Koranindopos.com, JAKARTA-Selain perebutan trofi juara, gelar individu juga menjadi sorotan utama di Piala Dunia 2026. Salah satunya adalah penghargaan Sepatu Emas untuk pencetak gol terbanyak. Sejumlah nama besar seperti Harry Kane dan Kylian Mbappe kembali masuk dalam daftar favorit.
Namun persaingan kali ini jauh lebih terbuka dengan hadirnya banyak bintang muda. Dari Haaland hingga Messi, daftar kandidat kali ini diisi kombinasi pengalaman dan generasi baru. Semua siap bersaing untuk mencatat sejarah di panggung terbesar sepak bola dunia.
Folarin Balogun menjadi salah satu penyerang paling tajam yang dimiliki oleh Amerika Serikat menjelang turnamen besar. Meski peluangnya dinilai tidak besar, ia tetap dianggap sebagai salah satu kandidat potensial peraih Sepatu Emas.
Striker berusia 24 tahun itu tampil impresif bersama AS Monaco dengan torehan 19 gol pada musim terakhir. Sebanyak 12 gol di antaranya dicetak dalam 18 laga sejak awal tahun, menandakan peningkatan performa yang signifikan.
Di level internasional, Balogun juga menunjukkan kontribusi penting setelah memilih membela Amerika Serikat. Ia sudah mencatat sembilan gol dan empat assist dari 26 penampilan dan diharapkan bisa menambah catatan tersebut di turnamen mendatang.
Luis Diaz memasuki Piala Dunia bersama Kolombia setelah menjalani musim debut yang impresif di Jerman. Ia pindah dari Liverpool dan langsung tampil tajam bersama Bayern Munchen. Di klub barunya, Diaz mencetak 26 gol dan menjadi bagian dari salah satu lini serang paling berbahaya di Eropa. Ia juga menunjukkan peran sentralnya sebagai pemain utama Kolombia di level internasional.
Dalam kualifikasi, ia mencuri perhatian lewat dua gol ke gawang Brasil yang membawa kemenangan bersejarah. Ia juga mencetak gol indah melawan Argentina dan akan memulai turnamen melawan Uzbekistan.
Vinicius Junior kembali bekerja sama dengan mantan pelatihnya di Real Madrid, yaitu Carlo Ancelotti, di Brasil. Ancelotti diharapkan mampu mengeluarkan performa terbaik sang winger dalam seragam Selecao.
Meski catatan golnya di level internasional belum terlalu menonjol, Vinicius tetap menjadi salah satu senjata utama Brasil. Golnya ke gawang Panama menjadi gol kesembilannya dari 48 penampilan bersama timnas.
Vinicius juga datang ke Piala Dunia setelah kembali menemukan ketajamannya bersama Real Madrid. Brasil akan menghadapi Haiti, Skotlandia, dan Maroko di fase grup dalam upaya meraih gelar dunia keenam mereka. (bnt/mmr)










