Kamis, 23 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Religi

Membakar Hutan Berarti Merusak Tanda Keberadaan Tuhan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
15 November 2025
in Religi
A A
0
Membakar Hutan
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan pesan kuat mengenai urgensi menjaga lingkungan hidup. Ia menegaskan bahwa alam merupakan bagian dari tanda keberadaan Tuhan, sehingga tindakan merusak alam sejatinya sama dengan merusak tanda keberadaan-Nya.

Pesan tersebut disampaikan Menag saat merilis tiga buku terbaru: Ekoteologi, Peta Jalan Penguatan Moderasi Beragama 2025–2029, dan Trilogi Kerukunan, dalam acara peluncuran di Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Dalam pemaparannya, Menag mengulas pandangan para filsuf dan teolog seperti Descartes, Plotinus, dan Ibn Arabi terkait hubungan mendalam antara manusia, alam, dan Tuhan. Ia menekankan pentingnya memahami konsep jawhar (substansi) dan ‘arad (penampakan), sehingga manusia tidak memandang alam hanya sebagai bentuk fisik semata.

“Kalau kita sadar bahwa segala sesuatu punya batin—punya ‘jawhar’—kita tidak mungkin merusak alam. Membakar hutan sama artinya merusak tanda keberadaan Tuhan,” ujarnya.

Artikel Terkait

Latihan Dasar Kepemimpinan Remaja Masjid Al Muqorrobien: Mencetak Generasi Penggerak Umat

Enam Alasan Mengapa Doa Kita Belum Dikabulkan Menurut Ulama Klasik

Talak Saat Marah, Apakah Sah? Begini Penjelasan Ulama Fikih

Ia juga mengutip ajaran dari berbagai tradisi besar, mulai dari Islam, Hindu, hingga Taoisme, yang seluruhnya memuat nilai-nilai etika ekologis. “Alam adalah partner, bukan objek. Engkau adalah aku, aku adalah engkau. Kalau engkau mati, aku mati,” tegas Menag.

Menag turut mengapresiasi Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM (BMBPSDM), Muhammad Ali Ramdhani, atas peluncuran buku pengantar ekoteologi. Ia berharap ke depan hadir karya-karya yang lebih komprehensif untuk menggali hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan melalui perspektif moderasi beragama.

“Jika pemahaman puncak ini terwujud, akan muncul kesadaran global untuk menjaga bumi. Semakin cepat alam rusak, semakin cepat tanda-tanda kehancuran datang. Mari kita menunda kiamat dengan menjaga lingkungan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BMBPSDM Muhammad Ali Ramdhani menjelaskan bahwa peluncuran tiga buku tersebut merupakan bagian dari mandat besar Kementerian Agama, sesuai Keputusan Menteri Agama Nomor 244 Tahun 2025.

Menurutnya, penyusunan buku-buku ini melalui proses panjang, mulai dari pengumpulan data, penulisan, Focus Group Discussion (FGD), hingga penyempurnaan ulang bersama berbagai pihak—akademisi, peneliti, aktivis lingkungan, tokoh agama, analis kebijakan, dan kementerian/lembaga lintas sektor.

Buku Ekoteologi: Menguatkan Iman, Merawat Lingkungan diharapkan dapat menjadi pedoman implementatif bagi Kementerian Agama dan mitra terkait, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga harmoni antara manusia, Tuhan, dan alam. Buku ini juga diharapkan menjadi rujukan komunikasi bagi berbagai program yang mengusung perspektif ekoteologi.

“Peluncuran ekoteologi dan peta jalan moderasi beragama ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi Kementerian Agama dalam mengarusutamakan spiritualitas ekologis dan kerukunan lintas agama dalam pembangunan nasional,” tutupnya. (hai)

Topik: Membakar Hutan

TerkaitBerita

Latihan Dasar Kepemimpinan Remaja Masjid Al Muqorrobien: Mencetak Generasi Penggerak Umat
Religi

Latihan Dasar Kepemimpinan Remaja Masjid Al Muqorrobien: Mencetak Generasi Penggerak Umat

oleh Editor : Doe
24 Januari 2026
Doa
Religi

Enam Alasan Mengapa Doa Kita Belum Dikabulkan Menurut Ulama Klasik

oleh Editor : Hairul
2 November 2025
Talak
Religi

Talak Saat Marah, Apakah Sah? Begini Penjelasan Ulama Fikih

oleh Editor : Hairul
14 Oktober 2025
Aroya Cruise Hadirkan Sensasi Baru Ibadah Haji dan Umrah Lewat Jalur Laut
Religi

Aroya Cruise Hadirkan Sensasi Baru Ibadah Haji dan Umrah Lewat Jalur Laut

oleh Editor : Akula
3 Oktober 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Review Huawei MatePad Mini: Tablet Ringkas 8,8 Inci yang Siap Temani Kuliah dan Kerja

Review Huawei MatePad Mini: Tablet Ringkas 8,8 Inci yang Siap Temani Kuliah dan Kerja

23 Juli 2026
Indomobil eMotor Tyranno X Resmi Meluncur, Motor Listrik Adventure dengan Jarak Tempuh hingga 160 Km

Indomobil eMotor Tyranno X Resmi Meluncur, Motor Listrik Adventure dengan Jarak Tempuh hingga 160 Km

23 Juli 2026
KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las

KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las

23 Juli 2026
Prabowo Dirikan Universitas Republik Indonesia, Disiapkan Cetak Pemimpin Masa Depan

Prabowo Dirikan Universitas Republik Indonesia, Disiapkan Cetak Pemimpin Masa Depan

23 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4005 shares
    Share 1602 Tweet 1001
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    579 shares
    Share 232 Tweet 145
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya