Kamis, 18 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Kesehatan

Serangan Jantung yang Disangka Diare: Gejala Tak Biasa yang Perlu Diwaspadai

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
14 April 2026
in Kesehatan
A A
0
Serangan Jantung yang Disangka Diare: Gejala Tak Biasa yang Perlu Diwaspadai
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kasus medis sering kali tidak selalu muncul dengan gejala yang “klasik”. Hal inilah yang tergambar dalam kisah seorang dokter spesialis jantung yang menangani pasien dengan serangan jantung, namun gejala awalnya justru disangka sebagai diare biasa. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa penyakit serius bisa hadir dengan tanda yang tidak terduga.

Secara umum, serangan jantung identik dengan nyeri dada hebat, sesak napas, atau rasa tertekan di dada. Namun, dalam kasus ini, pasien justru datang dengan keluhan gangguan pencernaan seperti diare. Kondisi ini tentu membuat diagnosis awal menjadi lebih sulit.

Menurut dokter yang menangani kasus tersebut, hal ini bisa terjadi karena adanya gangguan pada sistem saraf, khususnya saraf otonom yang mengatur fungsi tubuh seperti jantung dan pencernaan.

Faktor penting dalam kasus ini adalah adanya penyakit diabetes pada pasien. Diabetes dapat menyebabkan kerusakan saraf (neuropati), sehingga sinyal nyeri dari jantung tidak dirasakan sebagaimana mestinya.

Artikel Terkait

Anniversary ke-4, MORAZEN Yogyakarta Gelar Program Kesehatan untuk Masyarakat dan Mitra

Pakuwon Group Bersama EMC Healthcare dan YPP Gelar Sunatan Massal untuk 700 Anak di Jabodetabek

Enam Minuman yang Dapat Membantu Program Diet dan Menurunkan Berat Badan

Akibatnya, tubuh “mengalihkan” sinyal bahaya ke bagian lain yang masih sensitif, seperti sistem pencernaan. Inilah yang kemudian memunculkan gejala seperti diare atau ketidaknyamanan perut, padahal masalah utamanya berasal dari jantung.

Dokter menjelaskan bahwa tubuh manusia tetap berusaha memberikan sinyal ketika terjadi kondisi berbahaya seperti serangan jantung. Namun, jika jalur normal (misalnya nyeri dada) terganggu, maka sinyal tersebut bisa muncul dalam bentuk lain.

Dalam kasus ini, gejala diare bisa menjadi “alarm alternatif” dari tubuh untuk menunjukkan adanya masalah serius.

Kasus seperti ini tergolong jarang, namun lebih mungkin terjadi pada orang lanjut usia, terutama yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes. Gejalanya pun sering tidak spesifik, misalnya hanya diare ringan yang disertai kondisi tubuh melemah akibat ketidakseimbangan elektrolit.

Hal inilah yang membuat banyak kasus berisiko terlambat ditangani karena dianggap sebagai gangguan pencernaan biasa.

Kisah ini menjadi pelajaran penting bahwa:

  • Tidak semua serangan jantung diawali nyeri dada
  • Gejala seperti mual, muntah, atau diare bisa menjadi tanda tersembunyi
  • Penderita diabetes harus lebih waspada terhadap gejala yang tidak biasa

Jika seseorang mengalami keluhan pencernaan yang tidak biasa disertai lemas, keringat dingin, atau faktor risiko jantung, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.(dhil)

Topik: diareserangan jantung

TerkaitBerita

Anniversary ke-4, MORAZEN Yogyakarta Gelar Program Kesehatan untuk Masyarakat dan Mitra
Kesehatan

Anniversary ke-4, MORAZEN Yogyakarta Gelar Program Kesehatan untuk Masyarakat dan Mitra

oleh Editor : Hana
18 Juni 2026
Pakuwon Group Bersama EMC Healthcare dan YPP Gelar Sunatan Massal untuk 700 Anak di Jabodetabek
Kesehatan

Pakuwon Group Bersama EMC Healthcare dan YPP Gelar Sunatan Massal untuk 700 Anak di Jabodetabek

oleh Editor : Akula
16 Juni 2026
Program Diet
Kesehatan

Enam Minuman yang Dapat Membantu Program Diet dan Menurunkan Berat Badan

oleh Editor : Hana
16 Juni 2026
Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan
Kesehatan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Anniversary ke-4, MORAZEN Yogyakarta Gelar Program Kesehatan untuk Masyarakat dan Mitra

Anniversary ke-4, MORAZEN Yogyakarta Gelar Program Kesehatan untuk Masyarakat dan Mitra

18 Juni 2026
OPERASI MILITER: Tentara AS dalam sebuah operasi. AS menghabiskan Rp 186 triliun dalam enam hari melakukan serangan ke Iran. (Foto Ilustrasi: x.com/I_Corps)

Kompensasi AS-Iran Damai Bernilai Sekitar Rp 5.000 Triliun

18 Juni 2026
MIMPI BURUK: Aksi Luca Zidane, kiper Timnas Aljazair, saat berhadapan dengan Lionel Messi pada laga Piala Dunia 2026. (Foto: (c) AP Photo/Reed Hoffmann)

Lionel Messi Tiga Kali Bobol Gawang Aljazair tanpa Balas

18 Juni 2026
JADI SOROTAN: Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dalam satu momen. (Foto: tangkapan layar IG tiyoardianto_)

Politikus PDIP: Tudingan Soal Mobil Tiyo Cocoklogi Saja

18 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3498 shares
    Share 1399 Tweet 875
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    423 shares
    Share 169 Tweet 106
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya