Koranindopos.com – Jakarta. Setelah membuat beberapa episode web series tentang lagu-lagunya, grup band God Morning Everyone merilis film berjudul “Ilusi”.
Film garapan sutradara Ardian Parasto Ini bertujuan untuk memvisualisasikan 6 lagu yang ada di album ‘Lusi’ yang dirilis pada 1 Oktober 2021.
“Tujuan kami hanya berkarya. Ini aja target awalnya film pendek, ternyata hasilnya menjadi film panjang,” kata Sani dalam jumpa persnya di CGV Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2022).
Meski tidak memiliki latarbelakang akting, Sani (vokalis) bersama dengan Yuli (gitar), Daniel (Gitar), Dani (Bass), dan Erwin (Keyboard) sangat piawai berakting dalam film yang mengangkat tema percintaan dalam film Ilusi, yang memang menjadi benang merah dalam album terakhirnya.

“Film ini tentang seseorang yang mengalami kesedihan akibat perpisahan dengan orang yang ia sayangi, sampai berdampak ke mental orang tersebut,” ujar Sani.
Film kerjasama Sony Music dan Sure Picture yang memakan waktu 7 hari dalam penggarapannya dan proses penulisan naskahnya hanya 4 hari ini akan tayang di platform digital. Untuk pemeran wanitanya, mereka memakai Almira Rosa, yang pemilihannya pun tidak mudah.
“Proses pemilihan pemeran wanita juga engga mudah, kami tidak mau pemeran wanitanya medok. Akhirnya kepilih Almira dan cocok sama Sani,” jelas Ardian Parasto.
Indra Prasetya mengatakan proses film Ilusi tidak memakan biaya yang mahal dan proses produksinya berjalan dengan cepat. “Budgetnya sedikit banget. Tadinya memang jadinya film pendek, cuma kita bablasin aja ke film,” ujarnya.
Untuk mempromosikan film tersebut, Good Morning Everyone akan roadshow screening di bioskop ke empat kota, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Semarang.
“Film ini banyak lah pesan kehidupan yang bisa diterima oleh penonton, termasuk semua orang berhak mendapatkan cintanya dan memberikan arti dan dampak bagi hidup kalian,” tandas Sani.(AL)










