Kamis, 23 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Internasional

RI Kirim Nota Diplomatik Ke Kemlu Armenia Terkait WNI Tewas Dibunuh

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
21 Juli 2026
in Internasional
A A
0
DIPLOMATIK: KBRI Indonesia di Kyiv, Ukraina telah menyampaikan nota diplomatik RI ke Kemenlu Armenia terkait kematian seorang WNI asal Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kementerian Luar Negeri RI)

DIPLOMATIK: KBRI Indonesia di Kyiv, Ukraina telah menyampaikan nota diplomatik RI ke Kemenlu Armenia terkait kematian seorang WNI asal Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kementerian Luar Negeri RI)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI) mengirimkan Nota Diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Armenia. Itu dilakukan terkait kasus tewasnya seorang warga negara Indonesia (WNI) asal Sulawesi Selatan bernama Valenth A Tambuto.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan, Nota Diplomatik itu dilayangkan sejak 18 Juli 2026, untuk memastikan terpenuhinya hak-hak kekonsuleran WNI. “KBRI (Kedutaan Besar RI) di Kyiv telah menyampaikan Nota Diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Armenia guna memperoleh akses kekonsuleran bagi penanganan jenazah WNI, serta untuk bertemu dengan salah satu WNI yang sedang menjalani proses hukum,” kata Heni dilansir dari CNNIndonesia.com pada Senin (20/7).

Heni mengatakan, Kemlu RI dan KBRI Kyiv telah berkoordinasi dengan otoritas Armenia untuk menangani kasus ini. Sebelumnya seorang warga negara Indonesia (WNI) asal Sulawesi Selatan ditemukan tewas dalam kondisi mulut dan tangan dilakban di dalam kamar mesnya di Armenia.

Keluarga curiga korban atas nama Valenth A Tambuto itu menjadi korban pembunuhan. Keluarga memperoleh informasi Valenth tewas dari pacar korban dan rekan kerjanya. “Segera setelah menerima informasi pada 16 Juli, KBRI Kyiv berkoordinasi dengan Konsul Kehormatan RI di Yerevan, aparat penegak hukum Armenia, dan komunitas WNI setempat,” ungkap Heni.

Artikel Terkait

Iran Ancam Serang Kepentingan AS di Timur Tengah

Prancis Segera Larang Anak Di Bawah Usia 15 Tahun Gunakan Medsos

Malaysia Turunkan Harga BBM RON 95 Jadi Rp 15 Ribuan

Dia memastikan pihak-pihak terkait tengah berupaya memverifikasi informasi, mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, serta memperoleh keterangan mengenai proses penyelidikan. “Berdasarkan informasi awal otoritas Armenia, korban dan pihak yang diduga sebagai pelaku merupakan WNI. Sejumlah WNI telah diamankan untuk kepentingan penyidikan,” ujarnya.

Adik korban, Arnold Tambuto, menyebut keluarga mendapatkan informasi yang mengarah pada dugaan pembunuhan di balik kematian Valenth. “Memang informasi itu (pembunuhan) banyak yang menyebutkan. Kami dapat informasi dari beberapa kerabat dekat dan juga dari pacar almarhum sendiri,” kata Arnold Tambuto kepada wartawan, seperti dikutip detiksulsel.

Menurut kesaksian Arnold, salah satu dugaan motif yang diterima adalah kebiasaan korban yang sering meminjamkan uang ke teman-temannya. Dari informasi itu mengarah bahwa rekan-rekan korban itu lah yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan. “Katanya yang pertama, Valenth itu terlalu baik karena suka meminjamkan uang ke temannya. Dan uang itu yang dipinjamkan ke pelaku semua. Itu ada bukti chatnya kalau itu,” ungkap Arnold.

Keluarga juga sempat menerima informasi bahwa korban pernah diajak untuk terlibat dalam penggelapan uang perusahaan oleh rekannya, namun ditolak korban. “Yang kedua, waktu itu Valenth diajak oleh mereka (pelaku) untuk ikut serta dalam rencana penggelapan uang perusahaan, tapi Valenth menolak,” imbuh Arnold.

Korban yang mengetahui rencana itu dikhawatirkan bakal melaporkannya ke perusahaan. Selain itu karena beberapa orang di antaranya juga punya utang ke korban, mereka kemudian diduga merencanakan untuk membunuh Valenth.

Meski begitu pihak keluarga belum menerima informasi resmi dari penegak hukum Armenia soal motif maupun pelaku kematian korban. Kabar Valenth tewas pertama kali diketahui keluarga pada Rabu (15/7/2026) malam lalu. Arnold mengaku masih berkomunikasi dengan kakaknya, beberapa jam sebelum menerima kabar duka itu.

Arnold menyebut komunikasi terakhir terjadi sekitar pukul 01.00 WITA pada Rabu (15/7) atau Selasa (14/7) waktu Armenia. Saat dicek, korban ditemukan dalam kondisi tangan dan mulut dilakban. “Kondisi jenazah (waktu ditemukan) katanya terikat lakban. Kaki, tangan, dan mulut itu terikat lakban. Waktu itu saya syok saya matikan telepon saya tidak dengar jauh lagi, tapi infonya saya dengar memang waktu dibuka (jenazahnya) ada banyak darah,” ujar Arnold. (cnni/mmr)

 

Topik: Armenia

TerkaitBerita

SITUS NUKLIR: Pegunungan Pickaxe yang merupakan situs nuklir utama milik Iran ini diincar oleh Presiden AS Donald Trump untuk diambil alih. (REUTERS/VANTOR)
Internasional

Iran Ancam Serang Kepentingan AS di Timur Tengah

oleh Editor : Memoarto
23 Juli 2026
LINDUNGI ANAK: Dua anak sedang bermain dengan latar belakang Menara Eiffel di Paris. Pemerintah Prancis akan melarang anak di bawah usia 15 tahun menggunakan medsos. (Foto Ilustrasi: Dok./civitatis.com)
Internasional

Prancis Segera Larang Anak Di Bawah Usia 15 Tahun Gunakan Medsos

oleh Editor : Memoarto
22 Juli 2026
HARGA BBM: Pejalan kaki berada di area SPBU Malaysia. (Foto: Faris Hadziq/SOPA Images/LightRocket via Getty Images)
Internasional

Malaysia Turunkan Harga BBM RON 95 Jadi Rp 15 Ribuan

oleh Editor : Memoarto
20 Juli 2026
SERANGAN RUDAL: Bendera Iran dengan latar belakang peluncuran rudal. (Foto Ilustrasi: Minanews.net/Press TV)
Internasional

Militer Kuwait Cegat Rudal dan Drone Iran

oleh Editor : Memoarto
20 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las

KN SAR Ramawijaya Basarnas Terbakar Saat Perbaikan di Muara Baru, Saksi Sebut Api Berawal dari Percikan Las

23 Juli 2026
Rusdi Kirana

Rusdi Kirana: Ekonomi Konstitusi Harus Jadi Komitmen Nyata, Bukan Sekadar Slogan Politik

21 Juli 2026
Perpustakaan Nasional

Kolaborasi Multi-Pihak untuk Literasi Harus Diwujudkan Atasi Keterbatasan Anggaran

21 Juli 2026
Bamsoet

Prihatin pada Fenomena Pelecehan Terhadap Supremasi Hukum

22 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4002 shares
    Share 1601 Tweet 1001
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    578 shares
    Share 231 Tweet 145
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya