Kamis, 21 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Internasional

Ribuan Warga AS Gelar Aksi Protes Besar-besaran Tolak Kebijakan Kontroversial Trump

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
17 Juli 2025
in Internasional
A A
0
demo
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Gelombang protes besar akan mengguncang Amerika Serikat pada Kamis (17/7) waktu setempat. Ribuan warga direncanakan turun ke jalan dalam aksi nasional bertajuk “Good Trouble Lives On”, sebagai bentuk penolakan terhadap berbagai kebijakan kontroversial Presiden Donald Trump.

Aksi yang akan digelar di lebih dari 1.600 lokasi di seluruh penjuru AS ini difokuskan pada dua isu utama: penolakan terhadap deportasi massal imigran serta pemotongan dana Medicaid dan jaring pengaman sosial lainnya yang selama ini menjadi tumpuan hidup bagi jutaan warga miskin di Negeri Paman Sam.

Tak hanya berisi tuntutan politik, aksi ini juga memiliki makna simbolis. Gelaran ini didedikasikan untuk mengenang John Lewis, tokoh hak-hak sipil dan anggota kongres legendaris yang dikenal karena semangatnya dalam memperjuangkan keadilan sosial dan kesetaraan. Slogan “Good Trouble Lives On” merujuk pada istilah yang sering diucapkan Lewis dalam memperjuangkan perubahan lewat aksi damai.

Para penyelenggara dari berbagai kelompok masyarakat sipil dan organisasi aktivis menyerukan agar unjuk rasa dilakukan secara damai dan tertib, meski diperkirakan akan berlangsung di lokasi-lokasi strategis seperti jalan-jalan utama, gedung pengadilan, hingga ruang publik di berbagai kota.

Artikel Terkait

Menteri Mukhtarudin di Sanggar Bimbingan Malaysia: Anak Pekerja Migran Adalah Pewaris Masa Depan Bangsa

Menteri P2MI di Kuala Lumpur: Pekerja Migran Indonesia Kini Fokus pada Medium dan High Skill

Kemlu Sebut Negosiasi Dengan Perompak Somalia Alot

Kebijakan deportasi massal yang diperintahkan Trump dinilai kejam dan tidak manusiawi, terutama terhadap komunitas imigran yang telah lama tinggal dan bekerja di AS. Selain itu, kebijakan pemotongan dana Medicaid dan berbagai bentuk bantuan sosial lain juga menuai kecaman luas, dianggap akan memperparah kesenjangan sosial dan menyingkirkan kelompok rentan dari akses kesehatan dan kehidupan layak.

Menurut laporan Reuters dan Al Arabiya, banyak pengunjuk rasa juga membawa isu lain, seperti perlindungan terhadap hak-hak minoritas, perubahan iklim, hingga pemilu yang adil. Aksi ini menjadi salah satu bentuk perlawanan publik terbesar terhadap Trump sejak ia kembali menjabat sebagai presiden.

Meski pihak keamanan telah disiagakan di berbagai titik, hingga saat ini belum ada laporan gangguan besar. Para aktivis berharap, gelombang protes ini mampu memberikan tekanan kepada pemerintah untuk meninjau kembali kebijakan yang dianggap menyakiti rakyat kecil.

“John Lewis pernah berkata bahwa kita harus membuat ‘good trouble’, masalah baik untuk perubahan. Hari ini, kami meneruskan semangat itu,” ujar salah satu orator di depan Gedung Pengadilan Federal di Atlanta.

Aksi ini menjadi pengingat kuat bahwa suara rakyat tetap menjadi kekuatan utama dalam demokrasi. Di tengah kontroversi dan ketegangan politik, ribuan warga Amerika memilih untuk bersatu dan bersuara demi masa depan yang lebih adil.(dhil)

Topik: amerika serikatdemo asdonal trump

TerkaitBerita

Menteri Mukhtarudin di Sanggar Bimbingan Malaysia: Anak Pekerja Migran Adalah Pewaris Masa Depan Bangsa
Internasional

Menteri Mukhtarudin di Sanggar Bimbingan Malaysia: Anak Pekerja Migran Adalah Pewaris Masa Depan Bangsa

oleh Editor : Doe
21 Mei 2026
Menteri P2MI di Kuala Lumpur: Pekerja Migran Indonesia Kini Fokus pada Medium dan High Skill
Internasional

Menteri P2MI di Kuala Lumpur: Pekerja Migran Indonesia Kini Fokus pada Medium dan High Skill

oleh Editor : Doe
21 Mei 2026
WNI DISANDERA: Perompak Somalia bersenjata beraksi. Empat WNI awak Kapal MT Honour 25 turut menjadi korban penyanderaan di perairan sekitar Hafun, Somalia. (Foto Ilustrasi: liniindonesia.com)
Internasional

Kemlu Sebut Negosiasi Dengan Perompak Somalia Alot

oleh Editor : Memoarto
21 Mei 2026
SIAP MENYERANG: Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) ancam perang makin meluas jika AS-Israel lanjut serang. (Foto Ilustrasi: via REUTERS/IRGC via Wana News Agency)
Internasional

Garda Revolusi Iran Ancam Perluas Perang Dengan AS

oleh Editor : Memoarto
20 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

20 Tahun Bersama Musica Studios, D’MASIV Resmi Pilih Jalur Independen dan Siap Go International

20 Tahun Bersama Musica Studios, D’MASIV Resmi Pilih Jalur Independen dan Siap Go International

21 Mei 2026
Menteri Mukhtarudin di Sanggar Bimbingan Malaysia: Anak Pekerja Migran Adalah Pewaris Masa Depan Bangsa

Menteri Mukhtarudin di Sanggar Bimbingan Malaysia: Anak Pekerja Migran Adalah Pewaris Masa Depan Bangsa

21 Mei 2026
Menteri P2MI di Kuala Lumpur: Pekerja Migran Indonesia Kini Fokus pada Medium dan High Skill

Menteri P2MI di Kuala Lumpur: Pekerja Migran Indonesia Kini Fokus pada Medium dan High Skill

21 Mei 2026
Indonesia Resmi Jadi Anggota WHO-Listed Authority di Ajang WHA ke-79

Indonesia Resmi Jadi Anggota WHO-Listed Authority di Ajang WHA ke-79

21 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3167 shares
    Share 1267 Tweet 792
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Bocoran iPhone 18 Pro Max: Desain Baru, Performa Monster, dan Kamera Ala DSLR

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • ​Sukses Besar! Film Drama Semua Akan Baik-Baik Saja Garapan Baim Wong Tembus 300 Ribu Penonton dalam 3 Hari

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya