Jumat, 16 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Masyarakat Mengendus Ada Unsur Persaingan Usaha di Balik Iklan BPA Free Produsen AMDK

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
18 Juni 2023
in Megapolitan
A A
0
AMDK
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Banyak masyarakat yang akhirnya mengendus adanya unsur persaingan usaha di balik iklan produsen air minum dalam kemasan (AMDK) yang menyuarakan BPA Free dengan iming-iming kesehatan. Namun, masyarakat menyatakan tidak peduli dengan iklan yang disampaikan terkait BPA Free tersebut.

Salah satu akun di twitter yang mengendus adanya unsur persaingan usaha di iklan BPA Free itu adalah John Sitorus@Mudik7. Dia mengatakan bosan dan merasa capek melihat iklan-iklan perusahaan AMDK yang saling bersaing dengan cara-cara menyebarkan kampanye negatif. “Makanya kalau melihat isu bahaya BPA pada galon guna ulang, ini mah cuma perang dagang perusahaan galon sekali pakai vs galon guna ulang,” cuitnya.

Bahkan dia mencurigai perang dagang ini mulai masuk mengintervensi regulator untuk mengeluarkan kebijakan yang menguntungkan perusahaan tertentu. “Dalam hal ini BPOM RI diintervensi untuk endorse kebijakan pelabelan BPA galon polikarbonat,” ucapnya.

Menurutnya, kebijakan ini bukan hanya tidak fair dan menjatuhkan kredibilitas BPOM, tapi juga merugikan konsumen karena yang menanggung cost dari pelabelan BPA adalah konsumen. “Selain itu, basis kebijakan ini juga tidak memiliki bukti atau evidence based yang kuat,” tukasnya.

Artikel Terkait

Viral Video Pria Dicambuk Berulang Kali di Kantor KPPG Bogor, Kepala KPPG Buka Suara

IPW Desak Kapolri Suyudi Bongkar Bandar Besar Narkoba, Bukan Sekadar Gerebek Kampung

Somya Diklaim Mampu Ubah Sampah Organik Menjadi Kompos Hanya 8 Jam

Dia pun sangat menyayangkan kalau kebijakan ini nantinya benar-benar direalisasikan. Itu artinya, urusan kepentingan dagang bisa sampai mengintervensi regulasi. “Dari sini kita dipertontonkan dengan adanya kongkalikong antara regulasi dengan perusahaan yang punya kepentingan bisnis,” tuturnya.

Masyarakat lainnya yang juga mengendus adanya isu persaingan usaha di balik iklan BPA Free produsen AMDK adalah Rismaya. Melalui akun twitternya Rizmaya@Rismaya, dikatakan kampanye-kampanye negatif dari produsen AMDK yang menyuarakan pelabelan BPA Free hanya agenda settingan saja, apalagi dengan menggaet organisasi-organisasi “siluman” yang dibentuk khusus untuk isu ini. “Semakin besar kecurigaan saya isu ini hanya settingan saja. Publik juga saya kira sudah mahfum kalau isu ini hanya persaingan bisnis semata,” tukasnya.

Bahkan, ada masyarakat yang dibuat bingung dengan iklan yang disampaikan produsen AMDK yang mengklaim kemasannya BPA Free atau bebas BPA. “Kan memang kemasannya tidak menggunakan BPA? Ya, seandainya juga tidak diiklankan, orang pasti sudah tahu bahwa itu BPA Free,” cuit @FigoFico di akun twitternya.

Dia mengatakan bahwa yang seharusnya diiklankan produsen galon sekali pakai itu agar diketahui masyarakat adalah bebas dari etilen glikol, asetaldehide dan antimon yang juga sangat beresiko terhadap Kesehatan. “Zat-zat itu yang seharusnya disampaikan ke publik karena kemasannya mereka itu ada zat-zat tersebut, bukan punya orang lain. Itu kan curang namanya. Apa namanya ini kalau tidak ingin menjatuhkan produk orang lain,” cetusnya.

Akun twitter EasyPeasy@NayDonuts mengendus bahwa cara-cara marketing BPA Free ini dipakai untuk menutup-nutupi kalau produk galon sekali pakai itu banyak masalahnya, mulai dari sampah, mikroplastik, kandungan zat berbahaya seperti etilen glikol, asetaldehide dan antimon.  “Jadi, jangan mau dibohongi sama praktik kampanye negatif beginian,” katanya mengajak para netizen.

Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, bahkan mengaku ada pihak-pihak yang melakukan framing terhadap dirinya terkait isu BPA ini. Dia mengatakan ada pihak-pihak yang membuat rilis palsu terkait pernyataannya di beberapa media. Dia merasa tidak pernah diwawancara terkait hal yang menyebut-nyebut soal isu BPA. “Waduuh.. ini ada yang framing.. ada mafia,” ujarnya.

Pegiat Literasi yang juga Co-founder REDAXI (Indonesian Antihoax Education Volunteers), Astari Yanuarti, melihat serangan negatif BPA galon guna ulang berbahan polikarbonat yang dilakukan buzzer lebih digiring ke arah Twitwar atau perang opini di Twitter. Pemilihan topiknya juga sengaja dibuat oleh sekelompok pihak seperti buzzer/influencer untuk isu-isu yang sudah dipesan. “Twitwar bisa berulang, terutama jika topiknya memang sengaja diciptakan seperti topik galon BPA ini,” ujarnya.

Menurutnya, secara umum, salah satu karakter penyebaran hoaks adalah daur ulang isu yang serupa. Artinya, hoaks yang sudah disebarkan dalam periode tertentu, akan disebarkan lagi di masa mendatang, meskipun sudah ada klarifikasi terhadap hoaks tersebut.

“Pola ini juga terjadi pada hoaks terkait bahaya BPA pada balita, ibu hamil, dan menyusui. Hoaks yang sudah tersebar sejak beberapa tahun lalu dan sudah diklarifikasi oleh berbagai pihak yang berwenang seperti Badan POM dan para dokter, namun sampai hari ini masih diedarkan oleh berbagai pihak di media sosial. Bahkan hoaks ini masih dipercaya oleh sebagian pihak sehingga tidak heran jika sampai hari ini masih beredar,” katanya. (why)

Gry o natychmiastowej wygranej tworza osobna kategorie, miedzy automatem a prostym zakladem. Crash, minki i kosci gra sie w kilka sekund, czesto z jedna decyzja na runde. Ich urok tkwi w tempie i natychmiastowej czytelnosci wyniku.

Format gier o natychmiastowym wyniku

W grze crash mnoznik rosnie az do nieprzewidywalnego zatrzymania, a gracz musi zainkasowac wczesniej; w minkach kazde otwarte pole zwieksza potencjalna wygrana i ryzyko. Ciekawi tego formatu moga bissonn.pl i zobaczyc, ktorzy operatorzy je oferuja. Ogloszony wskaznik zwrotu bywa tu wysoki, ale liczba rund na minute rowniez.

ElementDlaczego wazny
Rundy na minuteZwielokrotniaja ekspozycje na ryzyko
Auto-inkasoUstala wyjscie z gory
  • Szybkie tempo zwieksza liczbe stawek na godzine
  • Automatyczne inkaso unika decyzji w pospiechu

Te gry sciskaja wiele decyzji w krotkim czasie i to ich glowny wplyw na budzet. Nawet przy wysokim wskazniku zwrotu marza kasyna dziala przy kazdej rundzie. Ustal liczbe rund lub czas przed startem, a nie w trakcie partii.

Topik: AMDK

TerkaitBerita

Viral Video Pria Dicambuk Berulang Kali di Kantor KPPG Bogor, Kepala KPPG Buka Suara
Megapolitan

Viral Video Pria Dicambuk Berulang Kali di Kantor KPPG Bogor, Kepala KPPG Buka Suara

oleh Editor : Affandy
16 Oktober 2026
IPW Desak Kapolri Suyudi Bongkar Bandar Besar Narkoba, Bukan Sekadar Gerebek Kampung
Megapolitan

IPW Desak Kapolri Suyudi Bongkar Bandar Besar Narkoba, Bukan Sekadar Gerebek Kampung

oleh Editor : Affandy
15 Oktober 2026
KOLABORASI AKTIF: Direktur Utama PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) Persero Hamim (kiri) menyambut Wali Kota Tangerang Drs. H. Sachrudin saat peluncuran mesin pengolahan sampah organik yang dinamai Somya. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)
Megapolitan

Somya Diklaim Mampu Ubah Sampah Organik Menjadi Kompos Hanya 8 Jam

oleh Editor : Memoarto
14 Oktober 2026
Pembunuh Wanita Terikat di Kos Jaktim Bagi Hasil Curian, Uang Rp 250.000 dan HP Korban Diambil
Megapolitan

Pembunuh Wanita Terikat di Kos Jaktim Bagi Hasil Curian, Uang Rp 250.000 dan HP Korban Diambil

oleh Editor : Affandy
14 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Kejanggalan Berkas Perkara dr. Richard Lee, Mantan Hakim Agung Pasang Badan Jadi Penjamin

Kejanggalan Berkas Perkara dr. Richard Lee, Mantan Hakim Agung Pasang Badan Jadi Penjamin

16 Oktober 2026
Singapura Dikepung Kabut Asap: Kualitas Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat, Warga Berburu Masker N95

Singapura Dikepung Kabut Asap: Kualitas Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat, Warga Berburu Masker N95

16 Oktober 2026
Pasar Modal Terguncang: IHSG Anjlok 10%, Saham Perbankan Raksasa Rebah Akibat Sinyal Downgrade MSCI

Pasar Modal Terguncang: IHSG Anjlok 10%, Saham Perbankan Raksasa Rebah Akibat Sinyal Downgrade MSCI

16 Oktober 2026
Ancaman Downgrade Pasar Modal Indonesia: MSCI Buka Konsultasi Penurunan Status ke Standalone Market

Ancaman Downgrade Pasar Modal Indonesia: MSCI Buka Konsultasi Penurunan Status ke Standalone Market

16 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4992 shares
    Share 1997 Tweet 1248
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1053 shares
    Share 421 Tweet 263
  • Liverpool, Real Madrid, dan PSG Tampil Menyala di Matchday Kedua

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Rekrutmen CPNS Guru Dibuka 2027–2029, Pemerintah Siapkan 464.856 Formasi

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Emiten Haji Isam PGUN Buka Suara soal Gadai 5,3 Miliar Saham ke Bank Mandiri

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya