Selasa, 11 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

KemenP2MI Perkirakan 50.000 PMI Akan Dideportasi Dari Malaysia Tahun Ini  

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
18 Februari 2026
in Nasional
A A
0
FASILITASI PMI: Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) Mukhtarudin (kiri) menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Malaysia Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo di Kantor Kementerian P2MI, Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu (18/2/2026). (FOTO: HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)

FASILITASI PMI: Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) Mukhtarudin (kiri) menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Malaysia Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo di Kantor Kementerian P2MI, Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu (18/2/2026). (FOTO: HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com,JAKARTA – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) memperkirakan ada 50.000 pekerja migran Indonesia (PMI) yang akan dideportasi dari Malaysia. Mereka adalah PMI yang berangkat bekerja ke Negeri Jiran melalui jalur non-prosedural. Sebelumnya, kementerian tersebut telah memfasilitasi pemulangan 56.000 WNI akibat dideportasi sepanjang Januari 2023 hingga Desember 2025. Hal tersebut disampaikan Menteri P2MI Mukhtarudin saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Malaysia Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo di Kantor Kementerian P2MI, Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu (18/2/2026).

”Malaysia masih menjadi destinasi utama PMI karena faktor bahasa dan kedekatan geografis. Namun, sektor low-skill terutama industri perkebunan masih menghadapi persoalan serius, termasuk penempatan non-prosedural,” kata Mukhtarudin.

Mukhtarudin menjelaskan, penguatan shelter akan dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah guna memastikan proses pemulangan berjalan humanis dan terkoordinasi. “Kita perlu kesiapan anggaran dan fasilitas, termasuk shelter di wilayah perbatasan seperti Kalimantan Barat, Kepulauan Riau dan Kalimantan Utara,” ujar Mukhtarudin.

Mukhtarudin juga mengatakan, salah satu terobosan yang dibahas adalah rencana pendataan nasional terhadap PMI di Malaysia yang belum tercatat dalam sistem resmi. Pendataan baik daring maupun luring akan didukung KBRI Kuala Lumpur untuk memperkuat basis perlindungan. ”Kita tidak bisa melindungi mereka jika kita tidak tahu posisi dan tempat kerja mereka,” tambah Mukhtarudin.

Artikel Terkait

Enam Provinsi Jadi Wilayah Paling Rawan Karhutla, Pemerintah Kerahkan 43 Helikopter

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Emas 74 Kg dan Uang Rp 543 M

Gudang Sekolah di Penjaringan Jakut Terbakar, 14 Armada Damkar Dikerahkan

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan kebijakan perlindungan sekaligus transformasi tata kelola penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia pada 2026. Menurut Mukhtarudin, perubahan status dari badan menjadi kementerian merupakan wujud komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pelindungan PMI. “Transformasi ini memastikan fokus pada dua hal utama, yakni penguatan perlindungan dari hulu ke hilir dan peningkatan kapasitas SDM migran menuju level middle hingga high skill,” ujar Mukhtarudin. (hrs/mmr)

Topik: KemenP2MI

TerkaitBerita

Enam Provinsi Jadi Wilayah Paling Rawan Karhutla, Pemerintah Kerahkan 43 Helikopter
Nasional

Enam Provinsi Jadi Wilayah Paling Rawan Karhutla, Pemerintah Kerahkan 43 Helikopter

oleh Editor : Affandy
11 Agustus 2026
KASUS TPPU: Kejagung usut TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah. (Foto: ANTARA FOTO/)
Nasional

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Emas 74 Kg dan Uang Rp 543 M

oleh Editor : Memoarto
11 Agustus 2026
Gudang Sekolah di Penjaringan Jakut Terbakar, 14 Armada Damkar Dikerahkan
Peristiwa

Gudang Sekolah di Penjaringan Jakut Terbakar, 14 Armada Damkar Dikerahkan

oleh Editor : Affandy
10 Agustus 2026
KPK Sita Dokumen Proyek PUPR hingga Rekaman CCTV Hotel dalam Kasus Bupati Pemalang
Nasional

KPK Sita Dokumen Proyek PUPR hingga Rekaman CCTV Hotel dalam Kasus Bupati Pemalang

oleh Editor : Affandy
10 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Enam Provinsi Jadi Wilayah Paling Rawan Karhutla, Pemerintah Kerahkan 43 Helikopter

Enam Provinsi Jadi Wilayah Paling Rawan Karhutla, Pemerintah Kerahkan 43 Helikopter

11 Agustus 2026
KASUS TPPU: Kejagung usut TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah. (Foto: ANTARA FOTO/)

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Emas 74 Kg dan Uang Rp 543 M

11 Agustus 2026
KATA SEPAKAT: Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih. (Foto Ilustrasi: Twitter/@IsraeliPM)

Senator AS Sebut Trump Telah Kalah Dalam Perang Iran

11 Agustus 2026
HASIL MENGECEWAKAN: Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez. (Foto: (c) Ducati Corse)

Hasil MotoGP Inggris Menjadi Pukulan Berat Bagi Marc Marquez

11 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4292 shares
    Share 1717 Tweet 1073
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 784 Personel Gabungan Disiagakan

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya