koranindopos.com – Jakarta.Polri terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam pemberantasan peredaran narkoba di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Wahyu Widada dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa, 19 November 2024. Menurut Wahyu, Polri bertekad untuk menindak tegas segala bentuk peredaran narkoba, yang telah menjadi salah satu masalah besar di Indonesia.
Komjen Wahyu menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menjadikan pemberantasan narkoba sebagai salah satu dari empat program prioritas dalam masa pemerintahannya. Dalam sidang kabinet, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap kasus narkoba untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh peredaran narkoba.
Pemberantasan narkoba ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan Indonesia yang bebas dari penyalahgunaan narkoba, yang selama ini telah merusak generasi muda dan mempengaruhi banyak aspek kehidupan sosial serta ekonomi.
Polri, melalui Badan Reserse Kriminal (Bareskrim), telah melakukan berbagai aksi nyata dalam upaya pemberantasan narkoba. Langkah-langkah yang diambil termasuk pengungkapan jaringan peredaran narkoba internasional maupun domestik, penyitaan barang bukti narkoba dalam jumlah besar, serta penangkapan terhadap bandar dan pengedar narkoba.
Wahyu menambahkan bahwa pihaknya juga berfokus pada pencegahan dengan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat, terutama kalangan muda, untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba. Di samping itu, Polri juga memperkuat koordinasi dengan instansi terkait dan lembaga internasional dalam melacak dan menangani peredaran narkoba yang melibatkan jaringan luar negeri.
Komitmen Polri untuk menindak tegas peredaran narkoba juga tercermin dalam sikap penegakan hukum yang tak pandang bulu. Presiden Prabowo sendiri telah menekankan bahwa kejahatan narkoba harus dihadapi dengan penuh ketegasan, mengingat dampak besar yang ditimbulkan bagi masyarakat dan negara. Selain itu, Presiden juga mengingatkan bahwa pemberantasan narkoba harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparat penegak hukum hingga masyarakat luas.
Polri berperan penting dalam mendukung cita-cita Presiden Prabowo untuk membangun Indonesia yang lebih baik, salah satunya dengan mengatasi masalah narkoba. Menanggapi arahan Presiden, Polri tidak hanya bertindak sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah yang bertujuan menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif, bebas dari pengaruh buruk narkoba.(dhil)










