Jumat, 17 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Nasional

Puan Maharani: Konsumsi Pangan Lokal Kurangi Emisi dan Cegah Diabetes

Editor : Hana oleh Editor : Hana
8 Agustus 2024
in Nasional
0
Diabetes
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta, Ketua DPR RI, Dr. (H.C.) Puan Maharani, mengungkapkan pentingnya mengonsumsi bahan pangan lokal sebagai salah satu langkah strategis dalam mengurangi emisi karbon dan mencegah ancaman penyakit diabetes. Menurut Puan, dengan memanfaatkan hasil pertanian dalam negeri, masyarakat tidak hanya mendukung kedaulatan pangan, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan.

“Hebatnya, singkong yang mudah ditemukan sehari-hari ini juga diminati pasar internasional untuk dibuat tapioka dan bahan pangan lain,” ujar Puan dalam rilis yang diterima Parlementaria di Jakarta, Rabu (7/8/2024).

Puan, yang juga mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), menekankan bahwa singkong memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk pangan strategis. Menurutnya, singkong bisa diunggulkan dalam gerakan penganekaragaman konsumsi pangan di Indonesia.

“Penggunaan singkong sebagai bahan pangan memiliki banyak manfaat, termasuk dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan mendukung produktivitas pertanian dalam negeri,” kata Puan, yang juga merupakan Politisi Fraksi PDI-Perjuangan.

Artikel Terkait

Setelah Sebulan Berlalu: Menguji Ulang Integritas Peradilan dalam Kasus Kekerasan oleh Oknum Militer

Menko Polkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Barat Antisipasi Musim Kemarau 2026

Menaker Tegaskan Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Sejumlah ahli telah mengakui manfaat dari produk pangan lokal dalam mendukung sektor pertanian. Puan menyebutkan bahwa konsumsi bahan pangan lokal tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga berdampak positif pada peningkatan pendapatan petani dan membuka peluang lapangan kerja di sektor pertanian.

Terkait meningkatnya kasus diabetes, Puan mendorong pemerintah untuk memperkuat program edukasi dan sosialisasi tentang pola makan sehat. Ia menyoroti pentingnya kampanye yang mempromosikan konsumsi bahan pangan lokal yang sehat seperti singkong, sayuran, dan buah-buahan.

“Maka edukasi mengenai gizi dan kesehatan menjadi sangat penting. Program kampanye edukasi yang mempromosikan konsumsi bahan pangan lokal tidak hanya membantu mencegah diabetes, tetapi juga mendukung petani lokal dalam hal produksi dan distribusi makanan alami hasil pertanian Tanah Air,” tambah Puan.

Selain itu, Puan juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terhadap peredaran makanan dan minuman tinggi gula serta ultra-proses. Ia menegaskan bahwa regulasi yang ketat harus diiringi dengan upaya memastikan asupan sehat dapat terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.

“Pengawasan dari Kemenkes dan BPOM harus ekstra dan benar-benar terasa manfaatnya. Pengetatan regulasi penting, tapi penting juga memastikan asupan sehat bisa terjangkau oleh semua,” pungkas Puan.

Dengan dorongan dari pemerintah dan kesadaran masyarakat, diharapkan konsumsi pangan lokal dapat menjadi solusi untuk menjaga kesehatan serta mendukung ketahanan pangan nasional. (hai)

Topik: diabetesPuan Maharani

TerkaitBerita

Setelah Sebulan Berlalu: Menguji Ulang Integritas Peradilan dalam Kasus Kekerasan oleh Oknum Militer
Nasional

Setelah Sebulan Berlalu: Menguji Ulang Integritas Peradilan dalam Kasus Kekerasan oleh Oknum Militer

oleh Editor : Affandy
17 April 2026
Menko Polkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Barat Antisipasi Musim Kemarau 2026
Nasional

Menko Polkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Barat Antisipasi Musim Kemarau 2026

oleh Editor : Anggoro
17 April 2026
Menaker Tegaskan Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
Nasional

Menaker Tegaskan Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

oleh Editor : Anggoro
17 April 2026
Kementerian P2MI Pastikan Penanganan Kendala Pengiriman Barang Almarhum Reza Valentino Simamora Berjalan Transparan dan Akuntabel
Nasional

Kementerian P2MI Pastikan Penanganan Kendala Pengiriman Barang Almarhum Reza Valentino Simamora Berjalan Transparan dan Akuntabel

oleh Editor : Doe
16 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

JUMBO Kembali Sapa Keluarga Indonesia Lewat ‘Kampung Seruni’

JUMBO Kembali Sapa Keluarga Indonesia Lewat ‘Kampung Seruni’

17 April 2026
Huawei Mate 80 Pro Resmi Meluncur, Andalkan Kamera Tajam dan Performa Premium

Huawei Mate 80 Pro Resmi Meluncur, Andalkan Kamera Tajam dan Performa Premium

17 April 2026
Wuling Starlight 560 2026: SUV Tiga Teknologi Siap Ramaikan Pasar Global

Wuling Starlight 560 2026: SUV Tiga Teknologi Siap Ramaikan Pasar Global

17 April 2026
Viral Menu MBG Lele Mentah, Puluhan SPPG di Pamekasan Ditemukan Bermasalah

Viral Menu MBG Lele Mentah, Puluhan SPPG di Pamekasan Ditemukan Bermasalah

17 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2799 shares
    Share 1120 Tweet 700
  • Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    624 shares
    Share 250 Tweet 156
  • Toyota Kijang Super 2026: Reinkarnasi Legendaris dengan Teknologi Hybrid Ramah Lingkungan

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • “Echo Chamber”, Pengganggu Pembelajaran Mendalam?

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya