Koranindopos.com – Jakarta.Partai Berkarya secara resmi menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan ini menjadi penegasan arah politik partai setelah Munas yang baru saja digelar.
Ketua Umum Partai Berkarya, Mochammad Ridwan Andreas, menyampaikan sikap resmi partainya dalam momen syukuran pasca Musyawarah Nasional. Acara tersebut berlangsung di Yayasan Panti Asuhan Yatim Daarul Rahman, Pejaten, Jakarta Selatan, Jumat (25/7/2025).
Ridwan menekankan bahwa langkah utama yang akan diambil usai dilantik adalah mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah. “Langkah pertama setelah dilantik yang paling terpenting adalah mendukung penuh seluruh kebijakan dan program Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Mas Gibran,” ucapnya di hadapan media.
Ridwan sendiri baru saja dikukuhkan sebagai Ketua Umum Partai Berkarya dalam Munas yang digelar pada 14 hingga 16 Juli 2025. Pemilihan dilakukan secara aklamasi dalam forum yang berlangsung di Hotel Episode, Gading Serpong, Tangerang Selatan.
Sebagai ketua baru, Ridwan menegaskan bahwa arah partai tetap setia pada semangat kekaryaan. Dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran disebut sebagai langkah alami dari partai yang mengedepankan nilai kontribusi nyata untuk bangsa.
“Jadi Partai Berkarya itu karena kita ini kan karya kekaryaan. Jadi ya mendukung sepenuhnya apa yang diperintahkan, apa yang dimandatkan baik itu oleh undang-undang maupun Presiden terpilih,” jelasnya.

Ridwan juga menyampaikan bahwa pihaknya memandang Prabowo sebagai pemimpin yang membawa misi besar dalam menghadapi dinamika global. Dalam konteks ini, Partai Berkarya melihat pentingnya peran sebagai mitra pemerintah.
Menurutnya, “Gagasan Pak Prabowo luar biasa. Maka kami siap menjadi mitra strategis pemerintah.” Ia pun menilai bahwa kontribusi dari partai politik sangat dibutuhkan dalam menciptakan stabilitas pemerintahan.
Dalam tubuh internal partai, Ridwan saat ini tengah memfokuskan energi pada proses konsolidasi. Mulai dari tingkat pusat hingga daerah, Partai Berkarya melakukan restrukturisasi organisasi sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Ia menyatakan, “Kami ingin membawa Partai Berkarya kembali eksis di kancah perpolitikan nasional, baik di Pileg, Pilpres, maupun Pilkada.”
Tak hanya konsolidasi internal, Ridwan juga merancang agenda politik eksternal. Dalam waktu dekat, ia akan melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh penting di lingkar pemerintahan dan pimpinan partai politik lain.
“Kami ingin meminta masukan dan arahan agar bisa jadi mitra strategis pemerintah,” pungkasnya.










