Sabtu, 25 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Internasional

Korut Tangkap Guru Ajarkan Tarian K-Pop

Jamal Memo oleh Jamal Memo
7 Februari 2022
in Internasional
A A
0
Tarian K-Pop

INSPEKSI PASUKAN: Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersama pasukan militer. Korea Utara memiliki UU yang menghukum warga yang ketahuan mengonsumsi dan menikmati konten-konten dari negara kapitalis terutama Korea Selatan dan AS. (DOK/M.THEEPOCHTIMES)

Share on FacebookShare on Twitter
Tarian K-Pop
INSPEKSI PASUKAN: Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersama pasukan militer. Korea Utara memiliki UU yang menghukum warga yang ketahuan mengonsumsi dan menikmati konten-konten dari negara kapitalis terutama Korea Selatan dan AS. (DOK/M.THEEPOCHTIMES)

KOREA UTARA, koranindopos.com – Kelompok Inspeksi Antisosialisme Korea Utara menangkap instruktur dan muridnya di Yangji-dong, Kota Pyongsong. Kelas tari tersebut mempelajari K-pop atau Korean Pop yang dipandang pemerintah setempat bernilai kapitalis.

”Kelompok Inspeksi Antisosialisme menangkap seorang guru tari berusia 30-an mengajari tarian disko bergaya luar negeri ke beberapa murid remaja di Yangji-dong, Kota Pyongsong,” kata seorang warga di Pyongsong kepada Radio Free Asia pada 31 Januari lalu.

Menurut sumber yang dirahasiakan ini, ada USB flash drive yang memuat berbagai lagu asing dan video tarian K-Pop terpasang di layar TV saat guru dan murid itu digerebek pihak berwenang. ”Para murid remaja sedang belajar menari dengan mengikuti koreografi di layar. Kelompok Inspeksi Antisosialisme menyita flash drive itu dan membawa instruktur dan seluruh muridnya ke markas mereka,” kata sumber tersebut.

Berita penangkapan ini pun cepat menyebar ke berbagai daerah di Korut. Seorang warga di Sinuiju mengaku telah mendengar juga penangkapan instruktur tari tersebut dua hari sebelum Seollal, sebutan Tahun Baru Imlek di kalangan warga Korea.

Artikel Terkait

Trump Frustrasi Hadapi Perang Timur Tengah

PM Malaysia Anwar Ibrahim Tak Gentar Dengan Gertakan AS

Iran Ancam Serang Kepentingan AS di Timur Tengah

”Dari yang saya dengar lewat telepon, perempuan ini (guru tari) mengambil jurusan koreografi di Universitas Seni Pyongsong. Beberapa tahun sebelumnya, ia ditugaskan mengajar di sekolah menengah atas Okchon di Pyongsong,” kata sumber kedua, yang meminta identitasnya dirahasiakan. ”Namun, sulit baginya untuk hidup dengan gaji bulanan guru yang hanya mencapai 3.000 won (Rp 48 ribu), jadi ia mencari tambahan dengan membuka kelas tari privat di rumahnya,” lanjutnya.

Menurut sumber ini, para murid mengikuti kelas tari dua kali sepekan dengan biaya untuk satu kali sesi selama dua jam. Satu jam kelas berkisar US$10 (Rp 143 ribu). Sumber itu menuturkan para murid memang lebih bersemangat mempelajari tarian ala Korsel, Amerika Serikat hingga China jika dibandingkan dengan tarian Korut.

Maka dari itu, sumber menuturkan sang instruktur juga diam-diam membuka kelas tarian asal luar negeri. Pada akhir 2020, Korea Utara mengesahkan Undang-Undang Penghapusan pemikiran dan Budaya Reaksioner. UU itu menghukum setiap warga yang ketahuan mengonsumsi dan menikmati konten-konten dari negara kapitalis terutama Korea Selatan dan AS.

UU itu melarang warga Korut menonton, menyimpan, hingga mendistribusikan konten seperti drama Korea, lagu K-Pop, hingga media Korsel lainnya. Warga Korut bahkan tak boleh berbicara dengan gaya bahasa Korsel, terutama seperti penggunaan sapaan oppa kepada kakak laki-laki yang tren di kalangan warga tetangganya di Selatan itu. (cnni/mmr)

Topik: Tarian K-Pop

TerkaitBerita

KIAN MERUNCING: Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto Ilustrasi: REUTERS/Nathan Howard)
Internasional

Trump Frustrasi Hadapi Perang Timur Tengah

oleh Editor : Memoarto
25 Juli 2026
KETERANGAN PERS: Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengancam akan mengusir semua warga Israel dari Malaysia. (Foto: AFP/Mohd Rasfan)
Internasional

PM Malaysia Anwar Ibrahim Tak Gentar Dengan Gertakan AS

oleh Editor : Memoarto
24 Juli 2026
SITUS NUKLIR: Pegunungan Pickaxe yang merupakan situs nuklir utama milik Iran ini diincar oleh Presiden AS Donald Trump untuk diambil alih. (REUTERS/VANTOR)
Internasional

Iran Ancam Serang Kepentingan AS di Timur Tengah

oleh Editor : Memoarto
23 Juli 2026
LINDUNGI ANAK: Dua anak sedang bermain dengan latar belakang Menara Eiffel di Paris. Pemerintah Prancis akan melarang anak di bawah usia 15 tahun menggunakan medsos. (Foto Ilustrasi: Dok./civitatis.com)
Internasional

Prancis Segera Larang Anak Di Bawah Usia 15 Tahun Gunakan Medsos

oleh Editor : Memoarto
22 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Cara Buat QRIS neobank untuk Usaha Rumahan, Mudah Daftar dan Praktis Terima Pembayaran Digital

Cara Buat QRIS neobank untuk Usaha Rumahan, Mudah Daftar dan Praktis Terima Pembayaran Digital

25 Juli 2026
Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

25 Juli 2026
Subsidi Motor Listrik 2026 Bikin Harga Makin Terjangkau, Ada yang Mulai Rp6 Jutaan

Subsidi Motor Listrik 2026 Bikin Harga Makin Terjangkau, Ada yang Mulai Rp6 Jutaan

25 Juli 2026
Pramono Anung Bentuk Tim Investigasi Usai Temukan Dugaan Kesalahan Konstruksi SDN Kebayoran Lama Selatan 09

Pramono Anung Bentuk Tim Investigasi Usai Temukan Dugaan Kesalahan Konstruksi SDN Kebayoran Lama Selatan 09

25 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4041 shares
    Share 1616 Tweet 1010
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    591 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BMW New iX3, SUV Listrik Premium dengan Performa Tinggi dan Teknologi Masa Depan

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya