Rabu, 26 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Kemensos: Sebagian Besar Penyintas Gempa NTT Tidak Alami Trauma, Rasa Takut dan Cemas Dinilai Wajar

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
26 Agustus 2026
in Nasional
A A
0
Kemensos: Sebagian Besar Penyintas Gempa NTT Tidak Alami Trauma, Rasa Takut dan Cemas Dinilai Wajar

Foto: dok. tribunflores

Share on FacebookShare on Twitter
Koranindopos.com – JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) menyebut sebagian besar penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak mengalami trauma psikologis pascabencana. Rasa takut, khawatir, dan cemas yang dirasakan warga dinilai sebagai respons yang wajar setelah menghadapi situasi bencana.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) Kemensos, Igu Gunawan, berdasarkan hasil asesmen terhadap penyintas gempa yang berada di GOR Samador, Kabupaten Sikka, NTT.

“Takut, khawatir, cemas, hal-hal yang sifatnya biasa dalam situasi yang tidak biasa. Jadi, apa yang ditakutkan oleh masyarakat itu hal yang wajar dalam situasi yang tidak wajar. Hal yang normal dalam kondisi yang tidak normal. Jadi, bukan trauma,” ujar Igu dalam konferensi pers bersama BNPB, Selasa (25/8/2026).

Igu menegaskan, masyarakat yang merasa takut atau cemas setelah mengalami gempa tidak serta-merta dapat dikategorikan mengalami trauma.

Menurutnya, respons emosional tersebut merupakan bagian dari reaksi manusia ketika menghadapi kondisi yang tidak biasa dan mengancam rasa aman. Karena itu, masyarakat diminta tidak sembarangan memberikan label trauma kepada para penyintas bencana.

Artikel Terkait

Kebakaran 37 Bangunan di Duren Sawit Diduga Berawal dari Gudang Mobil

BMKG Catat 7.492 Gempa Susulan di NTT Hingga Hari Ini

Menhut Turun Langsung ke Jambi, Pastikan Perintah Prabowo soal Karhutla Tak Sekadar “Omon-Omon”

“Warga itu tangguh, kuat. Jadi termasuk kuat mental, kuat kesehatan mentalnya itu kuat. Salah satunya adalah mereka tidak terpapar traumatis,” kata Igu.

Ia juga mengimbau penggunaan istilah layanan dukungan psikososial dalam kegiatan pendampingan di lokasi pengungsian, dibandingkan istilah “trauma healing”.

“Sehingga, Bapak Ibu sekalian, teman-teman sekalian, alangkah baiknya ketika melakukan kegiatan di pos pengungsian itu dengan istilah layanan dukungan psikososial, bukan trauma healing,” ujarnya.

Meski sebagian besar penyintas dinilai tidak mengalami trauma, Tim LDP tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi psikologis warga. Apabila ditemukan penyintas dengan gangguan psikologis yang tergolong berat, relawan tidak melakukan penanganan secara langsung.

Igu mengatakan, kasus semacam itu akan dirujuk kepada tenaga profesional yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan jiwa, seperti psikolog, psikiater, maupun perawat jiwa.

“Kalau ada temuan-temuan warga yang kasusnya berat, maka tim LDP melakukan rujukan ke orang-orang ahli ini. Jadi, tidak ditangani oleh relawan karena ini harus ditangani oleh orang-orang yang memang berkompeten di bidangnya,” jelasnya.

Pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan penyintas yang membutuhkan penanganan lebih lanjut mendapatkan layanan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

Dalam pelaksanaan layanan dukungan psikososial, Tim LDP Kemensos memberikan perhatian lebih kepada kelompok masyarakat yang dinilai memiliki risiko lebih tinggi mengalami dampak psikologis akibat bencana.

Kelompok yang menjadi prioritas meliputi lanjut usia (lansia), ibu hamil, ibu menyusui, perempuan, anak-anak, serta penyandang disabilitas.

Pendampingan kepada kelompok rentan tersebut dilakukan untuk membantu mereka beradaptasi dengan situasi pascabencana sekaligus memastikan kebutuhan psikososial mereka tetap diperhatikan selama berada di lokasi pengungsian.

Kemensos bersama lembaga terkait terus memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak gempa NTT. Pendekatan psikososial menjadi bagian penting dari penanganan bencana, tidak hanya untuk membantu penyintas menghadapi situasi darurat, tetapi juga memastikan kondisi mental mereka tetap terpantau selama proses pemulihan.(dhil/kmps)

Topik: Gempa NTTKemensos

TerkaitBerita

Kebakaran 37 Bangunan di Duren Sawit Diduga Berawal dari Gudang Mobil
Peristiwa

Kebakaran 37 Bangunan di Duren Sawit Diduga Berawal dari Gudang Mobil

oleh Editor : Affandy
26 Agustus 2026
BENCANA ALAM: Sejumlah pasien dan wisatawan terdampak gempa dievakuasi di halaman RS Siloam Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT pada Sabtu (15/8/2026). (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/GECIO VIANA)
Nasional

BMKG Catat 7.492 Gempa Susulan di NTT Hingga Hari Ini

oleh Editor : Memoarto
26 Agustus 2026
Menhut Turun Langsung ke Jambi, Pastikan Perintah Prabowo soal Karhutla Tak Sekadar “Omon-Omon”
Nasional

Menhut Turun Langsung ke Jambi, Pastikan Perintah Prabowo soal Karhutla Tak Sekadar “Omon-Omon”

oleh Editor : Affandy
26 Agustus 2026
6 Perusahaan Dijatuhi Sanksi Kemenhut Terkait Karhutla
Nasional

6 Perusahaan Dijatuhi Sanksi Kemenhut Terkait Karhutla

oleh Editor : Anggoro
25 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

BENCANA ALAM: Sejumlah pasien dan wisatawan terdampak gempa dievakuasi di halaman RS Siloam Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT pada Sabtu (15/8/2026). (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/GECIO VIANA)

BMKG Catat 7.492 Gempa Susulan di NTT Hingga Hari Ini

26 Agustus 2026
DITEKAN PARLEMEN: Presiden Donald Trump berbicara dengan wartawan di Ruang Konferensi Pers James Brady di Gedung Putih di Washington beberapa waktu lalu. (Foto Ilustrasi: AP/Alex Brandon)

Trump Klaim AS Telah Bersihkan Semua Ranjau di Selat Hormuz

26 Agustus 2026
Produksi Emas Tambang Pani Naik, Pembangunan Pabrik CIL 12 Juta Ton Berlanjut

Produksi Emas Tambang Pani Naik, Pembangunan Pabrik CIL 12 Juta Ton Berlanjut

26 Agustus 2026
Kebakaran 37 Bangunan di Duren Sawit Diduga Berawal dari Gudang Mobil

Kebakaran 37 Bangunan di Duren Sawit Diduga Berawal dari Gudang Mobil

26 Agustus 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    767 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Sutradara Eugene Panji Tutup Usia, Ini Karya yang Pernah Digarapnya

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Badai Finansial Berujung Status Tersangka, Ruben Onsu Buka Pintu Damai Perkara Rp3,5 M

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Lamine Yamal Menangis Tampil Tak Sesuai Harapan

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Rekening Donasi Warga Pati untuk Demo 27 Agustus Diblokir, AMPB Pertanyakan Alasannya

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya