Senin, 27 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Opini

Opini Amri Ikhsan: “Kurikulum” Ramadhan

Editor : Hana oleh Editor : Hana
17 April 2022
in Opini
A A
0
Opini Amri Ikhsan: “Kurikulum” Ramadhan
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Ramadhan adalah sekolah tempat dimana kita belajar tentang hidup dan masalah kehidupan, tempat latihan agar terbias menghadapi problema kehidupan sehingga kita punya wawasan dan cakrawala berpikir, dan akhirnya kita mampu melihat persoalan jauh ke depan, dan tidak terjebak pada keuntungan sesaat tapi merugikan jangka panjang.

Sebagai sebuah madrasah, layaknya sekolah formal, memiliki kurikulum yang menjadi ‘running track’ bagi peserta didik untuk tidak keluar jalur dalam proses pembelajaran.

Pertama, kompetensi inti (KI), merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari, yakni, meningkatkan ketakwaan orang-orang yang beriman, sesuai dengan Alquran Surah Al-Baqarah ayat 183. Artinya, ”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepadamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Takwa adalah gelar yang paling tinggi di sisi Allah, bekal hidup yang paling diperlukan oleh setiap insan agar dapat menjalani kehidupan bahagia di dunia dan di akhirat. “Berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa”, (Surah Al-Baqarah: 197).

Artikel Terkait

Prihatin pada Fenomena Pelecehan Terhadap Supremasi Hukum

Presiden Sudah Tahu Abnormalitas Pada Tata Kelola Program Prioritas

Perluasan Objek Pajak dan Kesediaan Memahami Fakta Sosial Ekonomi Rakyat

Banyak ulama menyatakan bahwa dengan bekal takwa, segala urusan dan problem yang kita hadapi akan teratasi (65: 2). Krisis multidimensi yang seluruh pakar bingung mengatasinya dapat diselesaikan dengan takwa. Allah akan memudahkan rezeki kita (65: 4). Amal ibadah kita akan diterima Allah SWT (5: 27) dan insya Allah kelak kita akan dimasukkan ke dalam surga-Nya yang penuh dengan kenikmatan (52: 17).

Takwa, menurut sebagian ulama, adalah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya, sikap yang tidak pernah absen dalam setiap perintah Allah dan tidak pernah hadir dalam setiap larangan-Nya dan tentunya melindungi diri dari siksa neraka dengan cara melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.

Kedua, madrasah ini juga memiliki SKL (Standar Kelulusan), yaitu, indikator keberhasilan setelah menyelesaikan proses pembelajaran di madrasah ini: 1) al-khawf minal Jalīl (rasa takut kepada Allah Yang Maha Agung). Orang bertaqwa semestinya merasa selalu diawasi, kapan pun dan dimanapun, 2) al-‘Amal bi-t-tanzīl (beramal sesuai tuntunan Syari’ah), siswa yang menjalankan apa yang menjadi perintah Allah swt, dan menjauhi segala apa yang dilarang-Nya.

Kemudian, 3) ar-Ridhā bil qalīl (ridha dengan yang sedikit). Siswa yang menerima walaupun sedikit, bersyukur dengan apa yang didapat, serta berkeyakinan penuh bahwa Allah swt telah menciptakan segala sesuai dengan kadarnya, 4) al-isti’dād liyawmi-r-rahīl (menyiapkan untuk kehidupan akhirat). (Setiawan).

Ketiga, kurikulum juga menjalan kompetensi dasar (KD), materi dasar yang harus dikuasi siswa, menjalankan Rukun Puasa Ramadhan, yakni, memasang niat puasa dan menahan diri dari pembatal-pembatal puasa Mampu menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Hal-hal yang membatalkan puasa adalah makan, minum, hubungan suami-istri di siang hari, muntah disengaja, keluar mani disengaja, haid, nifas, serta murtad keluar dari Islam.

Kompetensi dasar merupakan kemampuan spesifik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terkait ibadah puasa. Rumusan kompetensi dasar dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik dan kemampuan peserta didik dalam menjalankan ibadah ini.

Keempat, kurikulum ini memiliki aktivitas pembelajaran untuk mewujudkan ketercapaian KI dan KD: 1) meningkatkan shalat bukan sekadar kualitas saja, tapi juga kuantitas ibadah 5 waktu tersebut. Meningkatkan artinya menambah jumlah shalat. Selain shalat fardhu, shalat-shalat sunnah juga harus dikerjakan, 2) banyak berinteraksi dengan Al-Qur’an: dengan membaca Al-Qur’an atau qiro’ah dilakukan setiap sebelum dan sesudah shalat dan dengan mengikuti Kajian Al-Qur’an atau tilawah.

Kemudian, 3. Infak, 4) memberi makan orang lain untuk berbuka puasa. Rasulullah SAW dalam hadits berikut. Artinya: “Barang siapa yang memberikan makanan untuk berbuka bagi orang berpuasa maka dia akan mendapatkan pahala sebagaimana orang tersebut, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang itu,” (HR At Tirmidzi), 5) memperbanyak doa Bulan Ramadan, 6) salat malam atau qiyam Ramadan. (UAH).

Kelima, sebagai kurikulum yang diterapkan di madrasah, mesti dilakukan ujian untuk peserta didik, yang diuji adalah melatih diri dalam menempa berbagai sifat terpuji, melawan nafsu, serta menangkal godaan dan rayuan setan. Tes juga menguji bersikap sabar, mendidik jujur dan disiplin, menumbuhkan sifat kasih sayang dan tolong menolong yang menjalin rasa persaudaraan sesama umat Islam.

Peserta akan diuji dalam mengendalikan diri dari makan, minum, serta berhubungan suami istri di siang hari atau hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa.
Pada tingkat yang lebih tinggi, peserta akan dites secara konsisten: (a) Menundukkan pandangan mata dari hal-hal yang tercela sesuai dengan syariat Islam. (b) Memelihara lisan dari dusta, ghibah, adu domba, dan sumpah palsu. (c) Memelihara telinga dari mendengar hal-hal yang dibenci Allah. (d) Memelihara segenap anggota tubuh dari hal-hal yang dibenci oleh Allah, misalnya memelihara perut dari makanan yang shubhat. (5) Tidak terlalu banyak mengisi perut ketika berbuka puasa, sekalipun dengan makanan yang halal (H. Syafruddin Nurdin).

Untuk level yang paling tinggi, peserta ujian diuji dalam pemeliharaan atas segala gerak-gerik hati dari tujuan yang bersifat duniawi. Orang yang berpuasa dengan kategori ini akan merasakan puasanya gugur apabila dia memikirkan hal-hal selain Allah.

Karena implementasi kurikulum ini sangat berat, maka sangat disarankan untuk menyambut bulan Ramadhan dan mempersiapkan diri sejak bulan Rajab 2 bulan sebelum hari H. Dalam doanya, Rasulullah saw bersabda: “Ya Allah berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’bah dan sampaikan umur kami ke bulan Ramadhan.”

Penerapam konten kurikulum madrasah puasa Ramadan apabila dilaksanakan dengan baik sebagai tempat latihan untuk meraih gelar takwa. Inshaallah akan diwisuda pada hari raya Idulfitri 1443 H sebagai lulusan terbaik. “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu” (QS Al-Hujuraat [49]: 13). Amin.

(Penulis adalah pendidik di madrasah)

Topik: Ramadan

TerkaitBerita

Bamsoet
Opini

Prihatin pada Fenomena Pelecehan Terhadap Supremasi Hukum

oleh Editor : Hairul
22 Juli 2026
Bamsoet
Opini

Presiden Sudah Tahu Abnormalitas Pada Tata Kelola Program Prioritas

oleh Editor : Hairul
16 Juli 2026
Pajak
Opini

Perluasan Objek Pajak dan Kesediaan Memahami Fakta Sosial Ekonomi Rakyat

oleh Editor : Hairul
6 Juli 2026
“Echo Chamber”, Pengganggu Pembelajaran Mendalam?
Opini

“Growth Mindset” Gerbang Transformasi Pembelajaran Mendalam

oleh Editor : Anggoro
6 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Klinik Pratama MPR Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Perbaikan Layanan Berkelanjutan

Klinik Pratama MPR Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Perbaikan Layanan Berkelanjutan

26 Juli 2026
Taufik Basari: Pelaksanaan Reforma Agraria Masih Jauh dari Cita-Cita Pendiri Bangsa

Taufik Basari: Pelaksanaan Reforma Agraria Masih Jauh dari Cita-Cita Pendiri Bangsa

26 Juli 2026
MPR RI

MPR RI Dorong Penguatan Risalah Perubahan UUD 1945 sebagai Rujukan Penafsiran Konstitusi

23 Juli 2026
Hari Anak Nasional Jadi Momentum Mendorong Anak Aktif Bermain Lewat Gerakan #BiarkanMerekaBerlari

Hari Anak Nasional Jadi Momentum Mendorong Anak Aktif Bermain Lewat Gerakan #BiarkanMerekaBerlari

26 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4064 shares
    Share 1626 Tweet 1016
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    599 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Bocoran iPhone 18 Pro: Kamera Disebut Bakal Jadi yang Tercanggih Sepanjang Sejarah Apple

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya