2026
Hari Anak Nasional Jadi Momentum Mendorong Anak Aktif Bermain Lewat Gerakan #BiarkanMerekaBerlari
Nasional

Hari Anak Nasional Jadi Momentum Mendorong Anak Aktif Bermain Lewat Gerakan #BiarkanMerekaBerlari

oleh Editor : Affandy
26 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

PNJ Dorong Daya Saing UMKM Perempuan Lewat Smart Budgeting

PNJ Dorong Daya Saing UMKM Perempuan Lewat Smart Budgeting

27 Juli 2026
LAGA SENGIT: Aksi Malik Risaldi pada laga Persebaya lawan Persija di Piala Presiden 2026. (Foto: (c) Dok. Persebaya)

Kekalahan Persija Menyisakan Catatan Bagi Shin Tae-yong

27 Juli 2026
TUNTUT KEADILAN: Bocah perempuan ini menangisi jasad ayahnya yang meninggal akibat diduga dihakimi massa setelah tertangkap mencuri seekor ayam di Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali pada Jumat (24/7/2026). (Foto: Tangkapan layar)

Ayam dan Emas di Mata Hukum

27 Juli 2026
Klinik Pratama MPR Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Perbaikan Layanan Berkelanjutan

Klinik Pratama MPR Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Perbaikan Layanan Berkelanjutan

26 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4068 shares
    Share 1627 Tweet 1017
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    600 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Bocoran iPhone 18 Pro: Kamera Disebut Bakal Jadi yang Tercanggih Sepanjang Sejarah Apple

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya