Rabu, 7 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home uncategorized

Menpora Tidak Ingin Timnas Bergantung pada Program Naturalisasi

Editor : Hana oleh Editor : Hana
21 Februari 2022
in uncategorized
A A
0
Menpora Tidak Ingin Timnas Bergantung pada Program Naturalisasi
Share on FacebookShare on Twitter
7587Menpora Amali Tegaskan Naturalisasi Hanya untuk Jangka Pendek Jangka Panjangnya Tetap Pembinaan Usia Dini - Menpora Tidak Ingin Timnas Bergantung pada Program Naturalisasi
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyampaikan, program naturalisasi pemain sepakbola untuk memperkuat tim nasional Indonesia merupakan program jangka pendek. Pembinaan atlet asli dan pembinaan atlet dari usia dini tetap menjadi prioritas jangka panjang program pemerintah bersama federasi.(foto:rayki/kemenpora.go.id)

 

JAKARTA, koranindopos.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyampaikan program naturalisasi pemain sepakbola untuk memperkuat tim nasional Indonesia merupakan program jangka pendek. Pembinaan atlet asli dan pembinaan atlet dari usia dini tetap menjadi prioritas jangka panjang program pemerintah bersama federasi.

Pernyataan Amali tersebut merespons upaya PSSI dan pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) yang saat ini sedang meminta bantuan kepada pemerintah Menpora Amali, agar mendapatkan bantuan melakukan program naturalisasi terhadap dua pemain bola asing yakni Jordi Amat dan Sandy Walsh. “Program naturalisasi ini untuk jangka pendek saja, jangka panjang kita tetap dalam rangka pembinaan asli pemain kita dan untuk pembinaan usia dini,” kata Amali saat jumpa pers belum lama ini seperti dikutip dari laman resmi Kemenpora, Senin (21/2).

Amali menyatakan, pihaknya telah mendengarkan alasan yang kuat dari PSSI dan pelatih timnas STY terkait program naturalisasi untuk Jordi Amat dan Sandy Walsh. Karena itu, proses naturalisasi terhadap dua pemain tersebut dibantu pihak Kemenpora. Dalam langkah menuju naturalisasi, Amali mengaku sangat berhati-hati. Dia tak ingin program tersebut ke depannya menimbulkan kesia-siaan belaka. “Kami sangat ketat terkait naturalisasi,” tegas Amali.

Artikel Terkait

California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Jadi Libur Resmi

Dari Ruang Kelas ke Dunia Industri, Siswa Aero Astra Akademia Belajar Langsung di Hotel

Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

Politisi Partai Golkar itu tidak ingin naturalisasi seperti sebelumnya. “Kita (pernah) naturalisasi padahal itu dia tidak berguna dari berbagai faktor untuk timnas kita,” ujar Amali. Dia meminta program naturalisasi ke depan harus ada urgensinya serta harus ada yang bertanggungjawab, bukan lagi klub-klub sepakbola melainkan federasi secara langsung. “Dulu klub saja meminta naturalisasi langsung bisa jalan, sekarang tidak,” sambungnya.

Dia ingin PSSI bertanggungjawab terhadap pemain sepakbola yang akan dinaturalisasi. Kemenpora akan menanyakan secara detail urgensi program naturalisasi. Seperti yang dilakukannya pada Jordi Amat dan Sandy Walsh. “Setelah dijelaskan ternyata durasi mainnya cukup panjang, karena yang akan dinaturalisasi ini bukan pemain yang sedang bermain di sini (Indonesia) melainkan mereka yang sedang bermain di kompetisi sepakbola Eropa, sehingga secara kualitas mereka bagus untuk timnas kita,” tandas Amali.(hai)

Topik: KemenporaNaturalisasiSepakbolaTimnas

TerkaitBerita

KOMUNITAS MUSLIM: Council on American-Islamic Relations (CAIR) cabang California—organisasi advokasi dan hak-hak sipil Muslim terbesar di Amerika Serikat berpartisipasi dalam acara tahunan ke-13 *Muslim Day at the Capitol* (MDAC) yang digelar di Sacramento. (Foto Ilustrasi: ca.cair.com)
uncategorized

California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Jadi Libur Resmi

oleh Editor : Memoarto
3 Oktober 2026
Dari Ruang Kelas ke Dunia Industri, Siswa Aero Astra Akademia Belajar Langsung di Hotel
uncategorized

Dari Ruang Kelas ke Dunia Industri, Siswa Aero Astra Akademia Belajar Langsung di Hotel

oleh Editor : Affandy
1 Oktober 2026
Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan
Opini

Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

oleh Editor : Anggoro
28 September 2026
SPANDUK TUNTUTAN: Sejumlah massa unjuk rasa memasang spanduk tuntutan mereka di pagar Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (27/8/2026). (FOTO ILUSTRASI; HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)
Nasional

Polisi Tangkap Ratusan Terduga Pelaku Anarkistis di Aksi 27 Agustus 2026

oleh Editor : Memoarto
27 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Harga Galaxy S26 Naik hingga Rp3,2 Juta, Imbas Kelangkaan Memori Global

Harga Galaxy S26 Naik hingga Rp3,2 Juta, Imbas Kelangkaan Memori Global

6 Oktober 2026
Chery iCar V27 Resmi Meluncur di China, SUV EREV Bertenaga 335 kW

Chery iCar V27 Resmi Meluncur di China, SUV EREV Bertenaga 335 kW

6 Oktober 2026
Bandung World Cinema Hadirkan Sinema Dunia hingga Layar Terbuka di Balai Kota

Bandung World Cinema Hadirkan Sinema Dunia hingga Layar Terbuka di Balai Kota

6 Oktober 2026
Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya

Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya

6 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4910 shares
    Share 1964 Tweet 1228
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Posting Kalimat Galau di Instagram, Ada Apa Dengan Yogie Nandes?

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • BGN Ungkap Konflik Mitra Dapur dan Yayasan MBG, Ada Setoran Rp2.000 per Porsi

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya