Jumat, 24 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Rusdi Kirana: AI Harus Perkuat Ekonomi Rakyat dan Wujudkan Amanat Konstitusi

Admin oleh Admin
21 Juli 2026
in Ekonomi
A A
0
Rusdi Kirana

Wakil Ketua MPR RI Rusdi Kirana

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Rusdi Kirana menegaskan bahwa perkembangan Artificial Intelligence (AI) harus diarahkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendukung terwujudnya amanat konstitusi. Menurutnya, kemajuan teknologi tidak boleh berhenti sebagai simbol modernisasi, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Rusdi saat membuka Diskusi Publik bertajuk “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi” yang dirangkaikan dengan pembukaan Bazar Gelaran Ekonomi Rakyat di Selasar Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, ekonom, pelaku usaha, dan pemerhati kebijakan publik, di antaranya mantan Menteri Keuangan RI Tahun 1998 Fuad Bawazier, ekonom Ichsanuddin Noorsy, serta Direktur Kebijakan Publik Center of Economic and Law Studies, Media Wahyudi Askar.

Turut hadir Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Muhaimin Iskandar, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, jajaran pimpinan MPR RI, serta pengurus DPP PKB.

Artikel Terkait

IHSG Berpotensi Bergejolak, AllianzGI: Arah Kebijakan The Fed Masih Jadi Penentu

Harga Emas Berpotensi Terkoreksi Sehat, Dupoin Futures: Tren Bullish XAUUSD Masih Terjaga

Bitcoin Bergejolak di Tengah Sentimen Global, Tokocrypto Ingatkan Investor Fokus pada Strategi Jangka Panjang

Rusdi menegaskan bahwa arah baru kebijakan ekonomi nasional harus tetap berpijak pada amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dengan menempatkan rakyat sebagai pusat pembangunan.

“Tema ini bukan hanya menjadi narasi politik ataupun slogan kampanye, tetapi merupakan komitmen nyata untuk mengembalikan arah kebijakan ekonomi nasional agar senantiasa berpijak pada amanat konstitusi serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Rusdi menilai Indonesia tengah memasuki era perubahan besar yang dipicu oleh perkembangan Artificial Intelligence, robotika, dan ekonomi digital. Menurutnya, transformasi tersebut telah mengubah cara manusia bekerja, berproduksi, hingga mengambil keputusan sehingga seluruh elemen bangsa harus mampu beradaptasi.

Namun demikian, ia mengingatkan agar kemajuan teknologi tidak menghilangkan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.

“Kita tidak boleh takut pada perubahan. Hal yang harus ditakutkan adalah ketika perubahan membuat kita meninggalkan jati diri bangsa. Kita harus adaptif terhadap inovasi, tetapi tidak boleh kehilangan keberpihakan kepada rakyat,” tegasnya.

Sebagai pelaku usaha yang mempekerjakan sekitar 27 ribu karyawan, Rusdi mengaku memahami tantangan transformasi teknologi di dunia kerja. Karena itu, ia menilai negara harus hadir memastikan pemanfaatan AI tetap berada dalam koridor kepentingan nasional.

Menurutnya, teknologi seharusnya menjadi instrumen untuk mempercepat pelayanan publik, memperluas akses pendidikan, meningkatkan produktivitas petani dan nelayan, memperkuat daya saing UMKM, serta membuka peluang lebih besar bagi generasi muda.

“Teknologi hanyalah alat. Tujuan kita tetap sama, yaitu sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. AI harus menjadi instrumen yang mempercepat pelayanan, memperluas akses pendidikan, meningkatkan produktivitas petani dan nelayan, memperkuat UMKM, serta membuka kesempatan bagi generasi muda,” katanya.

Rusdi juga menekankan pentingnya membangun kemandirian teknologi nasional. Menurutnya, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk teknologi global, tetapi harus mampu melahirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian.

Ia berharap pemanfaatan AI dapat dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga kalangan pelajar, mahasiswa, guru, dan santri.

“Kita ingin AI menjadi milik petani yang ingin meningkatkan hasil panennya, milik nelayan yang ingin membaca cuaca dengan lebih akurat, milik pelaku UMKM yang ingin menembus pasar lebih luas, serta milik generasi muda yang ingin menciptakan masa depan melalui inovasi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan arah baru kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah yang tepat sebagai hasil pembelajaran pembangunan nasional selama 25 tahun terakhir.

Menurut Muhaimin, tantangan terbesar saat ini bukan lagi terletak pada arah kebijakan, melainkan pada implementasi di lapangan.

“Problem utamanya ada di pelaksanaan. Arahnya sudah baru, tetapi cara kerjanya jangan sampai masih lama. Ini yang harus kita benahi bersama,” katanya.

Ia berharap forum diskusi tersebut dapat menghasilkan rekomendasi strategis bagi pemerintah dan DPR dalam memperkuat implementasi ekonomi konstitusional yang berpihak kepada rakyat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), di tengah percepatan perkembangan teknologi global.

Diskusi publik tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir ke-28 PKB sekaligus menjadi forum untuk memperkuat komitmen membangun ekonomi nasional yang inklusif, adaptif terhadap kemajuan teknologi, dan tetap berlandaskan nilai-nilai konstitusi demi mewujudkan kesejahteraan serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (hai)

Topik: MPR RIRusdi Kirana

TerkaitBerita

IHSG Berpotensi Bergejolak, AllianzGI: Arah Kebijakan The Fed Masih Jadi Penentu
Ekonomi

IHSG Berpotensi Bergejolak, AllianzGI: Arah Kebijakan The Fed Masih Jadi Penentu

oleh Editor : Affandy
23 Juli 2026
Harga Emas Berpotensi Terkoreksi Sehat, Dupoin Futures: Tren Bullish XAUUSD Masih Terjaga
Bisnis

Harga Emas Berpotensi Terkoreksi Sehat, Dupoin Futures: Tren Bullish XAUUSD Masih Terjaga

oleh Editor : Affandy
23 Juli 2026
Bitcoin Bergejolak di Tengah Sentimen Global, Tokocrypto Ingatkan Investor Fokus pada Strategi Jangka Panjang
Bisnis

Bitcoin Bergejolak di Tengah Sentimen Global, Tokocrypto Ingatkan Investor Fokus pada Strategi Jangka Panjang

oleh Editor : Affandy
22 Juli 2026
Strategi Range Trading: Memanfaatkan Peluang Saat Pasar Sideways dengan Lebih Terukur
Bisnis

Strategi Range Trading: Memanfaatkan Peluang Saat Pasar Sideways dengan Lebih Terukur

oleh Editor : Affandy
22 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IHDC Soroti Empat Faktor Kesehatan yang Berpotensi Memengaruhi Perkembangan Kognitif Anak Indonesia

IHDC Soroti Empat Faktor Kesehatan yang Berpotensi Memengaruhi Perkembangan Kognitif Anak Indonesia

23 Juli 2026
TULOLA, BCA, dan Pertamina Hadirkan Kawan Nusantara 2026, Angkat Tema “Evolusi” Warisan Budaya Indonesia

TULOLA, BCA, dan Pertamina Hadirkan Kawan Nusantara 2026, Angkat Tema “Evolusi” Warisan Budaya Indonesia

23 Juli 2026
UNJUK KUALITAS: Kiper Spanyol Unai Simon (kiri) merayakan kemenangan bersama Pau Cubarsi (kanan) setelah laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Austria di Inglewood, California, dekat Los Angeles, pada Kamis (2/7/2026). (Foto: (c) AP Photo/Jae C. Hong)

Publik Akui Kualitas Pau Cubarsi Pasca Tampil di Piala Dunia 2026

24 Juli 2026
Kedubes Inggris Buka Pelatihan Gratis Safe & Smart 2026, Guru SMP dan SMA Bisa Daftar

Kedubes Inggris Buka Pelatihan Gratis Safe & Smart 2026, Guru SMP dan SMA Bisa Daftar

23 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4018 shares
    Share 1607 Tweet 1005
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BMW New iX3, SUV Listrik Premium dengan Performa Tinggi dan Teknologi Masa Depan

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya