Jumat, 17 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Film dan Musik

Lawan Kekerasan Seksual Lewat Seni: Kemeriahan “Kamu Berharga Festival” di Jakarta

Editor : Akula oleh Editor : Akula
2 Februari 2026
in Film dan Musik
0
Lawan Kekerasan Seksual Lewat Seni: Kemeriahan “Kamu Berharga Festival” di Jakarta
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – ​Angka kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia tengah berada pada titik yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA), hingga pertengahan tahun 2025, tercatat lebih dari 15.000 kasus kekerasan terhadap anak, di mana sekitar 7.000 di antaranya merupakan kasus kekerasan seksual.

Fenomena ini memicu urgensi bagi para pemangku kepentingan untuk menggencarkan edukasi preventif mengenai batas tubuh sejak usia dini.

​Menjawab tantangan tersebut, sebuah inisiatif kreatif lahir dari tangan mahasiswa LSPR Postgraduate Programme, yakni Joelle Gabriella, Ester Sembiring, dan I Gusti Made Ayu Sudiani.

Melalui program bernama Little Future, mereka sukses menggelar acara puncak bertajuk “Kamu Berharga Festival” pada 29 Januari 2026. Berlokasi di SDN 07 Cawang, Jakarta Timur, festival ini bertujuan meningkatkan literasi body autonomy awareness atau kesadaran batas tubuh pada anak usia 6 hingga 12 tahun.

Artikel Terkait

JUMBO Kembali Sapa Keluarga Indonesia Lewat ‘Kampung Seruni’

Adaptasi Gonjiam: Haunted Asylum, MD Pictures Rilis Proyek Film Horor Lagi

​Sisi Lain Ardhito Pramono di Film Gudang Merica, Jadi Koas Polos yang Terjebak Teror Mistis

​Acara ini tidak menggunakan metode ceramah yang membosankan, melainkan mengusung pendekatan art-based learning. Little Future menggabungkan elemen seni, musik, dan pembelajaran interaktif agar pesan perlindungan diri dapat diterima dengan mudah oleh anak-anak.

IMG 20260202 WA0006 - Lawan Kekerasan Seksual Lewat Seni: Kemeriahan "Kamu Berharga Festival" di Jakarta

Langkah preventif ini mendapat dukungan penuh dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) serta Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta yang memandang sinergi ini sebagai penguat kebijakan perlindungan anak di sekolah.

​Hadir dalam acara tersebut, Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Bapak Sarjoko, M.M., yang secara resmi membuka festival. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi agar anak-anak berani menjaga diri dan menghargai diri sendiri demi tumbuh menjadi generasi yang percaya diri. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini memberikan sinyal kuat bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab kolektif yang harus diprioritaskan.

​Ketua LPAI, Kak Seto Mulyadi, yang turut memantau jalannya kegiatan, mengaku terkesan dengan metode yang diterapkan. Beliau melihat keceriaan yang tulus dari para siswa selama mengikuti rangkaian acara edukasi tersebut. Bagi Kak Seto, menciptakan lingkungan pendidikan yang menyenangkan tanpa tekanan adalah kunci keberhasilan penyampaian pesan-pesan moral dan perlindungan diri kepada anak-anak.

​“Saya sangat surprised dan kagum dengan reaksi anak-anak yang sangat antusias, begitu gembira. Inilah nuansa dunia pendidikan yang sehat, di mana anak-anak tidak tertekan. Luar biasa sekali dedikasi dari teman-teman Little Future dari LSPR yang telah menginisiasi acara ini. Semuanya terlihat sangat peduli dan memantapkan diri sebagai sahabat anak,” ujar Kak Seto dalam siaran pernya.

​Lebih lanjut, Kak Seto memberikan edukasi spesifik mengenai kewaspadaan terhadap kontak fisik. Beliau menekankan bahwa batasan tubuh adalah hak privasi setiap anak yang tidak boleh dilanggar oleh siapa pun. Pesan ini menjadi inti dari literasi kesadaran tubuh agar anak-anak tidak mudah terjebak dalam situasi yang membahayakan mereka.

​“Anak harus bisa membatasi kontak fisik dengan orang lain. Tetap waspada, bahkan dengan orang yang dekat sekalipun. Jangan sampai anak-anak menerima hal-hal tertentu dari orang dewasa karena diiming-imingi sesuatu,” tegasnya.

​Suasana festival semakin hidup saat host Maria Christy dan Jeremiah Rakesh mengajak anak-anak bernyanyi dan menari. Puncak kemeriahan terjadi ketika penyanyi cilik Quinn Salman naik ke panggung membawakan hits populernya seperti “Tiba-Tiba”. Kehadiran Quinn bersama rapper Daniel Abraham memberikan energi positif yang luar biasa, membuat pesan “Kamu Berharga” bergema di seluruh penjuru sekolah melalui lagu-lagu inspiratif.

​Salah satu inovasi menarik dalam festival ini adalah pengenalan jingle literasi berjudul “Kamu Berharga (Ini Privasiku)”. Melalui sesi exclusive listening, lagu sederhana ini menjadi media efektif bagi anak-anak untuk menghafal bagian tubuh mana yang boleh dan tidak boleh disentuh. Tak hanya sekadar hiburan, materi edukasi dalam festival ini juga telah dikurasi oleh 18 psikolog profesional untuk memastikan setiap metode sesuai dengan tahap perkembangan psikologis anak.

​Sebagai penutup, Kak Seto memberikan pesan hangat bagi seluruh anak Indonesia. Beliau berharap semangat saling peduli dapat mencegah perilaku perundungan dan kekerasan di masa depan. Upaya yang dilakukan Little Future diharapkan menjadi model edukasi preventif yang dapat direplikasi di sekolah-sekolah dasar lainnya di seluruh penjuru negeri.

​“Tetap bangga pada diri sendiri, menghargai diri sendiri, tetapi juga tetap menghargai orang lain. Jangan saling menyudutkan. Saling peduli satu sama lain sehingga terjalin persahabatan yang langgeng di antara anak-anak Indonesia,” tambahnya. (Brg/Kul)
​

Topik: Kak setoSeto mulyadi

TerkaitBerita

JUMBO Kembali Sapa Keluarga Indonesia Lewat ‘Kampung Seruni’
Film dan Musik

JUMBO Kembali Sapa Keluarga Indonesia Lewat ‘Kampung Seruni’

oleh Editor : Akula
17 April 2026
RILIS FILM: MD Pictures merilis official teaser trailer dan teaser proyek baru mereka yakni 402: Rumah Sakit Angker Korea yang diadaptasi dari film horor Korea Selatan, Gonjiam: Haunted Asylum. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)
Film dan Musik

Adaptasi Gonjiam: Haunted Asylum, MD Pictures Rilis Proyek Film Horor Lagi

oleh Editor : Memoarto
17 April 2026
​Sisi Lain Ardhito Pramono di Film Gudang Merica, Jadi Koas Polos yang Terjebak Teror Mistis
Film dan Musik

​Sisi Lain Ardhito Pramono di Film Gudang Merica, Jadi Koas Polos yang Terjebak Teror Mistis

oleh Editor : Akula
16 April 2026
Bukan Religi Biasa, Manoj Punjabi Ungkap Alasan MD Pictures Angkat Film ‘Kupilih Jalur Langit’ ke Layar Lebar
Film dan Musik

Bukan Religi Biasa, Manoj Punjabi Ungkap Alasan MD Pictures Angkat Film ‘Kupilih Jalur Langit’ ke Layar Lebar

oleh Editor : Akula
16 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

JUMBO Kembali Sapa Keluarga Indonesia Lewat ‘Kampung Seruni’

JUMBO Kembali Sapa Keluarga Indonesia Lewat ‘Kampung Seruni’

17 April 2026
Huawei Mate 80 Pro Resmi Meluncur, Andalkan Kamera Tajam dan Performa Premium

Huawei Mate 80 Pro Resmi Meluncur, Andalkan Kamera Tajam dan Performa Premium

17 April 2026
Wuling Starlight 560 2026: SUV Tiga Teknologi Siap Ramaikan Pasar Global

Wuling Starlight 560 2026: SUV Tiga Teknologi Siap Ramaikan Pasar Global

17 April 2026
Viral Menu MBG Lele Mentah, Puluhan SPPG di Pamekasan Ditemukan Bermasalah

Viral Menu MBG Lele Mentah, Puluhan SPPG di Pamekasan Ditemukan Bermasalah

17 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2799 shares
    Share 1120 Tweet 700
  • Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    624 shares
    Share 250 Tweet 156
  • Toyota Kijang Super 2026: Reinkarnasi Legendaris dengan Teknologi Hybrid Ramah Lingkungan

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • “Echo Chamber”, Pengganggu Pembelajaran Mendalam?

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya