Selasa, 27 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Menaker Yassierli Sampaikan Pentingnya SDM Kuat dan Hubungan Industrial Harmonis 

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
4 Oktober 2025
in Bisnis
A A
0
Menaker Yassierli Sampaikan Pentingnya SDM Kuat dan Hubungan Industrial Harmonis 

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. (FOTO: Humas Kemnaker)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, BEKASI – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa kemandirian ekonomi nasional hanya dapat terwujud bila ditopang oleh sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif serta hubungan industrial yang harmonis. Ia menyebut, Indonesia memiliki potensi besar untuk mandiri dalam produksi industri sehingga tidak perlu bergantung pada impor.

“Kalau orang Indonesia bisa membuat baju, sepatu, hingga komponen otomotif, maka kita tidak perlu lagi produk dari luar negeri. Inilah esensi substitusi impor yang harus kita dorong,” ujar Yassierli saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional bertema “Industri Manufaktur Indonesia Terkini: Menavigasi Tantangan Berdasarkan Indeks PMI” yang digelar oleh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (3/10/2025).

Yassierli mengatakan, pembangunan industri tidak boleh hanya berorientasi ekspor, tetapi juga harus memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Tanpa itu, pertumbuhan industri hanya akan melahirkan pola ketergantungan baru yang tidak memberi manfaat langsung bagi rakyat.

Ia melihat tantangan ketenagakerjaan sekarang ini masih didominasi oleh tenaga kerja yang berpendidikan SMA/SMK, sementara kebutuhan industri semakin menuntut keterampilan berbasis teknologi. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, pemerintah terus mendorong peningkatan kompetensi melalui pelatihan, pemagangan, dan teaching factory agar SDM Indonesia lebih adaptif dan berdaya saing.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 Menjadi Rp 2.550.000 per Gram, Berikut Rincian Lengkapnya

Masuk Fortune Indonesia 100 2026, Danamon Perkuat Komitmen terhadap Pertumbuhan Berkelanjutan

Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp 2.540.000 per Gram, Berikut Rincian Lengkapnya

Selain itu, Yassierli sangat mengapresiasi dialog antara serikat pekerja dan pengusaha yang tidak hanya membicarakan soal upah, tetapi juga masa depan industri dan pekerja.

“Kunci menghadapi tantangan global adalah kolaborasi. Serikat pekerja, pengusaha, dan pemerintah harus bahu-membahu membangun ekosistem ketenagakerjaan yang adil dan produktif,” ucapnya.

Sementara, Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat menilai, pembangunan industri harus dibarengi peningkatan daya beli masyarakat. Tanpa daya beli, produk dalam negeri akan sulit terserap pasar. Ia juga menekankan pentingnya mendorong pengolahan sumber daya alam agar memberi nilai tambah, bukan sekadar mengekspor bahan mentah.

Jumhur menambahkan, anggaran pelatihan tenaga kerja di Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara tetangga. “Kalau kita menambah anggaran pelatihan secara signifikan, industri akan semakin kuat dan tenaga kerja kita semakin terampil,” katanya.

Menurutnya, kemandirian ekonomi hanya bisa terwujud apabila industri nasional, sektor pendidikan, dan pelatihan tenaga kerja bergerak seiring.

“Apabila semua sektor berjalan bersama, saya yakin Indonesia akan bangkit sebagai negara industri yang mandiri dan kuat,”ucapnya. (ris)

Topik: hubungan industrialKemnakermenaker YassierliSDM

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 Menjadi Rp 2.550.000 per Gram, Berikut Rincian Lengkapnya
Bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 Menjadi Rp 2.550.000 per Gram, Berikut Rincian Lengkapnya

oleh Editor : Affandy
27 Oktober 2026
BANK DANAMON
Bisnis

Masuk Fortune Indonesia 100 2026, Danamon Perkuat Komitmen terhadap Pertumbuhan Berkelanjutan

oleh Editor : Affandy
27 Oktober 2026
Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp 2.540.000 per Gram, Berikut Rincian Lengkapnya
Bisnis

Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp 2.540.000 per Gram, Berikut Rincian Lengkapnya

oleh Editor : Affandy
26 Oktober 2026
MORAZEN Yogyakarta
Bisnis

72 Mobil Tua Ramaikan Carmeet Underground di MORAZEN Yogyakarta

oleh Editor : Hairul
26 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 Menjadi Rp 2.550.000 per Gram, Berikut Rincian Lengkapnya

Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 Menjadi Rp 2.550.000 per Gram, Berikut Rincian Lengkapnya

27 Oktober 2026
Haier

Haier Hadirkan TV 100 Inci M96 Series dengan Teknologi QD-Mini LED

27 Oktober 2026
BNI Catat Laba Bersih Rp 16,1 Triliun di Kuartal III-2026, Tertinggi dalam Sejarah Perseroan

BNI Catat Laba Bersih Rp 16,1 Triliun di Kuartal III-2026, Tertinggi dalam Sejarah Perseroan

27 Oktober 2026
BANK DANAMON

Masuk Fortune Indonesia 100 2026, Danamon Perkuat Komitmen terhadap Pertumbuhan Berkelanjutan

27 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5095 shares
    Share 2038 Tweet 1274
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1106 shares
    Share 442 Tweet 277
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya