Koranindopos.com, Jakarta – Langkah karier Fajar Sadboy di industri musik harus mengalami penundaan sementara. Hal ini menyusul kecelakaan tunggal yang dialaminya di kawasan Jakarta Timur saat hendak pulang dari kantor ke apartemennya sekitar jam 9 atau 10 pagi. Akibat insiden tersebut, tangan kiri Fajar mengalami retak dan geser pada bagian tulang, yang membuatnya tidak memungkinkan untuk menjalankan agenda pekerjaan dalam waktu dekat.
Dalam konferensi pers yang digelar di Tebet pada Kamis sore (9/4/2026), perwakilan manajemen Jwara Creative menyatakan bahwa mereka memprioritaskan pemulihan fisik Fajar. Keputusan untuk melakukan klarifikasi hari ini diambil setelah memastikan kondisi emosional dan fisik Fajar cukup stabil untuk berbicara di depan publik setelah sempat menjalani perawatan intensif.
“Untuk sementara proyek-proyek kita tunda dulu sekitar satu bulan sampai dia sembuh total,” jelas Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman selaku pembina manajemen.
Padahal, manajemen telah menyusun jadwal yang padat untuk Fajar, termasuk peluncuran karya musik terbaru. Bakat suara Fajar yang disebut-sebut semakin mengalami peningkatan signifikan menjadi alasan mengapa pihak manajemen tidak ingin mengambil risiko dengan memaksanya bekerja di tengah kondisi cidera tulang dan kuku jempol yang lepas.
“Banyak rencana ke depan, termasuk peluncuran lagu dan video klip baru Fajar. Suara Fajar sekarang sudah mulai bagus, jadi sayang kalau dipaksakan sekarang. Biar fokus sembuh dulu,” tambah Jenderal Dudung menjelaskan kerugian waktu yang harus dialami manajemen.
Fajar sendiri mengakui bahwa kecelakaan itu terjadi karena faktor cuaca dan kondisi jalan yang licin saat ia sedang mengerem di tikungan. Benturan dengan trotoar membuat tangannya membengkak dan menimbulkan memar yang cukup luas. Kondisi fisik yang tidak prima ini tentu akan mengganggu performanya jika tetap dipaksakan syuting video klip atau tampil di panggung.
“Lukanya ada bengkak di sini (menunjuk tangan), terus memar bulat kayak koin 500-an. Kalau tangan ini, katanya ada tulang yang geser atau retak karena benturan,” tutur Fajar menjelaskan detail cideranya.
Meski demikian, dukungan terus mengalir untuk Fajar, baik dari penggemar maupun rekan selebriti. Amanda Manopo, yang memiliki kontrak pekerjaan yang sama dengan Fajar, bahkan sempat mengabarkan kondisi Fajar melalui siaran langsung di media sosialnya. Hal ini membuktikan bahwa kehadiran Fajar di industri hiburan sangat dinantikan.
“Kak Amanda nanya, ‘Gimana kabarnya?’ Saya bilang alhamdulillah baik. Kak Amanda tahu dari pihak brand karena kebetulan ada pekerjaan bareng,” kata Fajar dengan nada haru.
Pihak Jwara Creative akan mengatur ulang jadwal promosi dan produksi video klip setelah Fajar dinyatakan sembuh total oleh dokter, yang diperkirakan butuh waktu sekitar empat minggu. Keamanan dan kesehatan artis menjadi poin utama yang ditegaskan oleh pihak manajemen dalam menghadapi situasi darurat seperti kecelakaan ini.
“Amin, terima kasih,” pungkas Fajar mengakhiri sesi wawancara dengan permohonan doa untuk kesembuhannya agar bisa segera kembali berkarya dan menyapa para penggemarnya di dunia hiburan. (BRG/Kul)










