Senin, 22 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

Sequis Luncurkan Asuransi Kesehatan Sequis Q Infinite MedCare Shield Rider

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
7 Agustus 2024
in Bisnis
A A
0
Sequis
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kenaikan biaya perawatan medis kini tengah menjadi perhatian banyak pihak. Survei Willis Tower Watson mengatakan bahwa inflasi biaya medis global pada tahun 2023 mengalami peningkatan dari 7,4% menjadi 10,7%. Di Indonesia, mencapai 11,5% dan akan meningkat lagi hingga 12,74% pada 2024. Kenaikan biaya medis di Indonesia sebetulnya telah meningkat semenjak pandemi covid-19. Meningkat hingga 13,6% dalam laporan Health Trend 2023 dari Mercer Marsh Benefits (MMB).

Kenaikan inflasi medis ditengarai oleh berbagai sebab, antara lain kenaikan biaya dokter, biaya perawatan, operasi, dan perkembangan teknologi kesehatan terbaru yang memerlukan investasi besar dari rumah sakit. Selain itu, isu overtreatment ikut disorot, yakni kondisi ketika pasien sering kali menerima perawatan dan layanan yang berlebihan sehingga terjadi biaya tambah yang berlebih (over charging) untuk tagihan rumah sakit.

Kenaikan biaya medis ikut meresahkan masyarakat. Hal ini mengingat biaya perawatan kesehatan sebelum terjadi inflasi telah menjadi beban finansial mereka. Risiko sakit tidak dapat ditebak kapan akan terjadi. Demikian pula dengan besaran biaya pengobatannya. Apalagi, jika didiagnosa penyakit kritis, tentunya akan membutuhkan biaya yang sangat besar dengan masa pengobatan yang panjang.

Financial Consultant & Brand Ambassador Sequis Donna Agnesia menanggapi kondisi ini yang menurutnya memprihatinkan karena kenaikan biaya medis sulit dihindarkan dan akan menjadi tambahan pengeluaran keluarga. Untuk itu, Donna menyarankan masyarakat meminimalisir risiko menanggung biaya kesehatan dengan disiplin melakukan perencanaan keuangan sejak memiliki penghasilan.

Artikel Terkait

Menaker Tekankan Pentingnya Menyiapkan Generasi Masa Depan Hadapi Dunia Kerja Baru

Iran Mulai Ekspor 20 Juta Barel Minyak, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

Program Magang Nasional 2026 Dibuka Juli, Kuota Naik Jadi 150 Ribu Peserta dan Uang Saku Ditanggung Pemerintah

“Mengelola keuangan termasuk susah-susah gampang. Sering dianggap susah karena kita dikelilingi oleh berbagai kemudahan belanja online dengan harga murah, bermacam diskon di berbagai gerai belanja, dan godaan gaya hidup masyarakat modern yang perlu biaya besar. Namun, dengan kondisi kenaikan inflasi medis, berpotensi membuat kondisi hidup jadi mendesak. Pada akhirnya, kita harus membuat prioritas pengeluaran. Itu sebabnya, pengelolaan keuangan menjadi suatu keharusan,” sebut Donna.

Dengan melakukan perencanaan keuangan, ada kemungkinan bisa menganggarkan  pos biaya kesehatan sehingga bila ada anggota keluarga terserang penyakit ringan dan butuh pengobatan sederhana dapat segera ditangani. Jangan sampai untuk penyakit ringan pun kita tidak memiliki anggaran. Jangan remehkan penyakit ringan, segera berobat demi mencegah dari kemungkinan meluas menjadi penyakit kronis.

“Saya pun membuat anggaran kesehatan setiap bulan. Kebiasaan baik ini kami sosialisasikan juga ke anggota keluarga dan orang-orang terdekat. Anggaran kesehatan dapat digunakan untuk kebutuhan obat ringan, vitamin, dan kunjungan dokter,” imbuh Donna.
Sebagai Financial consultant, Donna kerap berbagi saran kepada calon nasabah dan orang-orang terdekatnya agar saat menerima gaji, bonus, atau pendapatan lain, jangan langsung gesek untuk belanja, tetapi sisihkan setidaknya 50% hingga 70% untuk kebutuhan pokok termasuk cicilan, utang, dan asuransi kesehatan. Kemudian sekitar 10% untuk dana darurat. Jika penghasilan bertambah atau risiko dirasa cenderung meningkat maka persentase pos dana darurat dapat ditambah.

Pos dana darurat berguna sebagai perlindungan jangka pendek untuk menghadapi kejadian yang tidak terduga, seperti jika terjadi risiko pekerjaan yang memengaruhi penghasilan, perbaikan rumah yang mendesak, atau jika terjadi kecelakaan dan kondisi darurat lainnya.

Donna pun mengingatkan untuk memasukkan asuransi kesehatan dalam perencanaan keuangan karena jika hanya mengandalkan dana darurat untuk rawat medis akan mengurangi saldo pos dana darurat. Perawatan medis akan butuh dana lebih dan cenderung tidak dapat diperkirakan,  inflasi medis sudah pasti akan terus naik, dan kondisi alam yang semakin berubah ikut memengaruhi kondisi kesehatan atau kita menjadi lebih mudah sakit.

Tiga hal di atas menurut Donna adalah berbagai kemungkinan yang dapat menyebabkan masyarakat tertimpa kesulitan keuangan karena harus menanggung biaya berobat. Mahalnya biaya berobat apalagi penyakit kritis sudah menjadi keluhan banyak masyarakat. Untuk itu, dalam perencanaan keuangan perlu memitigasi risiko sakit melalui asuransi kesehatan.

Asuransi kesehatan masih dipercaya menjadi solusi karena telah membantu banyak masyarakat Indonesia termasuk nasabah Sequis untuk mampu menghadapi kondisi ketidakpastian menjadi pasti. Dengan membayar premi yang jumlahnya kecil mampu mengatasi risiko biaya medis yang besar tanpa perlu mengorbankan finansial dan aset keluarga.

“Menjadikan perencanaan keuangan sebagai gaya hidup akan membantu Anda dan keluarga memiliki kebiasaan menyisihkan uang sehingga bisa membayar premi asuransi kesehatan. Jika terjadi risiko sakit pada anggota keluarga, tidak perlu khawatir dan tidak perlu mengeluarkan dana dari tabungan pribadi karena biaya pengobatan dapat ditanggung melalui klaim asuransi kesehatan,” imbuh Donna.

Sequis Luncurkan Sequis Q Infinite MedCare Shield Rider (IMC Shield)
Head of Health Strategic Business Unit Sequis Mitchell Nathaniel memperkuat alasan kebaikan memiliki asuransi kesehatan karena nasabah bisa mendapat perawatan rawat inap yang berkualitas dengan adanya penggantian biaya kesehatan. Pasien juga tidak perlu mengeluarkan biaya sendiri terlebih dahulu apabila perawatan dilakukan di rumah sakit rekanan.

Sequis menjawab keperluan masyarakat atas perlindungan biaya perawatan saat sakit yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing yang beragam melalui asuransi kesehatan Sequis Q Infinite MedCare Shield Rider (IMC Shield) yang sudah dapat melindungi Tertanggung sejak usia 30 hari–70 tahun.

“Risiko sakit datangnya tidak diduga dan biaya perawatan semakin mahal di tengah tingginya inflasi medis. Sequis mengerti bahwa masyarakat mengharapkan adanya perlindungan kesehatan dengan harga terjangkau, tetapi mendambakan rasa tenang dan nyaman saat menjalani proses perawatan. IMC Shield hadir memberi solusi karena preminya terjangkau dan nasabah sudah bisa mendapatkan manfaat kamar dengan 1 tempat tidur saat rawat inap. Nasabah juga tidak perlu khawatir sebab manfaatnya dapat digunakan hingga Rp12 miliar per tahun polis. Tersedia manfaat rawat jalan untuk kanker dan penggantian biaya IGD tanpa perlu rawat inap” sebut Mitchell.

Kabar baiknya lagi, siapapun bisa mendapatkan perlindungan IMC Shield, tidak saja individu, pasangan, dan anak. Tetapi juga, cocok untuk melindungi karyawan sekalipun sudah memiliki pertanggungan dari asuransi kantor. Dengan menjadi nasabah IMC Shield, karyawan dan anggota keluarganya dapat melakukan reimbursement atas fitur Sequis Keeper pada IMC Shield  ke asuransi kantor atau asuransi kesehatan yang telah ia miliki sebelumnya.

Pada produk ini tersedia fitur Sequis Benefit Box, yakni Wellness Reward hingga 15% dari premi tahunan jika tidak ada pengajuan klaim selama masa observasi dengan periode maksimal 12 bulan. Reward  dapat digunakan untuk manfaat medical check-up, vaksin, atau untuk membayar deductible dan ekses klaim.

Terdapat 3 opsi plan pada IMC Shield yang dapat dipilih satu berdasarkan cakupan wilayah perawatan. Bagi mereka yang memilih perawatan di Indonesia dapat memilih Plan Wood yang sudah mencakup seluruh Indonesia. Ada juga Plan Metal dapat digunakan di sejumlah negara di Asia,tetapi tidak termasuk Singapore, Hong Kong, dan Jepang. Kemudian Plan Force untuk seluruh Asia.

IMC Shield adalah wujud komitmen Sequis terus berinovasi dan menghadirkan proteksi unggulan untuk masyarakat di tengah beban biaya medis yang semakin mahal. Produk ini juga menjadi momen Sequis mengampanyekan kehadirannya yang selalu ada melalui #SequisTetapAda untuk mendampingi masyarakat mencapai hari esok yang lebih baik.

“Kami mendorong masyarakat Indonesia menjadikan hidup sehat sebagai prioritas dan memiliki asuransi kesehatan sebagai  perlindungan dan perencanaan keuangan jangka panjang,” tutup Mitchell. (ris)

Topik: sequis

TerkaitBerita

Menaker Tekankan Pentingnya Menyiapkan Generasi Masa Depan Hadapi Dunia Kerja Baru
Bisnis

Menaker Tekankan Pentingnya Menyiapkan Generasi Masa Depan Hadapi Dunia Kerja Baru

oleh Editor : Anggoro
21 Juni 2026
Iran Mulai Ekspor 20 Juta Barel Minyak, Harga Minyak Dunia Langsung Turun
Bisnis

Iran Mulai Ekspor 20 Juta Barel Minyak, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

oleh Editor : Affandy
21 Juni 2026
Program Magang Nasional 2026 Dibuka Juli, Kuota Naik Jadi 150 Ribu Peserta dan Uang Saku Ditanggung Pemerintah
Bisnis

Program Magang Nasional 2026 Dibuka Juli, Kuota Naik Jadi 150 Ribu Peserta dan Uang Saku Ditanggung Pemerintah

oleh Editor : Affandy
18 Juni 2026
Pizza Hut Resmi Dijual Rp 47,8 Triliun, Hadapi Tekanan Persaingan dan Perubahan Tren Konsumen
Bisnis

Pizza Hut Resmi Dijual Rp 47,8 Triliun, Hadapi Tekanan Persaingan dan Perubahan Tren Konsumen

oleh Editor : Affandy
17 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

BAHAS BUMN: Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani ke kediaman Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan pada Minggu (21/6/2026). (Foto: IG Sekretariat Kabinet)

Prabowo Instruksikan Menteri Rosan Perkuat BUMN lewat Konser Musik

22 Juni 2026
NEGARA SEKUTU: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam satu momentum di Gedung Putih. (Foto Ilustrasi: Dok./ whitehouse.gov)

Qatar dan Pakistan Jadi Mediator Negosiasi AS-Iran

22 Juni 2026
MENANG TELAK: Skuad Timnas Jepang merayakan gol Daichi Kamada (kiri) ke gawang Timnas Tunisia di Piala Dunia 2026. (Foto: (c) AP Photo/Matias Delacroix)

Jepang Menang Telak 4-0 Atas Tunisia di Laga Grup F

22 Juni 2026
Sandiana Soemarko Pilih Turun Langsung ke Aksi Sosial, Dari Rumah Ibadah hingga Bantuan Bencana

Sandiana Soemarko Pilih Turun Langsung ke Aksi Sosial, Dari Rumah Ibadah hingga Bantuan Bencana

21 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3517 shares
    Share 1407 Tweet 879
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    435 shares
    Share 174 Tweet 109
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Konsumen Protes Modernland Cilejit, Progres Podomoro Tenjo Signifikan

    370 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Jetour T1 i-DM Resmi Meluncur di Indonesia, SUV Plug-in Hybrid Siap Tantang Kompetitor di Segmen Urban Adventure

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya