Koranindopos.com, JAKARTA – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemen P2MI) me-launchingkredit usaha rakyat (KUR) Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Program kolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) tersebut diresmikan langsung oleh Menteri P2MI Abdul Kadir Karding di Gedung Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan pada Jumat (29/8/2025).
Karding menjelaskan, program KUR tersebut mengalami perubahan signifikan dari KUR sebelumnya. ”KUR diberi batasan dengan bunga maksimum 6 persen dengan jumlah pinjaman maksimal Rp 100 juta dan tanpa anggunan atau jaminan,” kata Karding dalam sambutannya.
Menurut Karding, itu merupakan program terobosan untuk memberikan kemudahan bagi para PMI. ”Ini merupakan terobosan kebijakan kami bersama menko perekonomian dan menteri keuangan atas arahan Presiden Prabowo,” ungkap Karding.
Karding mengatakan, program KUR sangat membantu PMI karena memberi pelindungan, sekaligus kemudahan dalam proses pelayanan, termasuk akses pembiayaan untuk penempatan dan juga pelatihan. ”Saya pastikan proses KUR kali ini tidak boleh berbulan-bulan. Prosesnya Insya Allah maksimum satu minggu,” ujar Karding. (rls/why/mmr)










