CIPUTAT, koranindopos.com–Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel Abdul Rojak mengundang seluruh biro travel terkait pembukaan umrah. Mereka diminta untuk mempersiapkan data dan dokumen terkait pelaksanaan pembukaan ibadah umrah.
’’Karena situasi pandemi, jadi belum berani memberangkatkan banyak dulu. Laporan yang masuk, sudah ada sekitar 50,’’ kata Rojak kepada awak media.
Menurut Rojak, jamaah yang mendaftar belum terlalu banyak. Prinsipnya, bila para calon jamaah sudah mempunyai syarat lengkap, pihaknya akan mengajukan nama mereka ke Kemenag.
Saat ini, pihaknya hanya diberi tugas mendata berapa banyak jamaah yang akan berangkat umrah. Administrasinya dilengkapi. Setelah dinyatakan lengkap semua, jamaah segera mengajukan pemberangkatan. ’’Soal vaksin sama. Sekarang jenis vaksin apa saja sudah bisa. Harus dua kali vaksin. Nanti, bisa melakukan vaksin (dosis ketiga) di negara tujuan di Arab Saudi,’’ tuturnya.
Dibukanya umrah, kara Rojak, pihaknya juga berharap ibadah haji dibuka. ’’Soal haji, belum berani bicara apa-apa karena waktunya masih agak panjang. Jadi, masih perlu persiapan-persiapan lebih lanjut,’’ tambahnya.
Kasi Pelayanan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Tangsel Tutun H.S. mengatakan, ada 40 biro penyelenggara perjalanan umrah dan haji di Tangsel. Jumlah itu paling banyak bila dibandingkan dengan kabupaten atau kota lain di Provinsi Banten. ’’Biasanya, sebelum pandemi itu, setiap travel bisa memberangkatkan ratusan orang setiap bulan,’’ katanya. Sebab, pangsa pasarnya tidak hanya warga Tangsel.
Dia menambahkan, saat ini, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Tangsel dan Kantor Imigrasi Tangerang untuk mempersiapkan pemberangkatan jamaah calon haji 2022. Sebab, sejak 2020, tidak ada jamaah yang diberangkatkan.
’’Seperti vaksin sudah dua tahun, itu harus diulang lagi. Itu vaksin meningitis dan influenza. Kalau meningitis gratis, influenza berbayar. Itu langsung ke puskesmas,’’ tuturnya. Pihaknya juga mengoordinasikan persiapan vaksin Covid-19.
Sementara itu, untuk koordinasi dengan Kantor Imigrasi Tangerang, dokumen keimigrasian para calon jamaah dilengkapi. Misalnya, paspor yang sudah expired. ’’Kira-kira bulan Maret atau April nanti untuk pemberangkatan 2022. Semua sudah harus siap,’’ tambahnya. (bbg/brg)










