Koranindopos.com, JAKARTA – Nama Alexander Isak tampaknya terseret dalam pusaran bursa transfer. Liverpool berambisi kuat untuk memboyong Isak. Sementara Newcastle United, selaku klub pemili Isak, sejauh ini mencoba bertahan dan menolak tawaran bernilai 120 juta paun itu.
Meski Isak dikabar menginginkan kepindahan tersebut, tetapi bagi rekannya, Anthony Gordon, situasi tersebut adalah pilihan sulit untuk Isak. ”Spekulasi itu menyulitkan banget. Itulah sebabnya saya memahami apa yang Alex alami saat ini. Buat Alex, saya ikut bersimpati. Sulit memang. Orang-orang lupa Anda orang biasa dalam skenario itu,” kata Gordon.
Sebenarnya, Newcastle dalam posisi cukup kuat karena mengikat Isak dengan kontrak hingga 2028, tapi hubungan yang rusak juga berisiko terhadap kondisi tim. Situasi itu diketahui dan diikuti Gordon. dia lebih menaruh perhatiannya pada Isak, yang berada di situasi tak mudah itu.
Gordon juga pernah kencang dirumorkan akan gabung Liverpool, musim panas tahun lalu. Ia mengakui nyaris gabung klub yang ia idolakan sejak kecil tersebut –Gordon kelahiran Liverpool– namun batal karena klub melonggarkan tekanan keuangan dengan menjual pemain lain. (dts/mmr)









