Sabtu, 8 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Internasional

RI Kirim Nota Diplomatik Ke Kemlu Armenia Terkait WNI Tewas Dibunuh

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
21 Juli 2026
in Internasional
A A
0
DIPLOMATIK: KBRI Indonesia di Kyiv, Ukraina telah menyampaikan nota diplomatik RI ke Kemenlu Armenia terkait kematian seorang WNI asal Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kementerian Luar Negeri RI)

DIPLOMATIK: KBRI Indonesia di Kyiv, Ukraina telah menyampaikan nota diplomatik RI ke Kemenlu Armenia terkait kematian seorang WNI asal Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kementerian Luar Negeri RI)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI) mengirimkan Nota Diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Armenia. Itu dilakukan terkait kasus tewasnya seorang warga negara Indonesia (WNI) asal Sulawesi Selatan bernama Valenth A Tambuto.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan, Nota Diplomatik itu dilayangkan sejak 18 Juli 2026, untuk memastikan terpenuhinya hak-hak kekonsuleran WNI. “KBRI (Kedutaan Besar RI) di Kyiv telah menyampaikan Nota Diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Armenia guna memperoleh akses kekonsuleran bagi penanganan jenazah WNI, serta untuk bertemu dengan salah satu WNI yang sedang menjalani proses hukum,” kata Heni dilansir dari CNNIndonesia.com pada Senin (20/7).

Heni mengatakan, Kemlu RI dan KBRI Kyiv telah berkoordinasi dengan otoritas Armenia untuk menangani kasus ini. Sebelumnya seorang warga negara Indonesia (WNI) asal Sulawesi Selatan ditemukan tewas dalam kondisi mulut dan tangan dilakban di dalam kamar mesnya di Armenia.

Keluarga curiga korban atas nama Valenth A Tambuto itu menjadi korban pembunuhan. Keluarga memperoleh informasi Valenth tewas dari pacar korban dan rekan kerjanya. “Segera setelah menerima informasi pada 16 Juli, KBRI Kyiv berkoordinasi dengan Konsul Kehormatan RI di Yerevan, aparat penegak hukum Armenia, dan komunitas WNI setempat,” ungkap Heni.

Artikel Terkait

Belgia Kirim Militer Demi Amankan Greenland Dari Incaran Trump

Stok Amunisi Menipis, Trump dan Menhan AS Cekcok di Rapat Kabinet

Jepang Pangkas Pajak Konsumsi Menjadi 1 Persen

Dia memastikan pihak-pihak terkait tengah berupaya memverifikasi informasi, mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, serta memperoleh keterangan mengenai proses penyelidikan. “Berdasarkan informasi awal otoritas Armenia, korban dan pihak yang diduga sebagai pelaku merupakan WNI. Sejumlah WNI telah diamankan untuk kepentingan penyidikan,” ujarnya.

Adik korban, Arnold Tambuto, menyebut keluarga mendapatkan informasi yang mengarah pada dugaan pembunuhan di balik kematian Valenth. “Memang informasi itu (pembunuhan) banyak yang menyebutkan. Kami dapat informasi dari beberapa kerabat dekat dan juga dari pacar almarhum sendiri,” kata Arnold Tambuto kepada wartawan, seperti dikutip detiksulsel.

Menurut kesaksian Arnold, salah satu dugaan motif yang diterima adalah kebiasaan korban yang sering meminjamkan uang ke teman-temannya. Dari informasi itu mengarah bahwa rekan-rekan korban itu lah yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan. “Katanya yang pertama, Valenth itu terlalu baik karena suka meminjamkan uang ke temannya. Dan uang itu yang dipinjamkan ke pelaku semua. Itu ada bukti chatnya kalau itu,” ungkap Arnold.

Keluarga juga sempat menerima informasi bahwa korban pernah diajak untuk terlibat dalam penggelapan uang perusahaan oleh rekannya, namun ditolak korban. “Yang kedua, waktu itu Valenth diajak oleh mereka (pelaku) untuk ikut serta dalam rencana penggelapan uang perusahaan, tapi Valenth menolak,” imbuh Arnold.

Korban yang mengetahui rencana itu dikhawatirkan bakal melaporkannya ke perusahaan. Selain itu karena beberapa orang di antaranya juga punya utang ke korban, mereka kemudian diduga merencanakan untuk membunuh Valenth.

Meski begitu pihak keluarga belum menerima informasi resmi dari penegak hukum Armenia soal motif maupun pelaku kematian korban. Kabar Valenth tewas pertama kali diketahui keluarga pada Rabu (15/7/2026) malam lalu. Arnold mengaku masih berkomunikasi dengan kakaknya, beberapa jam sebelum menerima kabar duka itu.

Arnold menyebut komunikasi terakhir terjadi sekitar pukul 01.00 WITA pada Rabu (15/7) atau Selasa (14/7) waktu Armenia. Saat dicek, korban ditemukan dalam kondisi tangan dan mulut dilakban. “Kondisi jenazah (waktu ditemukan) katanya terikat lakban. Kaki, tangan, dan mulut itu terikat lakban. Waktu itu saya syok saya matikan telepon saya tidak dengar jauh lagi, tapi infonya saya dengar memang waktu dibuka (jenazahnya) ada banyak darah,” ujar Arnold. (cnni/mmr)

 

Topik: Armenia

TerkaitBerita

MISI NATO: Pasukan militer Denmark menjalankan operasi di Greenland. (Foto: via REUTERS/Mads Claus Rasmussen)
Internasional

Belgia Kirim Militer Demi Amankan Greenland Dari Incaran Trump

oleh Editor : Memoarto
8 Agustus 2026
KIAN MERUNCING: Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto Ilustrasi: REUTERS/Nathan Howard)
Internasional

Stok Amunisi Menipis, Trump dan Menhan AS Cekcok di Rapat Kabinet

oleh Editor : Memoarto
7 Agustus 2026
PANGKAS PAJAK: Transaksi jual beli di sebuah pasar di Tokyo, Jepang, pada 28 Desember 2024. (Foto: ANTARA/Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Internasional

Jepang Pangkas Pajak Konsumsi Menjadi 1 Persen

oleh Editor : Memoarto
6 Agustus 2026
PUTUS ASA: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri sebuah sesi sidang di parlemen Israel, Knesset, di Yerusalem, pada 17 Juli 2024. (Foto Ilustrasi: AP/Ohad Zwigenberg)
Internasional

Hasil Jajak Pendapat Sebut Warga Israel Ragu Netanyahu Menang Pemilu

oleh Editor : Memoarto
5 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IPO

Purbaya Unggul dalam Survei Kinerja Menteri, MBG Perlu Dilanjutkan

8 Agustus 2026
KERJA SAMA: Rektor Universitas Esa Unggul Arief Kusuma Among Praja (kanan) secara resmi telah meneken kerja sama dengan Fakultas Kedokteran UI. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Dua Universitas Jalin Kerja Sama Untuk Standardisasi Fakultas Kedokteran

8 Agustus 2026
Dari Model ke Akting, Monica Steffi Main di Sahabat Jadi Apa?

Dari Model ke Akting, Monica Steffi Main di Sahabat Jadi Apa?

8 Agustus 2026
Berat Badan Bisa Kembali Naik Setelah Operasi Bariatrik, Ini Penjelasannya

Berat Badan Bisa Kembali Naik Setelah Operasi Bariatrik, Ini Penjelasannya

8 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4253 shares
    Share 1701 Tweet 1063
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya