Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Pemerintah Siapkan Program E20, Bahlil: Indonesia Butuh 4 Juta KL Etanol untuk Kurangi Impor BBM

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
29 Juni 2026
in Ekonomi
A A
0
Pemerintah Siapkan Program E20, Bahlil: Indonesia Butuh 4 Juta KL Etanol untuk Kurangi Impor BBM

Foto: dok. menteri esdm

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat strategi ketahanan energi nasional dengan mendorong implementasi program campuran bioetanol E20. Untuk menjalankan program tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan Indonesia membutuhkan sekitar 4 juta kiloliter (KL) etanol setiap tahun sebagai bahan campuran bensin.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan kebutuhan etanol tersebut didasarkan pada konsumsi bensin nasional yang mencapai sekitar 40 juta KL per tahun. Dalam skema E20, bensin akan dicampur dengan 20 persen etanol guna mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan impor BBM.

“Kebutuhan bensin kita itu kurang lebih sekitar 40 juta KL. Dari jumlah tersebut, kapasitas produksi kita hanya sekitar 14,3 juta KL sehingga impornya hampir mencapai 25 juta KL,” ujar Bahlil dalam keterangan tertulis, Minggu (28/6/2026).

Bahlil menjelaskan bahwa beroperasinya Kilang Balikpapan yang diresmikan pada Januari 2026 memberikan tambahan kapasitas produksi bensin sebesar 5,5 juta KL per tahun.

Artikel Terkait

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

Harga Minyak Dunia Melonjak ke US$ 113 Per Barel, Catat Rekor Tertinggi dalam 5 Bulan

Penambahan kapasitas tersebut membuat kebutuhan impor bensin nasional turun dari hampir 25 juta KL menjadi sekitar 20 juta KL per tahun.

“Namun begitu, Kilang Balikpapan yang kita resmikan pada Januari 2026 bertambah produksinya 5,5 juta KL bensin sehingga menyisakan impor bensin sekitar 20 juta KL,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah menilai angka impor tersebut masih cukup besar sehingga diperlukan langkah lanjutan untuk menekan ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri.

Salah satu strategi yang disiapkan pemerintah adalah penerapan Program E20, yakni penggunaan bensin yang dicampur dengan 20 persen etanol.

Melalui kebijakan ini, konsumsi bensin murni diharapkan dapat berkurang secara signifikan, sehingga kebutuhan impor bahan bakar juga dapat ditekan.

Untuk memenuhi kebutuhan campuran tersebut, pemerintah memperkirakan diperlukan sekitar 4 juta KL etanol setiap tahun.

Selain mengurangi impor BBM, penggunaan bioetanol juga diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT), sekaligus mendukung target transisi energi nasional menuju sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

Program bauran bioetanol menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun sistem energi yang lebih mandiri di tengah meningkatnya kebutuhan bahan bakar nasional.

Dengan konsumsi bensin yang mencapai puluhan juta kiloliter setiap tahun, diversifikasi energi dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak impor sekaligus menjaga stabilitas pasokan energi dalam negeri.

Selain memberikan manfaat dari sisi ketahanan energi, pengembangan industri bioetanol juga berpotensi menciptakan nilai tambah bagi sektor pertanian dan agroindustri melalui pemanfaatan bahan baku lokal, seperti tebu, singkong, dan komoditas penghasil etanol lainnya.

Pemerintah berharap implementasi Program E20 dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam menekan impor BBM, meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan, serta memperkuat kemandirian energi Indonesia di masa mendatang.(dhil/dtk)

Topik: bahlilpemerintah

TerkaitBerita

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan
Ekonomi

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

oleh Editor : Akula
23 Oktober 2026
WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja
Ekonomi

WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

oleh Editor : Akula
23 Oktober 2026
Harga Minyak Dunia Melonjak ke US$ 113 Per Barel, Catat Rekor Tertinggi dalam 5 Bulan
Ekonomi

Harga Minyak Dunia Melonjak ke US$ 113 Per Barel, Catat Rekor Tertinggi dalam 5 Bulan

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
Harga Emas Antam Ambles Rp 10.000 Per Gram, Harga Buyback Anjlok Hingga Rp 30.000
Bisnis

Harga Emas Antam Ambles Rp 10.000 Per Gram, Harga Buyback Anjlok Hingga Rp 30.000

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

TAMBAH PASUKAN: Hotspot karhutla Kalsel terus naik. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Singapura Surati 10 Perusahaan Dalang Karhutla di Indonesia

24 Oktober 2026
KOLABORASI AKTIF: Country Director usmile Indonesia dan Malaysia Michelle secara simbolis meresmikan kolaborasi dengan Raditya Dika sebagai brand ambassador saat press conference di Jakarta pada Jumat (23/10/26). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Usmile Indonesia Gandeng Raditya Dika Jadi Brand Ambassador

24 Oktober 2026
Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

23 Oktober 2026
WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

23 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5045 shares
    Share 2018 Tweet 1261
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1090 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya