Minggu, 21 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Teknologi Elektronik

Panasonic GreenACT, Langkah Nyata Ciptakan Kehidupan Bumi yang Bersih & Berkelanjutan

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
19 Februari 2024
in Elektronik
A A
0
PT. Panasonic Gobel Indonesia (PGI)
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. PT. Panasonic Gobel Indonesia (PGI) telah lama menjadi pionir dalam kontribusi terhadap lingkungan dengan menyediakan beragam produk ramah lingkungan. Komitmen jangka panjang Panasonic terhadap keberlanjutan tercermin dalam inovasi dan kebijakan 3P (Planet, People, Profit), yang secara konsisten mendukung upaya menciptakan bumi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Bersama PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI), PGI menyelenggarakan kampanye “GreenACT” yang bertujuan untuk menunjukkan komitmen perusahaan terhadap kelestarian lingkungan melalui inovasi dan transformasi teknologi Panasonic di bidang Pembangunan Teknologi, Pengetahuan, dan Nasionalisme dengan mengimplementasikan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan berkualitas tinggi (PATEN) dalam produknya.

Daniel Suhardiman, Vice President Director PT Panasonic Manufacturing Indonesia mengatakan Panasonic memegang teguh prinsip untuk melakukan perbaikan terus menerus, mengutamakan kualitas produk, serta dampak berkelanjutan terhadap lingkungan yang lebih baik.

“Teknologi inovatif dari Panasonic seperti nanoe X pada pendingin ruangan (AC) misalnya, bukan hanya sebatas mendinginkan udara melainkan juga menciptakan udara sehat. Panasonic mendorong masyarakat untuk hidup lebih baik, dan komitmen ini menjadi alasan dicetuskannya Panasonic Transformasi 45, karena pada 2045 merupakan tahun “Indonesia Emas” sekaligus usia ke-75 tahun PMI. Kami ingin meninggalkan sesuatu yang baik dan menjadikan perusahaan tanpa emisi (net-zero emmision),” kata Daniel.

Artikel Terkait

Haier Luncurkan Kulkas Jumbo dengan Teknologi Higienis Modern

AQUA Hadirkan Water Heater Nova Series dengan Fitur Keamanan Modern

Epson International Pano Awards 2026 Resmi Dibuka, Hadiah Capai US$50.000

Daniel menambahkan, menuju tahun 2045 PMI sudah semakin gencar memberlakukan langkah-langkah positif di bidang lingkungan, sebagai contoh kendaraan operasional di pabrik berbahan bakar diesel seperti forklift akan diganti dengan target pada tahun 2025 menjadi electric vehicle. Kemudian mulai April 2024, PMI berencana memasang beberapa titik energi terbarukan berupa solar panel di beberapa lokasi perusahaan.

Upaya lain ialah menekan penggunaan plastik. Sampai saat ini rasio plastik daur-ulang sudah mencapai 40% dan akan terus ditingkatkan. PMI juga berinisiatif memperkenalkan “factory forest” dengan menyediakan lahan seluas tiga hektar, dan sudah mulai ditanami pohon untuk menjadi tabungan karbon yang baik demi kontribusi kepada lingkungan.

Inovasi pada produk hemat energi juga menjadi fokus Panasonic. Indeks pertama mengenai indeks energi. Menurut Daniel, setiap tahun Panasonic berusaha menurunkan pemakaian energi per-basic unit. Misal dalam memproduksi satu unit memerlukan energi listrik (1 kilowatt hour), maka pada tahun berikutnya harus turun, misal hanya 0,9 kWh. Begitupun produk produk yang memakai energi gas, udara, air, uap, dan listrik.

“Beberapa cara telah kami lakukan, seperti halnya kita memiliki teknologi yang namanya Karakuri, sehingga memungkinkan kita untuk tidak menggunakan penggerak listrik, tetapi menggunakan gravitasi.

Indeks kedua ialah pengelolaan sampah, dan yang ketiga yaitu indeks bahan limbah beracun. Contoh cat untuk spray pewarnaan kipas angin yang dahulu memakai liquid, kami menggantinya menjadi “powder” karena bisa didaur ulang,” ujar Daniel.

Dalam penggunaan air di perusahaan, PMI membuat beberapa kebijakan dengan membuat fasilitas reverse osmosis agar bisa dimanfaatkan ulang. Bahkan pada sisi yang mendasar seperti toilet, dimana masih banyak yang menggunakan pengendapan alami, PMI telah membangun bio-tank untuk kebutuhan 2000 orang di pabrik.

Kemudian, sebagai upaya perusahaan mendukung program pemerintah dalam penggunaan produk lokal dengan jaminan produk berkualitas, Panasonic memiliki program lokalisasi, yaitu meningkatkan kandungan lokal (TKDN). Tingkat komponen dalam negeri pada produk-produk Panasonic sudah mencapai 40%, dan khusus pada produk AC, kipas angin dan pompa sudah di atas 40%.

Tentunya, dari setiap produk yang dibuat dan dipasarkan, Panasonic secara sungguh-sungguh memperhatikan kualitas demi memberikan kepuasan dan keuntungan kepada pelanggan.

Hal ini Panasonic implementasikan dengan sebutan PATEN, Panasonic TEN, terdiri dari 10 solusi kualitas terbaik seperti Higienis, Anti Karat, Kuat, Bahan Aman, Performa Kuat, Tahan Cuaca Esktrem, Anti Api, Aman dari Sengatan Listrik, Bebas Cedera, dan Tahan Banting. Solusi PATEN ini menunjukkan cara Panasonic berbisnis dan mengedukasi publik terhadap produk produk yang dibuat dengan kualitas tinggi, dan mengutamakan keamanan tanpa kompromi.

Selain fokus terhadap pengembangan teknologi dan produk canggih, Panasonic GOBEL secara rutin menyelenggarakan pelatihan karyawan, khususnya dibidang kewirausahaan, instalasi, reparasi, perawatan AC & Brazing. Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan peluang usaha mandiri, memiliki sikap percaya diri serta jiwa yang kreatif, sehingga dapat menghasilkan sumber daya manusia yang terampil dan berkompeten pada bidangnya.

“Kampanye GreenACT mendorong kami untuk terus berupaya mengimplementasikan inovasi dan kebijakan 3P (Planet, People, Profit) melalui setiap terobosan layanan, produk, hingga teknologi yang dibuat dan dipasarkan secara sungguh sungguh.

Maka dari itu, Panasonic GreenACT diharapkan menjadi aksi nyata Panasonic yang dilakukan secara terus menerus demi memberikan konstribusi bagi kehidupan masyarakat yang lebih baik, lingkungan yang kondusif, dan keberlanjutan yang seimbang di bumi yang kita huni”, tutup Daniel. (ris)

Topik: PT. Panasonic Gobel Indonesia (PGI)

TerkaitBerita

AQUA Elektronik
Teknologi

Haier Luncurkan Kulkas Jumbo dengan Teknologi Higienis Modern

oleh Editor : Hana
29 Mei 2026
Aqua Elektronik
Elektronik

AQUA Hadirkan Water Heater Nova Series dengan Fitur Keamanan Modern

oleh Editor : Hana
21 Mei 2026
Epson International Pano Awards 2026 Resmi Dibuka, Hadiah Capai US$50.000
Teknologi

Epson International Pano Awards 2026 Resmi Dibuka, Hadiah Capai US$50.000

oleh Editor : Doe
8 Mei 2026
Epson Dorong Solusi Printing Lebih Efisien dan Berkelanjutan di Asia Tenggara
Teknologi

Epson Dorong Solusi Printing Lebih Efisien dan Berkelanjutan di Asia Tenggara

oleh Editor : Doe
28 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Iran Mulai Ekspor 20 Juta Barel Minyak, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

Iran Mulai Ekspor 20 Juta Barel Minyak, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

21 Juni 2026
Slamet Rahardjo dan Widyawati Dipersatukan dalam CLBK, Angkat Romansa yang Tertunda Puluhan Tahun

Slamet Rahardjo dan Widyawati Dipersatukan dalam CLBK, Angkat Romansa yang Tertunda Puluhan Tahun

20 Juni 2026
Mahasiswa LSPR Sukses Gelar Sorak Betawi Condet

Mahasiswa LSPR Sukses Gelar Sorak Betawi Condet

20 Juni 2026
Guru Madrasah

DPR Siapkan Revisi UU untuk Atasi Persoalan Guru Honorer dan Kekurangan Tenaga Pendidik

20 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3508 shares
    Share 1403 Tweet 877
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    432 shares
    Share 173 Tweet 108
  • Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Konsumen Protes Modernland Cilejit, Progres Podomoro Tenjo Signifikan

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Jetour T1 i-DM Resmi Meluncur di Indonesia, SUV Plug-in Hybrid Siap Tantang Kompetitor di Segmen Urban Adventure

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya