Rabu, 17 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Reorientasi MBG: Dari Program Konsumsi Menjadi Mesin Penggerak Ekonomi Nasional

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
17 Juni 2026
in Nasional
A A
0
Reorientasi MBG: Dari Program Konsumsi Menjadi Mesin Penggerak Ekonomi Nasional

Foto: kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter
Koranindopos.com. – JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas untuk meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia kini menghadapi tantangan besar. Di tengah tujuan mulianya dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045, program ini diterpa berbagai sorotan terkait tata kelola, transparansi, hingga dugaan penyimpangan yang mencederai kepercayaan publik.

Sejumlah pengamat menilai bahwa MBG tidak boleh hanya dipandang sebagai program belanja konsumsi yang menghabiskan anggaran negara tanpa menghasilkan dampak ekonomi jangka panjang. Sebaliknya, program berskala nasional ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi penggerak ekonomi baru yang mampu menciptakan nilai tambah sekaligus memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara.

Selama ini, mekanisme program MBG berjalan dengan pola sederhana. Anggaran negara dialokasikan untuk pengadaan bahan makanan, distribusi, dan konsumsi oleh penerima manfaat. Setelah makanan dikonsumsi, siklus anggaran berakhir tanpa menghasilkan pendapatan baru bagi negara.

Model seperti ini dinilai rentan terhadap tekanan ekonomi global, terutama ketika harga komoditas dan energi meningkat atau nilai tukar rupiah mengalami pelemahan. Akibatnya, ruang fiskal pemerintah menjadi semakin terbatas untuk membiayai program pembangunan lainnya.

Karena itu, muncul gagasan untuk mengubah paradigma MBG menjadi sebuah ekosistem ekonomi yang produktif. Melalui pendekatan ini, setiap anggaran yang dikeluarkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi yang mampu menciptakan pendapatan berkelanjutan.

Artikel Terkait

Gempa Susulan Terbesar di Palu Tercatat M5,2

KPI Nilai Peliputan Demonstrasi oleh Televisi dan Radio Sudah Sesuai Aturan

Kesepakatan Damai Iran-AS Dinilai Berpotensi Turunkan Harga Minyak dan Stabilkan Ekonomi Global

Dengan target penerima manfaat yang mencapai puluhan juta orang di seluruh Indonesia, MBG memiliki daya ungkit ekonomi yang sangat besar. Program ini dapat menjadi fondasi pembentukan rantai pasok pangan nasional yang melibatkan petani, nelayan, pelaku UMKM, koperasi, hingga industri logistik.

Apabila dikelola secara terintegrasi, MBG berpotensi menciptakan pasar yang stabil bagi produk pertanian dan perikanan lokal. Selain meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil, langkah ini juga dapat memperkuat ketahanan pangan nasional.

Lebih jauh lagi, aktivitas ekonomi yang tercipta dari ekosistem MBG dapat menghasilkan berbagai bentuk pendapatan yang pada akhirnya berkontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Salah satu sektor yang dinilai memiliki prospek besar adalah pembangunan jaringan penyimpanan dingin atau cold chain. Selama ini, Indonesia masih menghadapi tingkat kehilangan hasil panen dan produk perikanan yang cukup tinggi akibat keterbatasan fasilitas penyimpanan.

Melalui jaringan cold storage yang terhubung dengan kebutuhan MBG, pemerintah dapat membantu menjaga kualitas bahan pangan sekaligus mengurangi kerugian pascapanen. Fasilitas tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh petani dan nelayan di luar kebutuhan program, sehingga menciptakan sumber pendapatan baru.

Selain mendukung distribusi pangan bergizi, pengembangan cold chain juga berpotensi meningkatkan efisiensi rantai pasok nasional.

Pilar berikutnya adalah penerapan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah pangan. Sisa makanan dan limbah organik yang dihasilkan dari kegiatan MBG dapat diolah menjadi kompos, pakan ternak, hingga energi terbarukan.

Pendekatan ini tidak hanya membantu mengurangi beban lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha baru di tingkat daerah. Dengan pengelolaan yang tepat, limbah yang sebelumnya dianggap sebagai masalah dapat berubah menjadi sumber nilai ekonomi.

Transformasi MBG menjadi program produktif membutuhkan tata kelola yang transparan, pengawasan yang kuat, serta pemanfaatan teknologi digital dalam setiap prosesnya. Sistem yang terintegrasi akan memastikan setiap aliran anggaran dapat dipantau secara terbuka dan akuntabel.

Selain itu, keterlibatan koperasi, UMKM, dan komunitas lokal menjadi faktor penting agar manfaat ekonomi program dapat dirasakan secara merata di berbagai wilayah Indonesia.

Program Makan Bergizi Gratis sejatinya memiliki potensi lebih besar daripada sekadar penyediaan makanan bagi masyarakat. Dengan pendekatan yang tepat, MBG dapat berkembang menjadi platform ekonomi nasional yang memperkuat sektor pangan, menciptakan lapangan kerja, mendorong inovasi, dan menghasilkan nilai tambah bagi negara.

Jika transformasi tersebut berhasil dilakukan, MBG tidak hanya akan dikenang sebagai program sosial berskala besar, tetapi juga sebagai investasi strategis yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam jangka panjang.(dhil)

Topik: MBG

TerkaitBerita

KETERANGAN PERS: Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama (dua dari kiri) memberikan penjelasan kepada awak media di Gedung Multi-Hazard Early Warning System (MHEWS), BMKG di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (16/6/2026). (Foto: BMKG.go.id)
Nasional

Gempa Susulan Terbesar di Palu Tercatat M5,2

oleh Editor : Memoarto
17 Juni 2026
Demo
Nasional

KPI Nilai Peliputan Demonstrasi oleh Televisi dan Radio Sudah Sesuai Aturan

oleh Editor : Hairul
16 Juni 2026
Kesepakatan Damai Iran-AS Dinilai Berpotensi Turunkan Harga Minyak dan Stabilkan Ekonomi Global
Nasional

Kesepakatan Damai Iran-AS Dinilai Berpotensi Turunkan Harga Minyak dan Stabilkan Ekonomi Global

oleh Editor : Affandy
16 Juni 2026
Investasi Jerman
Nasional

Indonesia-Jerman Sepakat Tingkatkan Investasi dan Kemitraan Strategis

oleh Editor : Hairul
16 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Geely EX2 Ramaikan Jakarta Fair 2026, Mobil Listrik Kompak dengan Harga Mulai Rp239 Jutaan

Geely EX2 Ramaikan Jakarta Fair 2026, Mobil Listrik Kompak dengan Harga Mulai Rp239 Jutaan

17 Juni 2026
Pemprov DKI Jakarta Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Gaji Setara UMP Rp5,7 Juta

Pemprov DKI Jakarta Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Gaji Setara UMP Rp5,7 Juta

17 Juni 2026
AKSI DRAMATIS: Kiper Qatar, Mahmoud Abunada, melakukan penyelamatan dalam pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 melawan Swiss pada Minggu (14/6/2026). (Foto: (c) AP Photo/Eugene Hoshiko)

Kanada dan Qatar Sama-Sama Jaga Asa Lolos Babak 32 Besar

17 Juni 2026
NEGARA SEKUTU: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam satu momentum di Gedung Putih. (Foto Ilustrasi: Dok./ whitehouse.gov)

Presiden Trump: Tanpa Saya Tidak Akan Ada Israel

17 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3493 shares
    Share 1397 Tweet 873
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya