Jumat, 19 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Film dan Musik

Lebaran di Belanda, Rayhan Cornelis Tempuh 1,5 Jam Demi Salat Id

Editor : Akula oleh Editor : Akula
27 Maret 2026
in Film dan Musik
A A
0
Lebaran di Belanda, Rayhan Cornelis Tempuh 1,5 Jam Demi Salat Id
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Momen Idulfitri tahun ini menjadi pengalaman berbeda bagi Rayhan Cornelis. Untuk kedua kalinya, ia merayakan Lebaran di Belanda, negara asal sang ayah, setelah memutuskan pindah ke sana demi melanjutkan pendidikan.

Bagi Rayhan, suasana Lebaran di Belanda terasa kontras dibandingkan dengan di Indonesia. Ia mengaku merindukan nuansa Ramadan yang biasanya begitu hidup di Tanah Air, mulai dari suara azan hingga tradisi membangunkan sahur.

“Di sini nggak ada azan, nggak ada yang bangunin sahur dari rumah ke rumah, nggak ada takbir keliling juga,” ujar Rayhan.

Kondisi lingkungan tempat tinggalnya yang mayoritas bukan Muslim turut memengaruhi suasana ibadah. Ia menyebut tidak ada masjid di dekat rumah, sehingga atmosfer Ramadan terasa lebih sepi.

Artikel Terkait

Lepas Rindu dengan Suasana Indonesia di Belanda,  Rayhan Cornelis Temani Sang Ibu di Malam Amal untuk Sumatera,

Film ‘Saat Aku Bersuara’ Tayang Perdana, Usung Gerakan #NoMoreSilence

Film Tanah Runtuh Tampilkan Sosok Anak Down Syndrome dari Sisi yang Berbeda

“Sangat beda dengan di Indonesia. Karena lingkungan rumah tidak ada masjid yang dekat. Jadi rindu yang bangunin sahur, azan, jadi kurang suasana Ramadan-nya,” katanya.

Perbedaan juga terasa saat Hari Raya tiba. Untuk melaksanakan salat Idulfitri, Rayhan harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju Amsterdam.

“Harus jauh ke Amsterdam buat solat Eid. Harus naik mobil jauh, 1,5 jam demi pengen solat eid. Parkir mahal dan susah kalau di Belanda,” ungkapnya.

Meski demikian, pengalaman salat Id tetap memberikan kesan tersendiri. Ia bertemu dengan komunitas Muslim dari berbagai latar belakang, terutama dari Turki dan Maroko, yang memang mendominasi populasi Muslim di Belanda.

IMG 20260327 WA00151 - Lebaran di Belanda, Rayhan Cornelis Tempuh 1,5 Jam Demi Salat Id

Dalam hal tradisi, Rayhan menyebut perayaan Lebaran di Belanda sangat bergantung pada latar belakang keluarga masing-masing. Keluarga Indonesia biasanya tetap mempertahankan tradisi khas Tanah Air dengan berkumpul bersama sesama diaspora.

“Tradisi di sini tergantung masing-masing keluarga. Misal keluarga Indonesia biasanya ngumpul juga sama keluarga atau kenalan dari Indonesia. Kalau Muslim di Belanda biasanya tradisi orang Turki atau Maroko,” jelasnya.

Ia pun tetap menjalankan tradisi Indonesia bersama keluarganya. Sang ibu bahkan aktif dalam komunitas Indonesian Living in Holland, yang menjadi wadah berkumpulnya warga Indonesia di Belanda.

Dari sisi kuliner, Rayhan tidak kehilangan cita rasa Lebaran khas Indonesia. Ia menyebut hidangan seperti opor ayam, rendang, hingga lontong sayur tetap hadir di meja makan keluarga.

“Sama seperti di Indonesia, karena mama selalu masak masakan Indonesia di rumah,” ujarnya.

Hal ini semakin terasa saat ia menghadiri acara halal bihalal di rumah rekan ibunya. Dalam acara tersebut, berbagai hidangan khas Indonesia tersaji lengkap, mulai dari bakso, tumpeng, hingga aneka kue dan camilan.

“Dengan adanya lontong sayur, opor ayam, dan rendang yang khas, suasana Lebaran jadi terasa semakin lengkap. Acaranya hangat dan bikin berasa seperti merayakan Lebaran di Indonesia, walaupun sedang di negara orang,” tutur Rayhan.

Namun, ada satu tradisi yang menurutnya paling berbeda, yakni kebiasaan bersilaturahmi ke tetangga. Di Belanda, hal tersebut sulit dilakukan karena jarak antar rumah yang berjauhan dan perbedaan latar belakang agama.

“Bedanya nggak ada bertandang ke tetangga dan harus jauh naik mobil kalau mau berkunjung. Karena rumahnya biasanya agak jauh dan tetangga di sini nggak semua Muslim dan mayoritas Kristen,” jelasnya.

Selain itu, perbedaan juga dirasakan saat menjalani ibadah puasa. Rayhan mengungkapkan durasi puasa di Belanda sangat bergantung pada musim.

“Kalau puasa pas winter sih enak, durasi puasa nggak terlalu panjang, cuma dingin doang. Tapi kalau puasa pas summer, wah lama banget! Kadang maghrib baru jam 10 atau setengah 11 malam,” katanya.
Ia bahkan harus berpuasa hingga lebih dari 18 jam saat musim panas.

“Bayangin aja sahur dari jam 4 lalu nggak makan nggak minum sampai jam setengah 11 malam. Haduh, 18 jam lebih puasa,” ujarnya.
Meski menghadapi berbagai perbedaan, Rayhan tetap menemukan cara untuk menjaga makna Lebaran. Ia mengaku momen berkumpul bersama keluarga dan komunitas menjadi hal yang paling berharga.

“Merindukan Lebaran di Indonesia. Kangen suasana Lebaran rame, berkunjung ke rumah teman, tetangga. Walau di sini juga ada perkumpulan Indonesian Living in Holland, tapi beda saja rasanya dengan Lebaran di kampung,” pungkasnya. (BRG/Kul)

Topik: Bayi ajaibRayhan CornelisRayhanvdn

TerkaitBerita

Lepas Rindu dengan Suasana Indonesia di Belanda,  Rayhan Cornelis Temani Sang Ibu di Malam Amal untuk Sumatera,
Film dan Musik

Lepas Rindu dengan Suasana Indonesia di Belanda,  Rayhan Cornelis Temani Sang Ibu di Malam Amal untuk Sumatera,

oleh Editor : Akula
19 Juni 2026
Film ‘Saat Aku Bersuara’ Tayang Perdana, Usung Gerakan #NoMoreSilence
Film dan Musik

Film ‘Saat Aku Bersuara’ Tayang Perdana, Usung Gerakan #NoMoreSilence

oleh Editor : Akula
19 Juni 2026
Film Tanah Runtuh Tampilkan Sosok Anak Down Syndrome dari Sisi yang Berbeda
Film dan Musik

Film Tanah Runtuh Tampilkan Sosok Anak Down Syndrome dari Sisi yang Berbeda

oleh Editor : Akula
18 Juni 2026
​Jadi Pemeran Utama di Sinetron Komedi Baru ‘Tobat Jatuh Cinta’, Gisel Akui Sempat Terbebani
Film dan Musik

​Jadi Pemeran Utama di Sinetron Komedi Baru ‘Tobat Jatuh Cinta’, Gisel Akui Sempat Terbebani

oleh Editor : Akula
18 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Coca-Cola Europacific Partners Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Bersama 2026 – 2028

Coca-Cola Europacific Partners Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Bersama 2026 – 2028

19 Juni 2026
ARYADUTA Suites Semanggi Hadirkan Paket “School Holiday Escape” untuk Liburan Sekolah yang Seru dan Berkesan

ARYADUTA Suites Semanggi Hadirkan Paket “School Holiday Escape” untuk Liburan Sekolah yang Seru dan Berkesan

19 Juni 2026
Sukses Tembus BiFan 2026, MD Pictures Rilis Final Poster dan Trailer “402 Rumah Sakit Angker Korea”

Sukses Tembus BiFan 2026, MD Pictures Rilis Final Poster dan Trailer “402 Rumah Sakit Angker Korea”

15 Juni 2026
Lepas Rindu dengan Suasana Indonesia di Belanda,  Rayhan Cornelis Temani Sang Ibu di Malam Amal untuk Sumatera,

Lepas Rindu dengan Suasana Indonesia di Belanda,  Rayhan Cornelis Temani Sang Ibu di Malam Amal untuk Sumatera,

19 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3500 shares
    Share 1400 Tweet 875
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    427 shares
    Share 171 Tweet 107
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya