Selasa, 11 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Lifestyle

Sambut Bulan Kemerdekaan, Galeri Indonesia Kaya Hadirkan ‘Bulang Trang, Nona’, Ajak Penonton Maknai Patriotisme dalam Keseharian

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
11 Agustus 2026
in Lifestyle
A A
0
Sambut Bulan Kemerdekaan, Galeri Indonesia Kaya Hadirkan ‘Bulang Trang, Nona’, Ajak Penonton Maknai Patriotisme dalam Keseharian

Foto: dok. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Memasuki bulan kemerdekaan, Galeri Indonesia Kaya menghadirkan pertunjukan teater ‘Bulang Trang, Nona’ karya Teater Pandora. Pementasan ini mengajak masyarakat melihat kembali makna patriotisme melalui kisah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari keluarga, cinta, persahabatan, hingga kenangan.

Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program akhir pekan Galeri Indonesia Kaya yang mengangkat tema perjuangan selama Agustus. Alih-alih hanya menampilkan kisah kepahlawanan di medan perang, ‘Bulang Trang, Nona’ menghadirkan sudut pandang bahwa perjuangan juga dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Program Director Indonesia Kaya, Renitasari Adrian, mengatakan semangat perjuangan dapat dimaknai melalui berbagai perspektif, termasuk melalui seni pertunjukan.

“Di bulan kemerdekaan, kami ingin mengajak masyarakat memaknai semangat perjuangan dari perspektif yang berbeda. Melalui beragam pertunjukan yang kami hadirkan dalam program Prime Time di Galeri Indonesia Kaya, kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa semangat mencintai bangsa tidak hanya lahir dari medan perjuangan, tetapi juga dari kehidupan sehari-hari,” ujar Renitasari.

Artikel Terkait

UNIQLO Menghadirkan Koleksi Hijab di Indonesia

MILKLAB Ramaikan Coffee Culture Jakarta Lewat Coffee Rave dan Program Café Hopping

IKEA Ajak Masyarakat Tata Ulang Ruang Rumah Lewat Kampanye “Luangkan Ruang”

Menurutnya, ‘Bulang Trang, Nona’ memperlihatkan bagaimana keluarga, cinta, serta nilai-nilai kehidupan yang terus dijaga dapat menjadi bentuk patriotisme yang tetap relevan hingga saat ini.

“Kami berharap pertunjukan ini dapat memperluas apresiasi masyarakat terhadap seni pertunjukan Indonesia,” lanjutnya.

Disutradarai Yoga Mohamad, ‘Bulang Trang, Nona’ yang dalam bahasa Ambon berarti “Terang Bulan, Nona”, bercerita tentang seorang pejuang muda bernama Wilson.

Kisahnya membawa penonton kembali ke masa kecil Wilson ketika ia tinggal bersama Mama dan tiga orang tantenya di Ambon pada 1936. Namun, ketika menjalankan tugas sebagai pejuang di Irian Barat, Wilson mulai kehilangan potongan-potongan memorinya akibat penyakit malaria yang dideritanya.

Ingatan yang perlahan memudar tersebut kemudian menjadi pintu masuk bagi penonton untuk mengikuti perjalanan hidup Wilson. Dari serpihan memori itu, muncul kembali kisah tentang keluarga, persahabatan, cinta, serta berbagai pengalaman yang membentuk dirinya.

Pertunjukan menggunakan pendekatan memory play, dengan permainan realis yang dinarasikan melalui ingatan tokoh utama. Pendekatan tersebut membuat cerita tidak hanya berfokus pada perjuangan fisik, tetapi juga pada pergulatan emosional dan hubungan antarmanusia.

Pengalaman ‘Bulang Trang, Nona’ tidak hanya dimulai ketika penonton memasuki auditorium. Sebelum pertunjukan utama, Teater Pandora menghadirkan pengalaman imersif bertajuk Pesta Trang Bulan di area selasar Galeri Indonesia Kaya.

Melalui konsep tersebut, penonton diajak memasuki suasana pesta dansa muda-mudi yang menjadi bagian dari cerita. Atmosfer Ambon pada masa itu dihidupkan melalui iringan musik dari Orkes Antariksa, lomba pantun rayu, serta sejumlah elemen interaktif.

Setelah mengikuti pengalaman tersebut, penonton kemudian diarahkan memasuki auditorium untuk menyaksikan pertunjukan utama.

Selama lebih dari 60 menit, ‘Bulang Trang, Nona’ memadukan drama realis dengan pengalaman imersif. Musik, tata artistik, serta alur cerita yang bergerak melalui serpihan memori Wilson digunakan untuk membangun pengalaman emosional bagi penonton.

Sutradara ‘Bulang Trang, Nona’, Yoga Mohamad, mengatakan pemaknaan patriotisme selama ini kerap dikaitkan dengan kisah kepahlawanan dan perjuangan di medan perang.

Namun, menurutnya, setiap orang memiliki bentuk perjuangannya masing-masing dalam kehidupan sehari-hari.

“Hari ini patriotisme sering kali hanya dimaknai sebagai kisah kepahlawanan atau perjuangan di medan perang. Padahal, setiap orang memiliki perjuangannya masing-masing dalam kehidupan sehari-hari,” kata Yoga.

Melalui pertunjukan tersebut, Teater Pandora ingin mengajak masyarakat melihat bahwa menjaga keluarga, merawat kenangan, mencintai sesama, serta bertahan menghadapi berbagai tantangan kehidupan juga merupakan bentuk perjuangan.

“Melalui pertunjukan Bulang Trang, Nona, kami ingin mengajak penonton melihat bahwa menjaga keluarga, merawat kenangan, mencintai sesama, dan terus bertahan menghadapi berbagai tantangan hidup juga merupakan bentuk patriotisme. Sebab pada akhirnya, patriotisme sejatinya adalah cinta,” ujarnya.

Pementasan ‘Bulang Trang, Nona’ tahun ini juga menandai kolaborasi ketujuh antara Teater Pandora dan Galeri Indonesia Kaya.

Sebelumnya, kedua pihak telah menghadirkan sejumlah pertunjukan, yakni Perkawinan (2016), Seruni (2017), Sementara Tetangga (2018), Bulang Trang, Nona (2019), Kerlip (2023), dan Kurasi di Muka Rumah (2025).

Teater Pandora sendiri didirikan pada 2014 oleh mahasiswa dan alumni Universitas Indonesia dari berbagai fakultas. Selama lebih dari satu dekade berkarya, kelompok teater independen tersebut telah menghasilkan lebih dari 30 produksi pementasan.

Berbagai karya Teater Pandora telah disaksikan lebih dari 15.000 penonton, baik melalui panggung konvensional maupun non-konvensional.

Selain ‘Bulang Trang, Nona’, Galeri Indonesia Kaya juga menghadirkan sejumlah program bertema perjuangan sepanjang Agustus 2026.

Pada hari yang sama, penikmat seni dapat menyaksikan Uji Pentas Kelas Tari Rapa’i Geleng yang menampilkan hasil pembelajaran peserta setelah mengikuti kelas tari selama tiga hari bersama Gema Citra Nusantara.

Mengangkat salah satu kesenian tradisional Aceh, para peserta memadukan gerak, syair, serta tabuhan rapa’i sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan.

Rangkaian program perjuangan tersebut sebelumnya telah dibuka melalui pementasan Kodrat oleh Gigi Art of Dance pada 1 Agustus. Pertunjukan tersebut mengangkat semangat perjuangan perempuan melalui pendidikan, pemikiran, serta keteguhan hati.

Selanjutnya, rangkaian pertunjukan akan dilanjutkan dengan Kidung Bahaduri pada 15 Agustus, Sangkala 9/10 oleh Teater Abnon pada 22 Agustus, serta Sumpah Pejuang oleh Perkumpulan Kesenian Miss Tjitjih 1928 pada 29 Agustus.

Melalui rangkaian pertunjukan tersebut, Galeri Indonesia Kaya ingin menghadirkan beragam perspektif mengenai makna perjuangan sekaligus mengajak masyarakat merayakan bulan kemerdekaan melalui seni pertunjukan.

Program ini juga menjadi ruang bagi para seniman untuk terus berkarya sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Indonesia kepada masyarakat luas.

Informasi mengenai jadwal dan program pertunjukan dapat diperoleh melalui situs resmi IndonesiaKaya.com.

Galeri Indonesia Kaya (GIK) merupakan ruang publik berbasis digital yang didedikasikan bagi masyarakat dan dunia seni pertunjukan Indonesia. Kehadirannya merupakan bagian dari komitmen Bakti Budaya Djarum Foundation untuk memperkenalkan dan melestarikan kebudayaan Indonesia, terutama kepada generasi muda.

Berlokasi di West Mall Grand Indonesia lantai 8, Jakarta, Galeri Indonesia Kaya memadukan konsep edukasi dengan teknologi digital multimedia untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia melalui pendekatan yang lebih interaktif dan menyenangkan.

Ruang publik tersebut terbuka untuk masyarakat dan tidak dipungut biaya.

Sejak diresmikan pada 10 Oktober 2013, Galeri Indonesia Kaya telah dikunjungi lebih dari 1 juta pengunjung dan menyelenggarakan lebih dari 2.500 pertunjukan dengan konsep kekinian.

Lebih dari 800 pekerja seni juga telah terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari tari, teater, teater musikal, monolog, pertunjukan musik, apresiasi sastra, hingga kunjungan budaya.

Dengan luas sekitar 635 meter persegi, Galeri Indonesia Kaya memiliki auditorium berkapasitas 150 penonton yang dilengkapi fasilitas modern. Auditorium tersebut menjadi ruang bagi pelaku seni maupun masyarakat umum untuk menampilkan berbagai kesenian Indonesia dan kegiatan lainnya secara gratis.

Selain menghadirkan pertunjukan, interior Galeri Indonesia Kaya juga mengangkat berbagai unsur khas Indonesia. Sentuhan rotan dengan motif pucuk rebung dan kembang tanjung serta motif parang pada bagian plafon menjadi bagian dari desain ruang.

Galeri Indonesia Kaya turut menghadirkan sejumlah aplikasi interaktif berbasis projection mapping dan teknologi sensor. Secara keseluruhan terdapat tujuh aplikasi yang terinspirasi dari kekayaan budaya Indonesia, yakni Bersatu Padu, Selaras Seirama, Sajian Rasa, Arundaya, Cerita Kita, Arungi, dan Pesona Alam.

Melalui perpaduan seni, budaya, dan teknologi tersebut, Galeri Indonesia Kaya terus berupaya menghadirkan pengalaman yang relevan bagi masyarakat sekaligus menjaga agar kekayaan budaya Indonesia tetap dekat dengan generasi masa kini.(dhil)

Topik: Galeri Indonesia Kayakemerdekaan

TerkaitBerita

UNIQLO Menghadirkan Koleksi Hijab di Indonesia
Lifestyle

UNIQLO Menghadirkan Koleksi Hijab di Indonesia

oleh Editor : Doe
7 Agustus 2026
MILKLAB Ramaikan Coffee Culture Jakarta Lewat Coffee Rave dan Program Café Hopping
Lifestyle

MILKLAB Ramaikan Coffee Culture Jakarta Lewat Coffee Rave dan Program Café Hopping

oleh Editor : Affandy
4 Agustus 2026
IKEA
Lifestyle

IKEA Ajak Masyarakat Tata Ulang Ruang Rumah Lewat Kampanye “Luangkan Ruang”

oleh Editor : Hana
28 Juli 2026
Ribuan Pelari Ikuti Ajang Lari yang Menggabungkan Olahraga dan Pengalaman Gaya Hidup Aktif
Lifestyle

Ribuan Pelari Ikuti Ajang Lari yang Menggabungkan Olahraga dan Pengalaman Gaya Hidup Aktif

oleh Editor : Affandy
27 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Dari Garasi Hingga Bursa Saham, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Perkuat IP RANS Bersama Mayora

Dari Garasi Hingga Bursa Saham, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Perkuat IP RANS Bersama Mayora

11 Agustus 2026
EDRR Indonesia 2026 Siap Digelar, Pra-Registrasi Mudahkan Kehadiran Pengunjung

EDRR Indonesia 2026 Siap Digelar, Pra-Registrasi Mudahkan Kehadiran Pengunjung

11 Agustus 2026
Sony Xperia 1 IX Terendus di Basis Data IMEI, Sinyal Penerus Flagship Sony Hadir 2027

Sony Xperia 1 IX Terendus di Basis Data IMEI, Sinyal Penerus Flagship Sony Hadir 2027

11 Agustus 2026
New Toyota bZ4X Touring Battery EV Curi Perhatian di GIIAS 2026, Bawa Aura SUV Adventure

New Toyota bZ4X Touring Battery EV Curi Perhatian di GIIAS 2026, Bawa Aura SUV Adventure

11 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4292 shares
    Share 1717 Tweet 1073
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 784 Personel Gabungan Disiagakan

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya