Senin, 25 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Mensos Lantik 860 Guru Sekolah Rakyat, Perkuat Layanan Pendidikan untuk Kelompok Rentan

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
27 November 2025
in Nasional
A A
0
Guru Sekolah Rakyat
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Menteri Sosial Saifullah Yusuf melantik 860 guru Sekolah Rakyat dalam upacara resmi di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (26/11/2025). Pelantikan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat penyelenggaraan pendidikan dasar bagi kelompok rentan di berbagai wilayah Indonesia.

Mensos menyampaikan bahwa pelantikan terbaru ini melengkapi pengangkatan sebelumnya terhadap 1.335 guru dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dengan demikian, jumlah tenaga pendidik yang bertugas di Sekolah Rakyat terus bertambah untuk memenuhi kebutuhan pendidikan yang inklusif.

“Dengan tambahan pelantikan hari ini, total guru yang bertugas di Sekolah Rakyat seluruh Indonesia terus meningkat untuk memenuhi layanan pendidikan yang inklusif,” kata Mensos.

Selain melantik 860 guru, Kementerian Sosial juga mengukuhkan 10 pejabat fungsional baru, terdiri dari pekerja sosial, penyuluh sosial, serta auditor yang akan mendukung pelaksanaan tugas-tugas fungsional di lingkungan Sekolah Rakyat. Mensos menekankan pentingnya jabatan fungsional dalam era penyederhanaan birokrasi, mengingat posisi tersebut menuntut kompetensi teknis dan profesionalitas yang tinggi dalam pelayanan publik.

Artikel Terkait

Kondisi Gus Hilman Membaik Usai Kecelakaan di Tol Paspro

Kapal Selam Pakistan dan Kapal Perang Indonesia Bermanuver di Laut Jawa

Pemerintah Siap Terapkan Kebijakan DHE dan Tata Kelola Ekspor SDA Mulai 1 Juni

Di hadapan para guru yang hadir dari berbagai daerah, Mensos menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan instrumen penting dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan, masyarakat adat, hingga yang tinggal di wilayah terpencil. Karena itu, keberadaan tenaga pengajar yang kompeten menjadi faktor kunci keberhasilan program.

“Pemerintah tengah menyiapkan penguatan dukungan kesejahteraan, termasuk tunjangan bagi guru Sekolah Rakyat, agar mereka dapat menjalankan tugas secara optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kemensos juga akan terus meningkatkan kapasitas guru melalui pelatihan dan supervisi berkala. Program ini akan terintegrasi dengan berbagai inisiatif pemberdayaan sosial agar pendidikan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

“Selamat bertugas dan segera beradaptasi di unit masing-masing. Bawa semangat pelayanan dan pengabdian sosial untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan,” pesan Mensos.

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin, khususnya yang berada pada Desil 1–4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Program ini dirancang sebagai model pengentasan kemiskinan terpadu dengan menggabungkan layanan pendidikan, kesehatan, pangan bergizi, hingga pemberdayaan ekonomi.

Berbagai layanan pemerintah seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), jaminan kesehatan PBI-JK, Koperasi Desa Merah Putih, serta Program 3 Juta Rumah ikut terintegrasi dalam skema ini.

Hingga 2025, Kemensos mencatat terdapat 166 titik Sekolah Rakyat rintisan dengan kapasitas hampir 16 ribu siswa, didukung 2.400 guru serta lebih dari 4.000 tenaga kependidikan pada jenjang SD, SMP, dan SMA sederajat. Program ini diharapkan memperkuat pemerataan akses pendidikan sekaligus menjadi langkah konkret pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan jangka panjang. (hai)

Topik: GuruGuru Sekolah Rakyat

TerkaitBerita

Kondisi Gus Hilman Membaik Usai Kecelakaan di Tol Paspro
Peristiwa

Kondisi Gus Hilman Membaik Usai Kecelakaan di Tol Paspro

oleh Editor : Affandy
24 Mei 2026
Kapal Selam Pakistan dan Kapal Perang Indonesia Bermanuver di Laut Jawa
Nasional

Kapal Selam Pakistan dan Kapal Perang Indonesia Bermanuver di Laut Jawa

oleh Editor : Affandy
23 Mei 2026
Perdagangan
Nasional

Pemerintah Siap Terapkan Kebijakan DHE dan Tata Kelola Ekspor SDA Mulai 1 Juni

oleh Editor : Hairul
23 Mei 2026
Jemaah Haji
Nasional

Jumlah Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Arab Saudi Bertambah

oleh Editor : Hairul
23 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

PLTS 71,9 MW Indocement Catat Rekor Baru di Sektor Semen Indonesia

PLTS 71,9 MW Indocement Catat Rekor Baru di Sektor Semen Indonesia

25 Mei 2026
iCar Resmi Luncurkan SUV Listrik Terbaru iCar V23 di Pasar Otomotif Indonesia

iCar Resmi Luncurkan SUV Listrik Terbaru iCar V23 di Pasar Otomotif Indonesia

25 Mei 2026
DUEL SENGIT: Christopher Nkunku mengeksekusi penalti ke gawang Genoa pada Minggu (17/5/2026) (Foto Ilustrasi: (c) AC Milan Official)

Cagliari Mati-matian Hadapi AC Milan di San Siro

24 Mei 2026
TERLIBAT KETEGANGAN: Sebuah kapal coast guard Jepang (bawah) saling semprot air dengan kapal coast guard Taiwan yang mengawal puluhan kapal nelayan Taiwan berlayar melewati perairan dekat pulau sengketa di Laut China. (Foto Ilustrasi: Reuters)

Kapal Taiwan dan China Bersitegang di Pulau Pratas

24 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3232 shares
    Share 1293 Tweet 808
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Bocoran iPhone 18 Pro Max: Desain Baru, Performa Monster, dan Kamera Ala DSLR

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • All New Honda BeAT 125 NX Resmi Meluncur, Kini Lebih Bertenaga dan Stylish

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya