Kamis, 11 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Menkomdigi Meutya Hafid Buka Suara Soal TKDN dan Investasi Apple di Indonesia

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
12 Desember 2024
in Nasional
A A
0
memkomdigi
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, baru-baru ini mengungkapkan isi pertemuannya dengan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang terkait pembahasan seputar Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) serta potensi investasi Apple di Indonesia. Pertemuan tersebut menjadi sorotan, karena melibatkan dua isu penting dalam pengembangan industri teknologi dan manufaktur di Tanah Air.

Meutya Hafid menjelaskan bahwa pembahasan mengenai TKDN menjadi salah satu fokus utama dalam pertemuan dengan Menperin Agus Gumiwang. Sejak diatur pada tahun 2017, regulasi TKDN mewajibkan setiap perangkat elektronik yang dipasarkan di Indonesia untuk memiliki kandungan lokal sebesar minimal 35%.

Namun, Meutya juga mengungkapkan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk menaikkan persentase TKDN tersebut guna lebih mendukung industri dalam negeri. “Jadi, nanti kita akan lihat, apakah bisa kita naikkan untuk mendukung industri dalam negeri. Tapi, tentu perlu dikaji dulu,” ujar Meutya kepada awak media di Yogyakarta, Rabu (11/12/2024).

Kenaikan TKDN, menurut Meutya, bertujuan untuk memperkuat daya saing industri lokal dan mendorong perusahaan teknologi global yang beroperasi di Indonesia agar lebih banyak melibatkan komponen dan tenaga kerja lokal dalam proses produksi. Meski demikian, perubahan aturan ini masih membutuhkan kajian mendalam terkait dampaknya terhadap ekosistem industri dan investasi di Indonesia.

Artikel Terkait

Jupnas Gizi Minta Pemerintah Buka Kejelasan Nasib MBG dan SPPG Pasca Moratorium

SBY Apresiasi Pemerintahan Prabowo Berhasil Hentikan Pelemahan Rupiah dan IHSG

Bansos Rp 5,4 Juta Kata LBP Bukan Program Baru

Selain membahas TKDN, pertemuan antara Meutya Hafid dan Agus Gumiwang juga menyinggung soal potensi investasi dari perusahaan teknologi besar dunia, seperti Apple. Pemerintah Indonesia memang tengah berupaya menarik minat perusahaan teknologi global untuk lebih berinvestasi di dalam negeri, termasuk dalam hal produksi perangkat elektronik. Apple, yang telah lama beroperasi di Indonesia melalui jaringan distribusinya, menjadi salah satu perusahaan yang dilirik untuk meningkatkan kapasitas produksinya di tanah air.

Meutya Hafid menyatakan bahwa pembahasan mengenai insentif dan kebijakan investasi untuk perusahaan asing, termasuk Apple, terus dilakukan oleh pemerintah guna menciptakan ekosistem industri yang lebih inklusif dan berbasis pada teknologi tinggi. Pemerintah ingin memastikan bahwa investasi tersebut tidak hanya berfokus pada pasar, tetapi juga dapat mendorong terciptanya lapangan pekerjaan dan peningkatan kualitas produk domestik.

Pemerintah, menurut Meutya, sangat sadar bahwa dalam menghadapi era industri 4.0 dan persaingan global, kebijakan yang mendorong penguatan industri lokal menjadi sangat penting. Dengan peningkatan TKDN dan mendatangkan investasi dari perusahaan-perusahaan teknologi global, Indonesia diharapkan bisa mempercepat proses transformasi digital dan memperkuat daya saing di kancah internasional.

Namun, perubahan atau penguatan kebijakan ini, seperti yang disampaikan oleh Meutya, memerlukan waktu dan kajian yang cermat. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil akan memberikan manfaat yang seimbang antara kemajuan industri dan keberlanjutan ekonomi nasional.(dhil)

Topik: Menkomdigi

TerkaitBerita

Jupnas Gizi Minta Pemerintah Buka Kejelasan Nasib MBG dan SPPG Pasca Moratorium
Nasional

Jupnas Gizi Minta Pemerintah Buka Kejelasan Nasib MBG dan SPPG Pasca Moratorium

oleh Editor : Akula
11 Juni 2026
Saham-Saham Big Bank Kompak Melemah, IHSG Dibuka di Zona Merah
Nasional

SBY Apresiasi Pemerintahan Prabowo Berhasil Hentikan Pelemahan Rupiah dan IHSG

oleh Editor : Affandy
11 Juni 2026
BANTUAN SOSIAL: Warga penerima manfaat antre mencairkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kantor Pos Indramayu, Jawa Barat pada 23 Mei 2023. (Foto Ilustrasi: ANTARA/Dedhez Anggara)
Nasional

Bansos Rp 5,4 Juta Kata LBP Bukan Program Baru

oleh Editor : Memoarto
11 Juni 2026
Dua Tahun Berturut-turut Tak Masuk Daftar Kasus ILC, Menaker: Bukti Dialog Sosial di Indonesia Terwujud
Nasional

Dua Tahun Berturut-turut Tak Masuk Daftar Kasus ILC, Menaker: Bukti Dialog Sosial di Indonesia Terwujud

oleh Editor : Anggoro
10 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Iran Nyatakan Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

Iran Nyatakan Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

11 Juni 2026
Jupnas Gizi Minta Pemerintah Buka Kejelasan Nasib MBG dan SPPG Pasca Moratorium

Jupnas Gizi Minta Pemerintah Buka Kejelasan Nasib MBG dan SPPG Pasca Moratorium

11 Juni 2026
Ribuan Pelari Rayakan Global Running Day 2026 Bersama ASICS di 10 Kota Indonesia

Ribuan Pelari Rayakan Global Running Day 2026 Bersama ASICS di 10 Kota Indonesia

11 Juni 2026
Bus PO Shantika Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek, Diduga Berawal dari Ban Pecah

Bus PO Shantika Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek, Diduga Berawal dari Ban Pecah

11 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    435 shares
    Share 174 Tweet 109
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3474 shares
    Share 1390 Tweet 869
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    408 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Toyota Innova Crysta: MPV Premium Bermesin Tangguh dengan Kabin Luas dan Nyaman

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya