Selasa, 28 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Masyarakat Mengendus Ada Unsur Persaingan Usaha di Balik Iklan BPA Free Produsen AMDK

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
18 Juni 2023
in Megapolitan
A A
0
AMDK
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Banyak masyarakat yang akhirnya mengendus adanya unsur persaingan usaha di balik iklan produsen air minum dalam kemasan (AMDK) yang menyuarakan BPA Free dengan iming-iming kesehatan. Namun, masyarakat menyatakan tidak peduli dengan iklan yang disampaikan terkait BPA Free tersebut.

Salah satu akun di twitter yang mengendus adanya unsur persaingan usaha di iklan BPA Free itu adalah John Sitorus@Mudik7. Dia mengatakan bosan dan merasa capek melihat iklan-iklan perusahaan AMDK yang saling bersaing dengan cara-cara menyebarkan kampanye negatif. “Makanya kalau melihat isu bahaya BPA pada galon guna ulang, ini mah cuma perang dagang perusahaan galon sekali pakai vs galon guna ulang,” cuitnya.

Bahkan dia mencurigai perang dagang ini mulai masuk mengintervensi regulator untuk mengeluarkan kebijakan yang menguntungkan perusahaan tertentu. “Dalam hal ini BPOM RI diintervensi untuk endorse kebijakan pelabelan BPA galon polikarbonat,” ucapnya.

Menurutnya, kebijakan ini bukan hanya tidak fair dan menjatuhkan kredibilitas BPOM, tapi juga merugikan konsumen karena yang menanggung cost dari pelabelan BPA adalah konsumen. “Selain itu, basis kebijakan ini juga tidak memiliki bukti atau evidence based yang kuat,” tukasnya.

Artikel Terkait

Fraser Residence Sudirman Gelar Donor Darah

Polda Metro Jaya Tangkap Delapan Terduga Anggota Sindikat Buzzer Penyebar Hoaks, Pemesan Utama Masih Diburu

Usai Bentrokan Maut di Menteng, Jalan Tambak Jakarta Pusat Masih Dijaga Aparat

Dia pun sangat menyayangkan kalau kebijakan ini nantinya benar-benar direalisasikan. Itu artinya, urusan kepentingan dagang bisa sampai mengintervensi regulasi. “Dari sini kita dipertontonkan dengan adanya kongkalikong antara regulasi dengan perusahaan yang punya kepentingan bisnis,” tuturnya.

Masyarakat lainnya yang juga mengendus adanya isu persaingan usaha di balik iklan BPA Free produsen AMDK adalah Rismaya. Melalui akun twitternya Rizmaya@Rismaya, dikatakan kampanye-kampanye negatif dari produsen AMDK yang menyuarakan pelabelan BPA Free hanya agenda settingan saja, apalagi dengan menggaet organisasi-organisasi “siluman” yang dibentuk khusus untuk isu ini. “Semakin besar kecurigaan saya isu ini hanya settingan saja. Publik juga saya kira sudah mahfum kalau isu ini hanya persaingan bisnis semata,” tukasnya.

Bahkan, ada masyarakat yang dibuat bingung dengan iklan yang disampaikan produsen AMDK yang mengklaim kemasannya BPA Free atau bebas BPA. “Kan memang kemasannya tidak menggunakan BPA? Ya, seandainya juga tidak diiklankan, orang pasti sudah tahu bahwa itu BPA Free,” cuit @FigoFico di akun twitternya.

Dia mengatakan bahwa yang seharusnya diiklankan produsen galon sekali pakai itu agar diketahui masyarakat adalah bebas dari etilen glikol, asetaldehide dan antimon yang juga sangat beresiko terhadap Kesehatan. “Zat-zat itu yang seharusnya disampaikan ke publik karena kemasannya mereka itu ada zat-zat tersebut, bukan punya orang lain. Itu kan curang namanya. Apa namanya ini kalau tidak ingin menjatuhkan produk orang lain,” cetusnya.

Akun twitter EasyPeasy@NayDonuts mengendus bahwa cara-cara marketing BPA Free ini dipakai untuk menutup-nutupi kalau produk galon sekali pakai itu banyak masalahnya, mulai dari sampah, mikroplastik, kandungan zat berbahaya seperti etilen glikol, asetaldehide dan antimon.  “Jadi, jangan mau dibohongi sama praktik kampanye negatif beginian,” katanya mengajak para netizen.

Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, bahkan mengaku ada pihak-pihak yang melakukan framing terhadap dirinya terkait isu BPA ini. Dia mengatakan ada pihak-pihak yang membuat rilis palsu terkait pernyataannya di beberapa media. Dia merasa tidak pernah diwawancara terkait hal yang menyebut-nyebut soal isu BPA. “Waduuh.. ini ada yang framing.. ada mafia,” ujarnya.

Pegiat Literasi yang juga Co-founder REDAXI (Indonesian Antihoax Education Volunteers), Astari Yanuarti, melihat serangan negatif BPA galon guna ulang berbahan polikarbonat yang dilakukan buzzer lebih digiring ke arah Twitwar atau perang opini di Twitter. Pemilihan topiknya juga sengaja dibuat oleh sekelompok pihak seperti buzzer/influencer untuk isu-isu yang sudah dipesan. “Twitwar bisa berulang, terutama jika topiknya memang sengaja diciptakan seperti topik galon BPA ini,” ujarnya.

Menurutnya, secara umum, salah satu karakter penyebaran hoaks adalah daur ulang isu yang serupa. Artinya, hoaks yang sudah disebarkan dalam periode tertentu, akan disebarkan lagi di masa mendatang, meskipun sudah ada klarifikasi terhadap hoaks tersebut.

“Pola ini juga terjadi pada hoaks terkait bahaya BPA pada balita, ibu hamil, dan menyusui. Hoaks yang sudah tersebar sejak beberapa tahun lalu dan sudah diklarifikasi oleh berbagai pihak yang berwenang seperti Badan POM dan para dokter, namun sampai hari ini masih diedarkan oleh berbagai pihak di media sosial. Bahkan hoaks ini masih dipercaya oleh sebagian pihak sehingga tidak heran jika sampai hari ini masih beredar,” katanya. (why)

Topik: AMDK

TerkaitBerita

BAKTI SOSIAL: Fraser Residence Sudirman, Setiabudi, Jakarta Selatan menyelenggarakan donor darah pada Senin (27/7/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)
Megapolitan

Fraser Residence Sudirman Gelar Donor Darah

oleh Editor : Memoarto
28 Juli 2026
Polda Metro Jaya Tangkap Delapan Terduga Anggota Sindikat Buzzer Penyebar Hoaks, Pemesan Utama Masih Diburu
Megapolitan

Polda Metro Jaya Tangkap Delapan Terduga Anggota Sindikat Buzzer Penyebar Hoaks, Pemesan Utama Masih Diburu

oleh Editor : Affandy
28 Juli 2026
Usai Bentrokan Maut di Menteng, Jalan Tambak Jakarta Pusat Masih Dijaga Aparat
Megapolitan

Usai Bentrokan Maut di Menteng, Jalan Tambak Jakarta Pusat Masih Dijaga Aparat

oleh Editor : Affandy
27 Juli 2026
Kasus Intimidasi Satpam Bundaran HI Berakhir Damai, Proses Hukum dan Etik Tetap Berlanjut
Megapolitan

Kasus Intimidasi Satpam Bundaran HI Berakhir Damai, Proses Hukum dan Etik Tetap Berlanjut

oleh Editor : Affandy
26 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

For Revenge Dipilih Garap Soundtrack Spider-Man: Brand New Day Versi Indonesia

For Revenge Dipilih Garap Soundtrack Spider-Man: Brand New Day Versi Indonesia

28 Juli 2026
Danamon Rayakan HUT ke-70 Lewat Danamon Festival, Hadirkan Hiburan dan Promo Menarik untuk Masyarakat

Danamon Rayakan HUT ke-70 Lewat Danamon Festival, Hadirkan Hiburan dan Promo Menarik untuk Masyarakat

28 Juli 2026
Samsung Galaxy Z Flip8 dan Z Fold8 Siap Meluncur, Ini Bocoran Spesifikasi, Harga, dan Jadwal Pre-Order

Samsung Galaxy Z Flip8 dan Z Fold8 Siap Meluncur, Ini Bocoran Spesifikasi, Harga, dan Jadwal Pre-Order

28 Juli 2026
SMAN 8 Kota Ternate Juara LCC Empat Pilar MPR RI Maluku Utara, Siap Wakili Daerah di Final Nasional

SMAN 8 Kota Ternate Juara LCC Empat Pilar MPR RI Maluku Utara, Siap Wakili Daerah di Final Nasional

28 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4094 shares
    Share 1638 Tweet 1024
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Bocoran iPhone 18 Pro: Kamera Disebut Bakal Jadi yang Tercanggih Sepanjang Sejarah Apple

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Subsidi Motor Listrik 2026 Bikin Harga Makin Terjangkau, Ada yang Mulai Rp6 Jutaan

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya