Koranindopos.com, PRANCIS – Oleh-oleh lawatan Presiden Prabowo Subianto dari Prancis salah satunya soal Bahasa Prancis. Dia berencana memasukkan mata pelajaran Bahasa Prancis ke seluruh jenjang pendidikan di tanah air.
Sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya, Prabowo telah menemui Presiden Emmanuel Macron di Paris, Kamis (28/5/2026) pekan lalu. Di hadapan Macron, dia mengatakan bahwa di tengah ketidakpastian global, mempelajari bahasa Prancis pasti akan berguna ke depan. ”Sekarang, saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar bahasa Prancis,” kata Prabowo.
Bahasa Prancis juga banyak mempengaruhi Bahasa Indonesia sejak lama. Beberapa istilah sehari-hari berasal dari negeri Napoleon Bonaparte itu seperti kado, sado dan kudeta. Bahkan istilah kudeta (coup d’etat) menjadi kosa kata yang kerap tabu bagi politik di negara-negara lain, termasuk Indonesia. Sebab, kata itu bermakna perebutan atau penggulingan kekuasaan.
Menurut laman study.com menulis, secara harfiah, coup d’etat atau dibaca kudeta, terdiri dari coup berarti pukulan, serangan, atau gebrakan. Sedangkan État berarti negara. Istilah ini secara historis mulai populer setelah aksi perebutan kekuasaan politik yang dilakukan oleh Napoleon Bonaparte pada tahun 1799.
Sedangkan di Indonesia menurut kamus Bahasa Indonesia, secara politik pertama kali digunakan di Indonesia pada 3 Juli 1946. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan Kudeta Persatuan Indonesia (atau Peristiwa 3 Juli 1946).
Percobaan pengambilalihan kekuasaan (kudeta) pertama di Indonesia yang dilakukan oleh kelompok oposisi radikal (Persatuan Perjuangan) di bawah Tan Malaka, yang menculik Perdana Menteri Sutan Sjahrir. Presiden Sukarno menolak tuntutan mereka dan peristiwa ini berhasil digagalkan.
Istilah kudeta muncul kembali pada 1965–1966. Itu terjadi dalam pusaran politik besar saat terjadi penculikan dan pembunuhan para jenderal pada malam 30 September 1965 (G30S). Peristiwa tersebut memicu transisi kekuasaan dari Presiden Sukarno ke Mayjen Soeharto yang sering disebut sebagai kudeta merangkak. (cnni/mmr)










