Rabu, 9 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

RI Diproyeksikan Kena Tarif Final AS 18 Persen, Berlaku Bertahap Mulai 24 Juli 2026

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
8 Juni 2026
in Ekonomi
A A
0
RI Diproyeksikan Kena Tarif Final AS 18 Persen, Berlaku Bertahap Mulai 24 Juli 2026

Foto: dok. detik.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Pemerintah Indonesia memproyeksikan tarif final yang akan dikenakan Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah produk ekspor Indonesia mencapai 18 persen. Besaran tersebut menjadi target akhir yang diharapkan muncul setelah seluruh proses investigasi dagang berdasarkan Section 301 diselesaikan oleh pemerintah AS.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menjelaskan bahwa angka 18 persen masih bersifat proyeksi dan belum menjadi keputusan final. Menurutnya, masih terdapat sejumlah tahapan hukum dan administratif yang harus dilalui sebelum kebijakan tarif tersebut diterapkan secara penuh.

“Masih akan diselenggarakan periode pemberian komentar tambahan (comment period) serta dengar pendapat lanjutan sebelum tarif diimplementasikan secara penuh. Dengan demikian, angka 18 persen merupakan proyeksi akhir yang masih tunduk pada penyelesaian proses resmi,” ujar Susiwijono dalam keterangan tertulis, Senin (8/6/2026).

Saat ini, Indonesia masih dikenakan tarif sementara sebesar 10 persen. Kebijakan sementara tersebut berlaku hingga 24 Juli 2026 dan menjadi bagian dari tahapan awal sebelum struktur tarif yang lebih permanen diterapkan oleh pemerintah AS.

Artikel Terkait

BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

Harga Emas Antam Makin Jatuh, Turun Rp17.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram

Setelah masa berlaku tarif sementara berakhir, penerapan tarif akan dilakukan secara bertahap. Komponen pertama yang akan diberlakukan adalah tarif sebesar 10 persen yang berkaitan dengan isu kerja paksa (forced labor). Kebijakan ini menjadi salah satu fokus utama dalam investigasi perdagangan yang dilakukan AS terhadap sejumlah negara mitra dagangnya.

Selanjutnya, dalam beberapa pekan setelah penerapan tarif pertama, pemerintah AS berencana menambahkan komponen tarif lain yang terkait dengan kelebihan kapasitas struktural atau structural excess capacity. Penambahan komponen inilah yang diperkirakan akan membawa total tarif terhadap produk Indonesia mencapai sekitar 18 persen.

Pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan proses tersebut dan melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk meminimalkan dampak terhadap sektor ekspor nasional. Sejumlah pelaku usaha juga diharapkan dapat mempersiapkan strategi penyesuaian guna menjaga daya saing produk Indonesia di pasar Amerika Serikat.

Amerika Serikat selama ini merupakan salah satu tujuan ekspor utama Indonesia. Oleh karena itu, setiap perubahan kebijakan tarif berpotensi memengaruhi kinerja perdagangan bilateral, terutama pada sektor manufaktur dan industri yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap pasar AS.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa angka tarif 18 persen masih berupa proyeksi dan dapat berubah sesuai hasil akhir proses investigasi serta keputusan resmi yang akan dikeluarkan oleh otoritas perdagangan Amerika Serikat dalam beberapa waktu mendatang.(dhil)

Topik: RItarif final as

TerkaitBerita

BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia
Bisnis

BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

oleh Editor : Anggoro
9 September 2026
Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial
Ekonomi

Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

oleh Editor : Doe
9 September 2026
Harga Emas Antam Makin Jatuh, Turun Rp17.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Makin Jatuh, Turun Rp17.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
Pasar Keuangan Mulai Menguat, Investor Disarankan Terapkan Strategi Investasi Selektif
Ekonomi

Pasar Keuangan Mulai Menguat, Investor Disarankan Terapkan Strategi Investasi Selektif

oleh Editor : Affandy
9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

9 September 2026
Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

9 September 2026
Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

9 September 2026
Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

9 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4456 shares
    Share 1782 Tweet 1114
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    849 shares
    Share 340 Tweet 212
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya