Kamis, 4 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi

Panen Raya Perdana PS-08 di Pandeglang Jadi Tonggak Baru Ketahanan Pangan Nasional

Editor : Akula oleh Editor : Akula
9 Februari 2026
in Ekonomi, Infrastruktur
A A
0
Panen Raya Perdana PS-08 di Pandeglang Jadi Tonggak Baru Ketahanan Pangan Nasional

Panen Raya (Foto. Ilustrasi)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Pada 11 Februari 2026, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, akan menjadi saksi dimulainya panen raya perdana padi varietas PS-08 di tingkat nasional. Kegiatan ini menandai langkah besar dalam upaya memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Di bawah inisiatif Yayasan Bhakti Bela Negara, Brigade Pangan Bhakti Bela Negara, dan kelompok tani setempat, panen padi unggul tersebut akan berlangsung di lahan seluas 753 hektar di Desa Sukarame, Kecamatan Carita.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, direncanakan memimpin acara panen raya secara simbolis. Program ini merupakan bagian dari gerakan besar untuk mengatasi masalah ketahanan pangan, yang telah menjadi prioritas nasional, serta mendukung visi Indonesia Emas melalui penguatan sektor pertanian.

Padi varietas PS-08 yang dibudidayakan di Pandeglang memiliki keunggulan agronomis yang luar biasa. Menurut Seno Adjie, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Yayasan Bhakti Bela Negara, PS-08 mampu memberikan hasil yang optimal meskipun ditanam di lahan dengan kondisi sulit. Setiap lubang tanam hanya membutuhkan satu bibit, namun dapat menghasilkan hingga 54 tangkai dan malai. Selain itu, batang tanaman PS-08 juga besar dan kokoh, menjadikannya tahan terhadap cuaca ekstrem dan serangan hama.

Berdasarkan uji coba di kawasan pesisir Pantai Carita yang kerap diterpa angin barat dan rob air laut, tanaman padi ini tetap tumbuh dengan baik. Keunggulan lainnya, produktivitas padi PS-08 dapat mencapai 8 ton gabah per hektar di lahan yang lebih ekstrem, bahkan berpotensi hingga 12 ton per hektar di tanah yang lebih subur.

Artikel Terkait

Minuman Kemasan Adalah Industri Penopang Konsumsi Domestik

Dolar AS Tembus Rp18.000, Media Sosial Ramai dengan Tagar “Udah 18K”

IHSG Kembali Anjlok Lebih dari 4 Persen, Sentimen Global dan Tekanan Saham Big Caps Jadi Pemicu

Kolaborasi untuk Kesuksesan
Keberhasilan budidaya padi PS-08 di Pandeglang tidak lepas dari kerja sama yang solid antara berbagai pihak. Pendampingan intensif diberikan oleh Brigade Pangan Bhakti Bela Negara, dimulai dari penyediaan bibit unggul, pupuk, hingga teknologi budidaya yang tepat.

Selain itu, program ini juga menjamin penyerapan hasil panen melalui koperasi yang difasilitasi oleh Yayasan Bhakti Bela Negara, sehingga para petani tidak perlu khawatir akan pasar.

“Pendampingan dilakukan dari hulu hingga hilir agar petani memiliki kepastian produksi sekaligus kepastian pasar. Model ini akan kami replikasi di berbagai daerah,” jelas Seno Adjie dalam keterangan resminya.

Panen raya padi PS-08 di Pandeglang ini bukan hanya sekadar kegiatan pertanian biasa, namun juga menjadi model yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani di seluruh Indonesia. Proyek ini sejalan dengan Program Ketahanan Pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mencapai Asta Cita menuju Indonesia Emas.

Suparwo, Sekretaris Jenderal Yayasan Bhakti Bela Negara, mengungkapkan bahwa sejumlah pejabat penting dari tingkat pusat juga telah mengonfirmasi kehadirannya dalam acara panen raya ini. Di antaranya adalah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman, Menteri Koperasi Ferry J. Juliantono, serta berbagai tokoh TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Bagi petani lokal di Pandeglang, panen raya ini bukan hanya menjadi ajang merayakan keberhasilan pertanian, tetapi juga membuka peluang baru untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan adanya program ini, mereka mendapatkan akses lebih besar terhadap teknologi pertanian modern dan dukungan yang komprehensif, mulai dari hulu hingga hilir.

Panen raya perdana padi varietas PS-08 ini juga diharapkan menjadi titik awal bagi penguatan ketahanan pangan di Indonesia. Ke depannya, program ini akan diterapkan di berbagai daerah lainnya, memastikan petani mendapatkan fasilitas yang memadai dan hasil yang maksimal.

Yayasan Bhakti Bela Negara berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada petani Indonesia dan mengimplementasikan berbagai inovasi dalam pertanian yang akan bermanfaat untuk generasi mendatang. Ini adalah langkah penting dalam memastikan bahwa Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri, tetapi juga menjadi negara yang mandiri dalam bidang pertanian.

Dalam jangka panjang, keberhasilan ini akan memberi dampak positif tidak hanya bagi petani, tetapi juga bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Program seperti ini sangat mendukung visi Indonesia Emas, di mana sektor pertanian menjadi salah satu pilar utama pembangunan negara. (Ris/Hend)

Topik: Panen Raya

TerkaitBerita

INDUSTRI MINUMAN: Dari kiri, Ketua Umum ASRIM Triyono Prijosoesilo (kiri) Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kemenperin Merrijantij Punguan Pintaria, dan Peneliti Senior CORE Indonesia Muhammad Ishak Razak pada acara siaran pers di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan pada Kamis (4/6/26). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)
Ekonomi

Minuman Kemasan Adalah Industri Penopang Konsumsi Domestik

oleh Editor : Memoarto
4 Juni 2026
Dolar AS Tembus Rp18.000, Media Sosial Ramai dengan Tagar “Udah 18K”
Bisnis

Dolar AS Tembus Rp18.000, Media Sosial Ramai dengan Tagar “Udah 18K”

oleh Editor : Affandy
4 Juni 2026
IHSG Kembali Anjlok Lebih dari 4 Persen, Sentimen Global dan Tekanan Saham Big Caps Jadi Pemicu
Ekonomi

IHSG Kembali Anjlok Lebih dari 4 Persen, Sentimen Global dan Tekanan Saham Big Caps Jadi Pemicu

oleh Editor : Affandy
4 Juni 2026
Lebak Pasang Target Panen Lebih Tinggi, Varietas PS 08 Diuji di Lahan 10 Hektare
Ekonomi

Lebak Pasang Target Panen Lebih Tinggi, Varietas PS 08 Diuji di Lahan 10 Hektare

oleh Editor : Akula
4 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Setelah Bertahun-tahun Fokus Menulis, Dee Lestari Kembali Menjawab Kerinduannya pada Musik

Setelah Bertahun-tahun Fokus Menulis, Dee Lestari Kembali Menjawab Kerinduannya pada Musik

4 Juni 2026
INDUSTRI MINUMAN: Dari kiri, Ketua Umum ASRIM Triyono Prijosoesilo (kiri) Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kemenperin Merrijantij Punguan Pintaria, dan Peneliti Senior CORE Indonesia Muhammad Ishak Razak pada acara siaran pers di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan pada Kamis (4/6/26). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Minuman Kemasan Adalah Industri Penopang Konsumsi Domestik

4 Juni 2026
Perkembangan Kendaraan Listrik Dorong Pemanfaatan Teknologi Telematika

Perkembangan Kendaraan Listrik Dorong Pemanfaatan Teknologi Telematika

4 Juni 2026
BRIN Buka Peluang Magang dan Pendidikan Riset bagi Mahasiswa, Fokus pada Semikonduktor dan Nanoteknologi

BRIN Buka Peluang Magang dan Pendidikan Riset bagi Mahasiswa, Fokus pada Semikonduktor dan Nanoteknologi

4 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3394 shares
    Share 1358 Tweet 849
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    394 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Dapat Pujian dari Kepala Bappebti, Apa Kunci Sukses 27 Tahun Perjalanan Didimax?

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Edukasi Komunitas Forex Bandung, Didimax Ingatkan Pentingnya Transaksi Mandiri Demi Keamanan Dana

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya