koranindopos.com – JAKARTA. Federasi Otomotif Internasional (FIA) merilis kalender balap mobil listrik musim kesembilan 2023. Dalam kalender tersebut, balapan di Jakarta atau Jakarta E-Prix akan dilaksanakan selama dua hari. Yakni, pada 3–4 Juni 2023.
Terkait kalender yang dirilis FIA tersebut, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tidak menampiknya. Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Jakpro Syachrial Syarif bahkan menyebutkan bahwa Jakpro sedang melakukan berbagai persiapan untuk ajang balap mobil listrik itu. ”Preliminary preparation sedang kami lakukan,’’ terangnya.
Preliminary preparation yang dimaksud Syachrial adalah me-review penyelenggaraan Jakarta E-Prix tahun lalu. ”Kami pelajari apa-apa saja yang perlu perbaikan. Kemudian, mengidentifikasi penyusunan tim dan lain-lain yang dimaksudkan untuk mempersiapkan diri Jakpro sebagai penyelenggara dan kemitraannya nanti,’’ paparnya.
Saat ditanya soal Ahmad Syahroni yang akan memimpin susunan panitia penyelenggara tahun ini, Syachrial belum bisa memastikannya. Menurut dia, PT Jakpro belum mengambil keputusan terkait ketua panitia. ’’Sebab, saat ini Jakpro masih melakukan persiapan-persiapan awal,’’ katanya.
Lalu, terkait pembiayaan untuk ajang tersebut, Syachrial enggan menjelaskannya. Namun, dia menyebutkan bahwa dana untuk merealisasikan Formula E di Jakarta tahun ini menggunakan skema business-to-business (B2B).
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono enggan menjawab saat ditanya apakah Formula E masih akan dilaksanakan atau tidak. ”Tanya Jakpro saja,’’ ujarnya.
Sebagai informasi, saat Anies Baswedan masih memimpin Jakarta, jajaran direksi Jakpro menyatakan bakal tetap melaksanakan Formula E di Jakarta tahun ini. Namun, saat kepemimpinan berganti, Heru juga mengganti jajaran direksi Jakpro. (wyu/mmr)










