Koranindopos.com – Jakarta — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api dan taksi Green SM terjadi di sekitar Stasiun Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026) malam.
Peristiwa tersebut sempat terekam kamera dan beredar luas di media sosial. Video kecelakaan itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram @dramakrlcommuterline.
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah warga berkumpul di sekitar area pelintasan rel kereta. Tidak jauh dari lokasi kerumunan, sebuah rangkaian kereta tampak berhenti.
Kondisi di dalam gerbong juga terlihat kosong tanpa penumpang.
Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Kharisma Arbita Bangsa membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan kereta dan taksi tersebut.
Menurut Kharisma, penanganan kecelakaan dilakukan oleh Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat.
“Ditangani Satlantas Jakpus. Laporan lengkap menyusul,” kata Kharisma saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Senin.
Kharisma belum menjelaskan secara rinci kronologi kecelakaan maupun penyebab kendaraan taksi tersebut berada di jalur yang kemudian dilalui kereta.
Berdasarkan foto kendaraan yang beredar setelah kecelakaan, Kharisma menyebut mobil yang tertabrak kereta merupakan taksi listrik.
“Kalau dilihat dari plat, taxi listrik,” tuturnya.
Namun, hingga informasi tersebut disampaikan, polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai identitas kendaraan maupun detail kondisi taksi setelah kecelakaan.
Informasi mengenai kondisi pengemudi dan penumpang taksi juga masih menunggu hasil penanganan petugas di lapangan.
“Segera diinfokan lagi,” ujar Kharisma.
Hingga Senin malam, polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait kecelakaan tersebut. Belum diketahui secara pasti bagaimana taksi Green SM dapat berada di area lintasan kereta hingga akhirnya terlibat tabrakan.
Kondisi korban, kerusakan kendaraan, serta kemungkinan dampak kecelakaan terhadap perjalanan kereta juga masih menunggu laporan lengkap dari petugas Satlantas Jakarta Pusat.
Masyarakat diimbau tidak langsung menyimpulkan penyebab kecelakaan hanya berdasarkan video yang beredar di media sosial. Informasi mengenai kronologi dan faktor penyebab kecelakaan perlu menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Untuk artikel ini, perkembangan terbaru seperti kondisi korban dan gangguan perjalanan KRL bisa ditambahkan setelah keterangan resmi polisi atau operator kereta keluar.(dhil/kmps)










